Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » LBH-PPMI Maros: KPU dan Bawaslu Kabupaten Maros Harus Jaga Netralitas di Tengah Kontestasi Pilkada
    OPINI HTBy HTOktober 23, 2024

    LBH-PPMI Maros: KPU dan Bawaslu Kabupaten Maros Harus Jaga Netralitas di Tengah Kontestasi Pilkada

    HTBy HTOktober 23, 2024
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Maros. Kameraliputan.com.,- Sejumlah Pengamat, Lembaga Hukum bahkan Mahasiswa mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maros untuk menjaga netralitas mereka dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Di tengah persaingan yang semakin ketat, integritas kedua lembaga ini dianggap sebagai faktor kunci untuk memastikan pelaksanaan pemilihan yang jujur, adil dan demokratis.

    Menurut Ilham Tammam, selaku Direktur LBH-PPMI Maros, netralitas KPU dan Bawaslu Kabupaten Maros akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap hasil Pilkada. “KPU dan Bawaslu merupakan ujung tombak dalam memastikan proses demokrasi berjalan lancar. Jika salah satu dari mereka terlihat berpihak, hal ini bisa memicu ketidakpuasaan yang meluas bahkan hingga kemasyarakat,” Ujarnya dalam sebuah diskusi publik di Maros, Selasa 22 Oktober 2024.

    Tantangan Netralitas

    Ilham Tammam menjelaskan, bahwa meskipun KPU dan Bawaslu sudah memiliki mekanisme internal untuk menjaga independensi, tekanan dari berbagai pihak tak jarang menjadi tantangan tersendiri. “Bawaslu misalnya, seringkali dihadapkan pada situasi sulit ketika harus mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik pada lingkup pejabat, ASN bahkan dalam tekanan yang memiliki kekuatan politik yang besar.” tambahnya

    Baca:  Menjaga Independensi Aparat Penegak Hukum dan Marwah Negara Hukum di Tengah Dugaan Perkara yang Melibatkan Sesama Penegak Hukum

    Tekanan ini tidak hanya datang dari kalangan tersebut, tetapi dapat juga terjadi pada masyarakat dan media sosial. Informasi yang beredar di media sosial bisa dengan cepat memanipulasi persepsi publik, sehingga Bawaslu dan KPU harus ekstra hati-hati dalam setiap keputusan yang diambil. “Salah satu ancaman terbesar saat ini adalah disinformasi dan propaganda politik yang bisa merusak integritas lembaga penyelenggara pemilu.” kata Ilham Tammam

    Peran Pengawasan dan Transparansi

    Sebagai solusi untuk menjaga netralitas, Ilham Tammam menyarankan agar KPU dan Bawaslu memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan transaparansi dalam setiap tahapan pemilihan, “Setiap keputusan yang diambil harus didasarkan pada data yang akurat dan disampaikan secara terbuka kepada publik, Dengan begitu, masyarakat bisa menilai bahwa proses yang berlangsung adil dan transparan,” Katanya

    Baca:  TIMNAS yang diperdebatkan! (Perspektif Nasionalisme Pancasila dan Problematika Naturalisasi yang syarat Perpecahan).

    Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya Pilkada. “Masyarakat berperan penting dalam memastikan bahwa proses pemilu berjalan dengan baik. Dengan adanya pengawasan publik yang kuat, tekanan kepada KPU dan Bawaslu untuk bertindak netral akan semakin besar,” ujarnya.

    Risiko Ketidaknetralan

    Di beberapa Pilkada sebelumnya yang terjadi di Indonesia, dugaan ketidaknetralan KPU dan Bawaslu kerap memicu protes dari pihak yang merasa dirugikan. Sebagai contoh, Pilkada di beberapa daerah sempat diwarnai dengan gugatan ke Mahkamah Konstitusi karena adanya indikasi ketidakadilan dalam proses penghitungan suara.

    “Jika KPU atau Bawaslu dianggap tidak netral, kita bisa melihat potensi konflik yang meluas, terutama jika hasil pemilihan dianggap tidak sah oleh salah satu pihak. Ini bisa berujung pada ketidakpercayaan terhadap lembaga penyelenggara pemilu dan memperburuk stabilitas politik,” tambah Ilham Tammam

    Baca:  Akhir Tahun, Hipma-Butur KDI Meriahkan dengan Bazar, Ini Kata Rinita ?

    Penutup

    Seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada serentak 2024, masyarakat berharap KPU dan Bawaslu dapat menjalankan tugas mereka dengan penuh profesionalisme dan integritas. “Keberhasilan Pilkada tidak hanya ditentukan oleh para calon atau pemilih, tetapi juga oleh bagaimana penyelenggara pemilu menjaga netralitas dan transparansi mereka,” Jelas Direktur LBH-PPMI.

    Dengan demikian, menjaga netralitas KPU dan Bawaslu bukan hanya soal menjalankan tugas teknis, tetapi juga soal menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi yang sehat.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePP HPPMI Didampingi LBH-PPMI Maros Audiensi dengan Kapolres Maros, Bahas Penegakan Hukum dan Kegiatan Sosial. 
    Next Article Ribuan Masyarakat Antusias Beri Ucapan Selamat Atas Dilantiknya Gemilang Pagessa Sebagai Ketua DPRD Maros Periode 2024 – 2029

    Berita Lainnya:

    OPINI

    Menjaga Independensi Aparat Penegak Hukum dan Marwah Negara Hukum di Tengah Dugaan Perkara yang Melibatkan Sesama Penegak Hukum

    Juli 11, 2026
    OPINI

    Maros: Menapaki Jejak 67 Tahun, Merawat Marwah Butta Salewangang

    Juli 6, 2026
    OPINI

    Mengakar di Pesisir, Menjaga Masa Depan: Membaca Dampak Iklim Melalui Proyek Ekologis Mahasiswa UMMA

    Juni 12, 2026
    OPINI

    Ironi di Balik Seragam Khaki: PPPK PW, “Buruh Negara” yang Terlupakan di Ambang Batas Sejahtera

    Mei 1, 2026
    OPINI

    Kuota Haji Tambahan: Antara Keselamatan dan Kepastian Norma.

    Januari 27, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa
    • Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros
    • Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar
    • Solusi di Tengah Kekeringan: Langkah Cerdas Pemkab Maros Kucurkan Rp2 Miliar Demi Alirkan Kehidupan ke Bontoa
    • Sahabat Laut Cilik, Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kepedulian Ekosistem Laut Melalui Pelatihan Pembuatan Ecobrick di SD Inpres Panoang
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Our Picks

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.