Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Tim Dosen UTS Makassar Mengubah Nira Menjadi Emas: Transformasi Desa Bontomarannu Melalui Sentuhan Teknologi
    PENDIDIKAN

    Tim Dosen UTS Makassar Mengubah Nira Menjadi Emas: Transformasi Desa Bontomarannu Melalui Sentuhan Teknologi

    RedakturBy RedakturMei 19, 2026
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    KAMERA SULSEL – Di bawah naungan rimbunnya pohon lontar yang menjadi saksi bisu kehidupan masyarakat Desa Bontomarannu, sebuah perubahan besar tengah dirancang. Selama bergenerasi, nira—cairan manis dari pohon lontar—hanya berakhir sebagai tuak, minuman fermentasi yang nilai ekonominya terbatas. Namun, pada pertengahan Mei 2026, paradigma itu resmi bergeser.

    Tim dosen dari Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) Makassar hadir membawa harapan baru. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Desa Bontomarannu mulai menata diri untuk menjadi pusat industri gula semut yang berdaya saing.

    blank

    Inovasi di Balik Mesin Kristalisator

    Mariaulfa Mustam, S.T., M.T., Nurfika Ramdani, S.Si., M.Sc., dan Riska Dewi, S.E., M.E., terjun langsung ke lapangan dengan membawa solusi konkret: mesin kristalisator nira lontar berbasis teknologi tepat guna.

    Baca:  Kadis Pendidikan Makassar Serahkan Hasil Akreditasi Perpustakaan Sejumlah Sekolah Kepada DisPus

    Bagi masyarakat lokal, mesin ini bukan sekadar tumpukan logam. Ini adalah kunci efisiensi. Dulu, proses pembuatan gula semut yang dilakukan secara manual memakan waktu lama dengan hasil yang tidak konsisten. Kini, dengan sentuhan teknologi yang intuitif, proses kristalisasi menjadi lebih cepat, higienis, dan menghasilkan butiran gula yang halus dengan warna yang seragam.

    Bukan Sekadar Mesin, Tapi Literasi Bisnis

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (16-17/05/2026) di Desa Bontomarannu dan Desa Popo ini tidak hanya bicara soal teknis produksi. Tim UTS Makassar memahami bahwa produk yang hebat membutuhkan manajemen yang cerdas.

    Baca:  Hardiknas 2024: Bupati Maros Sampaikan Pesan Penting untuk Guru dan Generasi Muda

    Anggota Kelompok Industri Kreatif “Marannu Mart” dibimbing dari hulu ke hilir. Mulai dari teknik penyaringan nira yang benar, proses pengeringan, hingga strategi pengemasan yang estetik agar mampu bersaing di pasar modern. Selain itu, aspek manajemen usaha dan strategi pemasaran menjadi bekal krusial agar masyarakat tidak hanya menjadi “penghasil”, tetapi juga “pebisnis” yang mandiri.

    blank

    Menjemput Masa Depan yang Lebih Manis

    Dampak dari kehadiran teknologi ini sudah mulai terasa. Gula semut produksi Marannu Mart kini memiliki kualitas yang stabil, yang secara otomatis membuka pintu peluang pasar yang jauh lebih luas dari sekadar konsumsi lokal.

    Baca:  Menanti Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Krisis Tenaga Pendidik di Kabupaten Maros

    Bagi warga Desa Bontomarannu, program PKM ini adalah jembatan. Jembatan yang menghubungkan potensi alam yang selama ini terpendam dengan peluang ekonomi yang lebih menjanjikan. Dengan semangat kreativitas dan kemandirian, Desa Bontomarannu kini sedang menulis sejarah baru: dari desa penghasil nira, menjadi sentra gula semut yang membanggakan.

    Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika perguruan tinggi turun ke desa dengan membawa inovasi yang relevan, dampaknya bukan hanya tentang angka produksi yang meningkat, melainkan tentang martabat dan kesejahteraan masyarakat yang bertumbuh. Di Desa Bontomarannu, masa depan kini terasa jauh lebih manis, semanis gula semut yang dihasilkan dari jemari terampil putra-putri daerahnya sendiri.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePendaftaran Resmi Ditutup, 6 Kandidat Bakal Calon Ketua Umum BM PAN Siap Bertarung di Kongres VII
    Next Article Bedah Buku Chaidir Syam di Gramedia, Kisahkan Inovasi dan Perjalanan Bangun Maros

    Berita Lainnya:

    PENDIDIKAN

    Hari Pertama Masuk Sekolah, SMP IT YADI Padaria Gelar Upacara Dan MPLS 2026

    Juli 13, 2026
    PENDIDIKAN

    Membangun Fondasi Emas: Sinergi Visi dan Aksi di TKN 15 Pusat PAUD Gattareng Matinggi

    Mei 14, 2026
    PENDIDIKAN

    Hardiknas 2026, HPPMI Maros Perkuat Komitmen Kawal Bantuan Pendidikan

    Mei 3, 2026
    PENDIDIKAN

    Menggugat di Hari Pendidikan: PMII Kota Makassar Menolak Komodifikasi Ilmu Pengetahuan

    Mei 2, 2026
    PENDIDIKAN

    Menanti Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Krisis Tenaga Pendidik di Kabupaten Maros

    April 29, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    • Dituding Mengganggu Ketertiban Umum Jalbar Mamminasata, Perwakilan Pedagang UMKM Angkat Bicara!
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

    September 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.