Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya
    NEWS

    Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya

    RedakturBy RedakturJuli 30, 2026
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    KAMERA MAROS – Suasana di wilayah Desa Botolempangan mendadak memanas ketika Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, S.Pd.I., M.Pd.I. memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi aktivitas pertambangan yang diduga beroperasi secara ilegal di wilayahnya. Langkah berani ini diambil bersama sejumlah elemen Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) setempat sebagai respons atas jeritan dan keluhan masyarakat yang kian memuncak.

    Aktivitas tambang yang terus beroperasi tersebut dinilai telah melampaui batas toleransi warga sekitar. Selain suara bising dari mesin-mesin berat yang mengganggu ketenangan pemukiman, lalu lalang truk muatan berkapasitas berlebih (over capacity) menjadi dalang utama hancurnya fasilitas jalan umum di desa tersebut.

    Di lokasi sidak, Dr. Muhammad Warif mengungkapkan rasa keprihatinannya atas kondisi yang dialami warga desa yang dipimpinnya.

    blank

    “Ini sudah menjadi keresahan masyarakat akibat penambangan yang menyebabkan kebisingan di daerah kami, serta fasilitas jalan umum rusak yang dilewati oleh truk muatan over kapasitas,” tegas Dr. Muhammad Warif dengan nada lugas di hadapan awak media dan perwakilan ormas.

    Baca:  Peduli, Jappa-Jappa KBY Berbagi Sesama di Jalan Aspol Tello

    Tak berhenti pada aksi sidak di lapangan, Pemerintah Desa (Pemdes) Botolempangan menegaskan akan mengambil langkah hukum dan administratif yang konkret.

    blank

    “Lebih lanjut, kami akan menyurat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penindakan tambang diduga ilegal tersebut, agar segera ditertibkan,” tambah Dr. Muhammad Warif.

    Dilema Sosial-Ekonomi: Antara Perut dan Kelestarian Lingkungan

    Meski bertindak tegas, Pemdes Botolempangan tidak menutup mata terhadap realitas sosial yang ada. Aktivitas pertambangan yang telah berlangsung cukup lama ini diakui menghadirkan dilema yang teramat kompleks bagi pemerintah desa.

    Di satu sisi, dampak negatifnya sangat nyata dan merugikan publik: infrastruktur jalan yang dibangun dari uang rakyat mengalami kerusakan parah, serta potensi ancaman bencana lingkungan yang sewaktu-waktu dapat mengintai masa depan desa.

    Baca:  Walikota Makassar Tinjau Lokasi Banjir: Tak Ada Gunanya Dinas Sosial

    Namun di sisi lain, ada jeritan ekonomi warga yang tak kalah nyaring. Terbatasnya lapangan pekerjaan dan belum tersedianya alternatif sumber ekonomi yang stabil membuat sebagian masyarakat menggantungkan piring nasi mereka pada aktivitas pertambangan tersebut.

    Menanggapi fenomena ini, Dr. Muhammad Warif menekankan bahwa penertiban tidak boleh sekadar mematikan pencaharian warga tanpa memberikan jalan keluar. Pemdes memandang perlunya kehadiran solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

    Masyarakat perlu diberi akses dan pendampingan terhadap alternatif mata pencaharian yang layak. Dengan demikian, kebutuhan dapur warga tetap berasap tanpa harus melanggar hukum atau merusak lingkungan tempat tinggal anak cucu mereka di masa depan.

    Baca:  Kadinkes Makassar Gelar Sidak Bahan Makanan Sejumlah Pasar

    Kepatuahan Hukum Adalah Harga Mati

    Meskipun pendekatan humanis dan solusi ekonomi siap diupayakan, Pemerintah Desa Botolempangan memegang teguh prinsip bahwa hukum dan regulasi harus tetap ditegakkan di atas segalanya. Simpati sosial tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan praktik-praktik ilegal terus menjamur.

    Pemerintah Desa menegaskan bahwa setiap kegiatan usaha—termasuk pertambangan—wajib hukumnya mengantongi izin sah (legalitas) dan mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

    Langkah tegas Dr. Muhammad Warif bersama Ormas ini menjadi sinyal kuat bahwa Desa Botolempangan siap membenahi diri: menindak tegas oknum pelanggar aturan, memulihkan lingkungan dan jalan desa, sembari merajut masa depan ekonomi warga yang lebih aman, legal, dan berkelanjutan.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePoliteknik Negeri Ujung Pandang Perkuat Kompetensi Guru melalui Program PPDM di UPTD SDN 80 Kuri Lompo
    Next Article Sahabat Laut Cilik, Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kepedulian Ekosistem Laut Melalui Pelatihan Pembuatan Ecobrick di SD Inpres Panoang

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi

    Agustus 28, 2026
    DAERAH

    Makassar Racing : Menghadiri Undangan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (BAKESBANGPOL) Membahas Rencana Pembangunan Sirkuit Kota Makassar Di Kantor Gubernur

    Agustus 26, 2026
    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    NEWS

    Bursa Direktur LKBH Maros Resmi Menghangat, Perempuan Jadi Pendaftar Pertama

    Juli 11, 2026
    NEWS

    Harmoni Suara dan Semangat Kebersamaan: Family Citra Sound Audio Maros Mengukir Jejak di Tanralili

    Mei 10, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.