Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026

    GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring

    September 21, 2026

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Koordinator Dan Fasilitator YESS Audiensi Bersama Ketua DPRD Maros
    DAERAH

    Koordinator Dan Fasilitator YESS Audiensi Bersama Ketua DPRD Maros

    RedakturBy RedakturApril 15, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Maros. Kameraliputan.com — Menindaklanjuti kegiatan Workshop Program YESS yang sebelumnya dilaksanakan oleh PPIU YESS Sulawesi Selatan di Grand Mall Maros, hari ini diadakan pertemuan lanjutan yang melibatkan para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program YESS di Kabupaten Maros. Audiensi ini secara khusus membahas kelanjutan program yang dijadwalkan akan berakhir pada tahun 2025, serta upaya untuk memastikan dampaknya tetap berlanjut di tingkat lokal Pada Selasa (15/04/2025).

    Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Maros, Koordinator Tim Pelaksana Kabupaten (DIT) Bapak Syamsul dan Koordinator Tim Koordinasi Kabupaten (DCT) Bapak Safran, serta Kordinator Mobilizer, Fasilitator, Financial Advisor. Dalam suasana yang akrab namun serius, seluruh peserta menyampaikan pandangan dan rekomendasi terkait masa depan program dan nasib para petani milenial setelah program selesai.

    Koordinator DCT, Bapak Safran, dalam pemaparannya menekankan bahwa Program YESS harus dijadikan bagian penting dari kebijakan jangka panjang daerah. Ia menilai bahwa keberadaan YESS tidak hanya berhasil memberdayakan petani milenial secara teknis dan kewirausahaan, namun juga telah berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia menganjurkan agar dukungan terhadap petani milenial terlibat dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Maros, agar keinginan program dapat terjamin melalui kebijakan resmi pemerintah daerah.

    Baca:  Gubernur Hadiri Puncak Acara 63 Tahun Bulukumba, Bupati: Dukungan Pemprov Sangat Penting

    Koordinator DIT, Bapak Syamsul, menggaris bawahi pentingnya membangun kekuatan dan kolaborasi lintas sektor. Ia menyampaikan bahwa upaya keinginan program ini tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus didukung oleh sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bappeda, Diskoperindag, dan Dinas PMD. Selain itu, ia mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan BDSP/BPP setiap Kecamatan dan lembaga pelatihan lokal seperti P4S agar ekosistem petani milenial semakin kuat dan mandiri.

    Sementara itu, Kordinator Mobilizer Program YESS, Imran Saputra, menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar setelah berakhirnya program ini adalah memastikan pendampingan terhadap petani milenial tetap berjalan. Ia menjelaskan bahwa program ini akan resmi berakhir pada tahun 2025, dan sangat penting bagi daerah untuk mengambil peran aktif dalam menjaga semangat dan hasil dari program yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, banyak petani muda yang telah menunjukkan perubahan signifikan berkat pelatihan dan pendampingan yang intensif dari para fasilitator YESS.

    Lebih lanjut, Imran menekankan bahwa Program YESS memiliki keterkaitan yang sangat erat dan relevan dengan program kerja unggulan Bupati Maros, seperti Program Sawah Cerdas dan Agri Muda, pembentukan Kelompok Tani Lestari di setiap desa, serta dukungan kepada UMKM dan kelompok kerja binaan melalui penyediaan alat, fasilitas, permodalan, hingga akses pemasaran. Ia menilai bahwa semangat pemberdayaan dan pelatihan yang menjadi ruh dari Program YESS sangat sejalan dengan arah kebijakan daerah saat ini.

    Baca:  Meriahkan HUT ke-78 RI, Pemda Maros Gelar Gerak Jalan Kreasi

    Ketua DPRD Maros memberikan tanggapan positif atas berbagai masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Ia menyatakan kesiapan DPRD untuk mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) atau inisiatif DPRD yang secara khusus mengatur tentang pengembangan dan pemberdayaan pemuda, khususnya petani milenial. Ngomong-ngomong, ingin program seperti YESS harus mendapat payung hukum yang jelas agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan efektif dan terarah.

    “Sebagai lembaga legislatif, sudah menjadi tugas dan fungsi kami untuk merespon kebutuhan masyarakat melalui regulasi yang berpihak, serta memastikan dukungan anggaran melalui APBD. Kami sangat mendukung jika ada inisiatif untuk melanjutkan semangat Program YESS, khususnya dalam aspek pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, dan penguatan kelompok usaha petani muda,” katanya.

    ”Lebih lanjut, ia juga mendorong agar keberhasilan Program YESS tidak hanya berakhir sebagai pusat program semata, namun dapat direplikasi oleh pemerintah daerah melalui program-program strategis daerah yang berkelanjutan. “Model YESS ini bisa dijadikan referensi untuk pengembangan program lokal, sehingga pendekatan pemberdayaan yang sudah terbukti berhasil bisa terus kita jalankan secara mandiri di daerah,”.

    Menambahkan, Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPRD untuk bersinergi dengan pihak eksekutif dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan kebijakan dan dukungan anggaran yang berpihak pada generasi petani muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.

    Dalam suasana audiensi yang penuh aspirasi tersebut, Muammar, salah satu fasilitator dari Kecamatan Bontoa, juga memberikan pandangan dari lapangan. Program YESS sangat memberikan dampak yang nyata. Namun beberapa bulan lalu, ketika selama tiga bulan kami berada dalam posisi non-job karena belum ada kontrak baru dari PPIU Sulsel, banyak petani mulai kehilangan arah. Ini menunjukkan bahwa mereka masih sangat membutuhkan pendampingan yang intensif. Alhamdulillah, meskipun status kami bukan fasilitator aktif waktu itu, teman-teman tetap mendampingi petani sebisa mungkin.” menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan lebih serius membantu petani muda. Menurutnya, kekuatan pemuda bisa menjadi tulang punggung dalam mewujudkan swasembada pangan, asalkan diberi ruang, pendampingan, dan akses yang memadai.

    Baca:  Warga dan Pelajar di Maros Sambut Antusias Keberhasilan Chaidir - Suhartina Pertahankan Adipura

    Audiensi ini menjadi bukti nyata bahwa Program YESS bukan sekedar proyek, namun telah menjadi gerakan perubahan yang mampu menggerakkan petani muda menuju kemandirian dan profesionalisme. Langkah-langkah konkret dari DPRD, sinergi antar-OPD, serta komitmen para fasilitator dan pemuda lokal menjadi kunci utama agar warisan baik dari Program YESS dapat terus hidup dan berkembang di Kabupaten Maros.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePemkab Maros Gelar Job Fit Untuk OPD Yang Kosong
    Next Article Sorotan DPRD Maros Terhadap Fenomena Anak Jalanan

    Berita Lainnya:

    DAERAH

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026
    DAERAH

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026
    DAERAH

    Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros

    September 9, 2026
    DAERAH

    Dituding Mengganggu Ketertiban Umum Jalbar Mamminasata, Perwakilan Pedagang UMKM Angkat Bicara!

    September 7, 2026
    DAERAH

    Ketegasan yang Sunyi: Langkah Pemkab Maros Kembalikan Ketertiban Jalan Poros

    September 4, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros
    • GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026975 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026975 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026

    GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring

    September 21, 2026

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.