Maros – Dalam Upaya peningkatan UMKM Maros Dinas Kopurindag Maros terus Meramu cara agar program UKM naik kelas dapat terealisasi secara terpadu.
Dari Sektor permodalan Dinas Kopurindag berhasil menggandeng Bank Mandiri dalam hal penyaluran modal bagi pelaku UKM dan tak tanggung-tanggung peningkatan sektor penyaluran KUR melalui bank Mandiri untuk Maros akan ditingkatkan dimana tahun 2022 alokasi dana penyaluran KUR Mandiri di Kabupaten Maros hanya sebesar 34 Milyar Rupiah.
Pada tahun 2023 ini berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Dinas Kopurindag dengan Bank Mandiri sebagai Mitra pengembangan UMKM Maros naik kelas di rencanakan menembus di angka 43 Milayar rupiah.
Hal ini terungkap saat rapat koordinasi teknis Sekretaris Dinas Kopurindag Nasruddin di dampingi PJ Rumah Kemasan Kopurindag Maros, Muh Fajrin dengan Kepala Cabang Bank Mandiri Maros Hasbiah BM.
Dalam kesempatan ini turut dibahas rencana kerja terpadu antara Dinas Kopurindag Dengan beberapa Mitra termasuk Mandiri
“Insya Allah di Minggu Ketiga Februari 2023, kita bersepakat akan melakukan penanda tanganan PKS ( Perjanjian Kerja Sama) serentak dengan semua Mitra kami termasuk, ” Ungkapnya.
Terkait permodalan ke depan kami di bantu oleh Mandiri melalui alokasi Kredit Usaha digital yg bersumber dari KUR ” Tambahnya.
Senada dengan pernyataan sekdis Hasbiah menyatakan kesanggupan Mandiri dalam mengambil peran dalam program unggulan yang digagas oleh Dinas Kopurindag,
” Kami dengan senang hati terlibat dalam program kerja ini dan kami tidak hanya menyiapkan KUR, tapi kami juga akan menyiapkan beberapa fasilitas ke depan termasuk pendampingan konsultasi permodalan sehingga UKM bukan hanya tau bagaimana meminjam uang tapi kami akan edukasi bagaimana memanage keuangan mereka sehingga mereka dapat meningkatkan usaha mereka ” Ungkapnya.
Dan tidak hanya itu pihak Mandiri akan membantu pemasaran melalui ekosistem kemitraan yang telah dibangun Mandiri.







