Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Maros Sahkan Perda Ketenagakerjaan: Lindungi Pekerja Disabilitas hingga Sanksi Pencabutan Izin Usaha

    Agustus 6, 2026

    Dukung Tata Kelola Wilayah Presisi, Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Digitalisasi Pemetaan Batas Dusun Berbasis GIS di Bonto Matene

    Agustus 5, 2026

    Hari Kedua Penilaian Lomba PKK Berlangsung Semarak di Bonto Manurung dan Purnakarya

    Agustus 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • DAERAH
    • NASIONAL
    Beranda » Ratusan Guru PAUD di Maros Demo di Tengah Guyuran Hujan, Protes Penghapusan Upah di DPA 2026
    PEMERINTAH

    Ratusan Guru PAUD di Maros Demo di Tengah Guyuran Hujan, Protes Penghapusan Upah di DPA 2026

    HTBy HTFebruari 25, 2026
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    KAMERA MAROS – Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Maros menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Rabu (25/2/2026) pagi. Aksi ini dipicu oleh hilangnya alokasi jasa upah guru PAUD dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026.

    Meskipun cuaca tidak bersahabat, para pahlawan tanpa tanda jasa ini tetap bertahan di halaman kantor dinas yang terletak di Jl. Asoka No. 3, Kecamatan Turikale. Menggunakan jas hujan dan membawa poster berisi tuntutan, mereka secara bergantian menyampaikan orasi untuk menyuarakan ketidakadilan yang mereka alami.

    Baca:  Dapat Bantuan Kapal, Nelayan di Bulukumba : Terima Kasih Pak Gubernur Andi Sudirman, Kami Bisa Tingkatkan Hasil Melaut

    Poin Utama Tuntutan
    Para guru menuntut kejelasan dari pihak pemerintah daerah mengenai alasan pemangkasan dana pendidikan, khususnya upah bagi tenaga pendidik PAUD. Salah satu poster yang menarik perhatian bertuliskan: “Bagaimana anak-anak bisa maju kalau dana pendidikan selalu dipangkas.. administrasi dituntut terus.”

    Dampak bagi 700 Tenaga Pendidik
    Ketua Forum PAUD Maros, Fitriani, mengonfirmasi bahwa alokasi upah memang telah dihapus dari DPA Disdikbud Maros tahun 2026. Hal ini berimbas langsung pada sekitar 700 guru PAUD yang selama ini menggantungkan hidup pada honor tersebut.

    blank

    Berikut adalah rincian besaran upah bulanan yang kini hilang dari anggaran:

    Baca:  Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma'rumpa

    Kategori Guru Besaran Upah (per Bulan)
    Guru TK Negeri Rp1.000.000
    Guru TK Swasta Rp700.000
    Guru Kelompok Bermain (KB) Rp600.000
    Kader PAUD Holistik Integratif Rp500.000
    Upaya Mediasi Belum Membuahkan Hasil
    Sebelum melakukan aksi turun ke jalan, Forum PAUD Maros sebenarnya telah melakukan langkah persuasif melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kabupaten Maros. Namun, hingga saat ini belum ada titik terang maupun kepastian mengenai nasib pembayaran upah mereka.

    “Belum ada kepastian. Jika aspirasi kami tidak direspons di tingkat daerah, kami akan membawa persoalan ini ke Kementerian Pendidikan,” tegas Fitriani.

    Jeritan Hati Guru di Lapangan
    Irma, seorang guru PAUD dari Kecamatan Bontoa, mengungkapkan rasa sedihnya atas kebijakan tersebut. Baginya, meskipun nominal upah yang diterima selama ini tidak besar, dana tersebut sangat krusial untuk menopang kebutuhan sehari-hari.

    Baca:  Wakapolri Launching Percepatan Penyaluran Bantuan Pangan Serentak 24 Kabupaten/Kota Se-Sulsel

    “Memang tidak seberapa, tapi itu sangat berarti bagi kami. Kami tetap mengajar dengan penuh tanggung jawab, jadi kami berharap ada kebijakan yang berpihak pada guru PAUD,” keluh Irma.

    Hingga berita ini diturunkan, para guru masih menunggu kebijakan konkret dari Pemerintah Kabupaten Maros agar kesejahteraan mereka tidak dikorbankan demi efisiensi anggaran lainnya.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleRamadhan Leadership Camp 2026: Mengukir ASN Tangguh untuk Indonesia Maju
    Next Article Aturan Pusat Berubah, Bupati Maros Jelaskan Alasan Penghapusan Anggaran Guru Honorer PAUD

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    DPRD Maros Sahkan Perda Ketenagakerjaan: Lindungi Pekerja Disabilitas hingga Sanksi Pencabutan Izin Usaha

    Agustus 6, 2026
    PEMERINTAH

    Dukung Tata Kelola Wilayah Presisi, Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Digitalisasi Pemetaan Batas Dusun Berbasis GIS di Bonto Matene

    Agustus 5, 2026
    PEMERINTAH

    Hari Kedua Penilaian Lomba PKK Berlangsung Semarak di Bonto Manurung dan Purnakarya

    Agustus 4, 2026
    PEMERINTAH

    Dasco Resmi Kukuhkan 5 Kepala Daerah Sulsel Jadi Ketua DPC Gerindra, Andi Rosman: Ini Amanah Besar

    Agustus 4, 2026
    PEMERINTAH

    Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket, Targetkan 35.872 Unit Rampung Agustus 2026

    Agustus 4, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • DPRD Maros Sahkan Perda Ketenagakerjaan: Lindungi Pekerja Disabilitas hingga Sanksi Pencabutan Izin Usaha
    • Dukung Tata Kelola Wilayah Presisi, Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Digitalisasi Pemetaan Batas Dusun Berbasis GIS di Bonto Matene
    • Hari Kedua Penilaian Lomba PKK Berlangsung Semarak di Bonto Manurung dan Purnakarya
    • Dasco Resmi Kukuhkan 5 Kepala Daerah Sulsel Jadi Ketua DPC Gerindra, Andi Rosman: Ini Amanah Besar
    • Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan Supermarket, Targetkan 35.872 Unit Rampung Agustus 2026
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026823 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026823 Views
    Our Picks

    DPRD Maros Sahkan Perda Ketenagakerjaan: Lindungi Pekerja Disabilitas hingga Sanksi Pencabutan Izin Usaha

    Agustus 6, 2026

    Dukung Tata Kelola Wilayah Presisi, Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Digitalisasi Pemetaan Batas Dusun Berbasis GIS di Bonto Matene

    Agustus 5, 2026

    Hari Kedua Penilaian Lomba PKK Berlangsung Semarak di Bonto Manurung dan Purnakarya

    Agustus 4, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.