Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Mallawa Membara, Nyawa Melayang: Anggota DPRD Maros Kecam Ketiadaan Damkar, Tuntut Realisasi Mendesak
    DAERAH

    Mallawa Membara, Nyawa Melayang: Anggota DPRD Maros Kecam Ketiadaan Damkar, Tuntut Realisasi Mendesak

    RedakturBy RedakturJanuari 27, 2026
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    KAMERA MAROS – Deretan tragedi kebakaran yang merenggut tiga nyawa warga dalam sepekan terakhir di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, memicu kritik keras dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, Hannani Parani. Ia menyoroti ketiadaan armada pemadam kebakaran (damkar) yang layak di wilayah tersebut, sebuah isu yang disebutnya telah lama diabaikan oleh Pemerintah Kabupaten Maros.

    “Saya sudah lama meminta penambahan satu unit damkar khusus untuk Mallawa, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” tegas Hannani Parani pada Selasa, 27 Januari 2026.

    Kondisi infrastruktur penanggulangan bencana kebakaran di Maros, khususnya di daerah-daerah terpencil seperti Mallawa, memang sangat memprihatinkan. Hannani menjelaskan, saat ini hanya ada satu unit armada pemadam kebakaran yang bertugas melayani tiga kecamatan sekaligus: Camba, Cenrana, dan Mallawa. Jarak tempuh yang jauh dan medan yang mungkin sulit membuat waktu respons menjadi sangat lambat, seringkali berujung pada kerugian yang tidak terhitung.

    Baca:  Wagub Tinjau Pembangunan Bendung di Soppeng

    “Kondisi tersebut dinilai sangat tidak ideal dan berisiko tinggi terhadap keselamatan warga,” imbuhnya.

    Ironisnya, dalam beberapa insiden kebakaran di Mallawa, upaya pemadaman api terpaksa mengandalkan bantuan dari daerah lain, seperti Kabupaten Bone, yang letaknya jauh dari lokasi kejadian. Bantuan tersebut, seperti yang sering terjadi, tiba setelah rumah-rumah warga sudah ludes dilahap si jago merah.

    “Di Mallawa itu terpaksa minta bantuan dari Bone. Itu pun datang setelah rumah warga sudah ludes terbakar. Ini sudah beberapa kali kejadian. Tidak pernah terselamatkan kalau ada kebakaran, selalu rumah warga sudah habis baru pemadam datang. Ini sangat urgen dan wajib,” desak Hannani dengan nada geram, menyoroti kegagalan sistematis yang merenggut nyawa dan harta benda.

    Keterbatasan Armada dan Standar Ideal yang Jauh

    Baca:  KNPI Maros Versi Energi Of Harmoni Dilantik, Andi Surahman; Kolaboratif Dengan Pemerintah

    Keterbatasan armada ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, Baso Tajong. “Untuk wilayah Camba, Cenrana, dan Mallawa, saat ini hanya dilayani satu unit armada yang siaga di Camba,” ujarnya, mengkonfirmasi pernyataan Hannani Parani.

    Baso Tajong menjelaskan bahwa secara ideal, setiap kecamatan seharusnya memiliki satu unit armada pemadam kebakaran untuk memenuhi standar Manajemen Wilayah Kebakaran (WMK). Standar ini menetapkan radius layanan maksimal 8 kilometer, dengan target waktu respons di bawah 15 menit agar api dapat dikendalikan sebelum menyebar luas. Realita di Maros jauh dari ideal.

    Ia juga mengungkapkan gambaran yang lebih luas mengenai kekurangan armada di seluruh kabupaten. Dari total 14 kecamatan di Kabupaten Maros, saat ini baru 7 sektor pemadam kebakaran yang terisi. “Artinya, kami masih kekurangan tujuh sektor lagi untuk bisa meng-cover seluruh wilayah secara maksimal,” jelasnya.

    Baca:  KPU Maros Matangkan Persiapan Kampanye dan Pelaporan Dana Kampanye Pilkada 2024

    Kendala Birokrasi: Tanggung Jawab Pengadaan Ada di Bagian Aset

    Namun, Baso Tajong menegaskan bahwa pihaknya di Dinas Pemadam Kebakaran hanya bertindak sebagai pengguna armada. Terkait pengadaan unit pemadam kebakaran, sepenuhnya menjadi kewenangan bagian aset Pemerintah Kabupaten Maros.

    “Kami di Damkar hanya sebagai pengguna. Pengadaan unit armada bergantung pada bagian aset pemerintah daerah,” tutupnya, mengisyaratkan adanya hambatan birokrasi dalam pemenuhan kebutuhan vital ini.

    Tragedi demi tragedi di Mallawa menjadi pengingat pahit akan urgensi pengadaan armada pemadam kebakaran. Kritik keras dari legislatif, ditambah pengakuan dari pihak pemadam kebakaran sendiri, seharusnya menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Maros, khususnya bagian aset, untuk segera merealisasikan penambahan unit damkar. Nyawa dan keselamatan warga tidak bisa lagi dijadikan taruhan dalam permainan birokrasi dan kelambanan.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePengadilan Agama (PA) Maros permudah warga miskin yang ingin cerai.
    Next Article Kemensos Terima Audiensi Gubernur Kalsel

    Berita Lainnya:

    DAERAH

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026
    DAERAH

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026
    DAERAH

    Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros

    September 9, 2026
    DAERAH

    Dituding Mengganggu Ketertiban Umum Jalbar Mamminasata, Perwakilan Pedagang UMKM Angkat Bicara!

    September 7, 2026
    DAERAH

    Ketegasan yang Sunyi: Langkah Pemkab Maros Kembalikan Ketertiban Jalan Poros

    September 4, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.