Maros. Kameraliputan.com.,- Anggota DPRD Maros, Rusli Rasyid meminta PLN memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak pemadaman bergilir.
Hacel, sapaan akrabnya mengaku geram, sebab banyak pelaku usaha yang mengalami kerugian dari pemadaman tersebut.
“Sangat merugikan pelaku usaha industri yang ketergantungan sama suplai listrik. PLN wajib bertanggung jawab memberikan kompensasi,” katanya, Rabu, 29 November 2023.
Hacel mendesak perusahaan pelat merah itu segera memberikan solusi konkret. “Jangan hanya tahunya ketika masyarakat telat satu hari bayar listrik langsung dicabut,” ujarnya.
Ketua Hanura Maros itu mengatakan dampak pemadaman ini tak main-main.
“Khususnya juga tempat pelayanan umum, seperti rumah sakit, perusahaan-perusahan, semua itu terhambat,” imbuhnya.
Bahkan ia mengaku sering mendapat keluhan masyarakat yang barang elektroniknya rusak akibat listrik padam.
“Kami menekankan PLN segera membenahi jaringannya. Kami sering mendapatkan keluhan masyarakat kerusakan alat elektronik akibat seringnya PLN melakukan pemadaman sampai 3 kali sehari,” terangnya.
Pasalnya, kata Hacel pemadaman sudah berlangsung cukup lama di Maros, dan belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir
Pemadaman yang bergulir itupun tidak sebentar. Yang awalnya hanya 3-4 jam, sekarang menjadi 5-6 jam.
Sebelumnya, DPD Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Maros mengeluarkan pernyataan sikap. Mereka menuntut PLN memberi kompensasi kepada pelanggan. Desakan lain adalah pencopotan pimpinan PLN di wilayah Sulsel.


