Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Dua Hari di Bawah Sayap Kertas: Pembelajaran Saat Kota Berbisik
    NEWS

    Dua Hari di Bawah Sayap Kertas: Pembelajaran Saat Kota Berbisik

    RedakturBy RedakturAgustus 31, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Oplus_16908288
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – Langit di atas Kabupaten Maros terlihat sama seperti biasa: biru jernih yang menjanjikan semangat. Namun, ada keheningan yang tidak biasa yang menyelimuti lima kecamatannya. Jalanan di sekitar kompleks sekolah, yang biasanya riuh oleh celoteh seragam putih-merah, dering bel sepeda, dan sapaan riang, sunyi sepi. Pagi itu, gerbang sekolah terkunci. Tapi ini bukan liburan biasa; ini adalah sebuah jeda yang disengaja, sebuah nafas panjang yang diambil oleh sebuah komunitas untuk memastikan detak jantungnya—anak-anaknya—tetap aman.

    Kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) yang diterapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros untuk dua hari ke depan adalah lebih dari sekadar pengumuman di media sosial. Ia adalah sebuah perisai yang dibangun dari meja rapat dan kabel fiber optik. Andi Wandi Patabai, sang Plt. Kepala Dinas, menjelaskannya dengan nada yang tenang namun tegas: ini adalah langkah protektif, sebuah antisipasi yang lahir dari koordinasi ketat dengan aparat. Awalnya hanya untuk sepuluh sekolah di wilayah kota Turikale. Namun, seperti bayangan yang merambat, informasi berkembang. Rencana aksi yang membentang dari jantung kota Maros menuju bandara baru menjadi penanda bahwa keamanan memiliki radius yang lebih luas. Maka, keputusan pun diperluas, menjangkau Mandai, Maros Baru, Marusu, dan Lau dalam satu payung kebijakan yang sama.

    Baca:  Gubernur Andi Sudirman Salat Subuh Berjamaah Bersama Warga Bantaeng di Masjid Raya

    “Ini semata-mata untuk keselamatan,” tegas Wandi. Kalimat itu bergema di ruang rumah-rumah warga, meyakinkan bahwa yang terjadi bukanlah ketakutan, tetapi kewaspadaan. Bahwa memilih untuk tidak berkumpul di satu tempat terkadang adalah bentuk kekuatan yang paling bijak.

    Lalu, apakah pembelajaran mati? Sama sekali tidak. Ia hanya bermetamorfosis.

    Di sudut ruang tamu rumahnya di Marusu, Sari, seorang siswi SMP, membuka laptopnya. Layarnya yang tadinya gelap kini hidup dengan percakapan daring di grup kelas. Gurunya, Bu Ani, tidak hadir secara fisik, tetapi suaranya terdengar jelas melalui rekaman suara yang dikirimkannya, menjelaskan tentang rumus matematika dengan sabar. Aktivitas belajar berpindah dari bangku kayu ke karpet empuk, dari papan tulis kapur ke layar sentuh. Sekolah tidak libur; sekolah sedang melakukan perjalanan melalui kabel dan gelombang wifi.

    Baca:  Buka Karnaval Merdeka Toleransi, Gubernur Andi Sudirman: Pancasila Sudah Final

    Sementara itu, di Kecamatan Lau, Rafi justru sibuk dengan tugasnya. Gurunya memberikan penugasan mandiri: amati satu jenis tanaman di sekitar rumah dan catat perkembangannya selama dua hari. Kebijakan BDR dalam praktiknya ternyata lentur. Ia bisa menjadi webinar interaktif bagi yang terjangkau internet, atau menjadi petualangan observasi kecil-kecilan bagi yang tinggal di pinggiran. Intinya, naluri untuk mengetahui dan memahami terus diasah, meski dinding kelas digantikan oleh dinding rumah.

    Peran pun bergeser. Wandi telah meminta para guru untuk memanfaatkan teknologi, dan para orang tua untuk berperan aktif. Ibu-ibu dan bapak-bapak yang biasanya melepas anaknya di gerbang sekolah, kini menjadi ‘asisten guru’ sementara. Mereka mendampingi, memastikan anaknya tidak tergoda untuk membuka tab gim saat seharusnya melihat tutorial dari guru. Ada percakapan baru yang terjalin antara sekolah dan rumah melalui grup WhatsApp, sebuah koordinasi untuk memastikan proses belajar tetap terpantau, bahwa masa depan anak-anak ini tidak goyah oleh situasi.

    Baca:  Mengapa Investasi saat Pandemi itu Penting?

    Kebijakan ini, seperti ditegaskan, hanya sementara. Dua hari. Sebuah waktu yang singkat dalam kalender, tetapi cukup untuk mengajarkan satu pelajaran penting: bahwa belajar adalah tentang adaptasi, dan keselamatan adalah fondasi dari segalanya. Keputusan untuk memperpanjang atau mengakhiri BDR akan ditentukan oleh bagaimana suasana di kota itu sendiri bernafas esok hari.

    Jika kondisi sudah kondusif, gerbang sekolah akan dibuka kembali, diisi oleh tawa dan langkah riang yang telah dirindukan. Tapi jika langit masih berbisik tentang kewaspadaan, maka perisai digital ini akan tetap terbentang. Sebab, terkadang, melindungi mimpi yang tertuang di buku tulis sama pentingnya dengan melaksanakan proses belajarnya. Dan untuk sementara, di Maros, mimpi-mimpi itu dilindungi di bawah sayap-sayap kertas tugas dan sinyal daring, menunggu hingga kota benar-benar siap untuk menyambut mereka kembali.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleSinergi Kuat Karang Taruna Maros: Rakor Sukses, SKBKT 2025 di Cenrana Siap Menggema!
    Next Article Menjaga Marwah Demokrasi: Bupati Maros Ingatkan, ‘Demo Boleh, Anarkis Jangan!’

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi

    Agustus 28, 2026
    DAERAH

    Makassar Racing : Menghadiri Undangan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (BAKESBANGPOL) Membahas Rencana Pembangunan Sirkuit Kota Makassar Di Kantor Gubernur

    Agustus 26, 2026
    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    NEWS

    Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya

    Juli 30, 2026
    NEWS

    Bursa Direktur LKBH Maros Resmi Menghangat, Perempuan Jadi Pendaftar Pertama

    Juli 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.