Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Kapolres-Bupati Lutra Gelar Konfrensi Pers Penanganan Banjir
    NEWS

    Kapolres-Bupati Lutra Gelar Konfrensi Pers Penanganan Banjir

    HTBy HTJuli 24, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    LUWU UTARA — Kapolres Luwu Utara, AKBP Agung Danargito dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menggelar konfrensi pers di Ruang Media Center Polres Luwu Utara, Kamis (23/7/2020).

    Turut hadir dalam konfrensi pers tersebut yakni Kasubbag Dok Liput Divhumas AKBP Andi Erma, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sulsel Kompol Muh. Arsyad, Kaur Penum Humas Polada Sulsel Kompol Muh. Hatta dan Kalaksa BPBD Lutra, Muslim Muchtar.

    Dalam konfrensi pers tersebut, Kapolres Luwu Utara mengungkapkan fakta bahwa hingga saat ini jumlah korban yang meninggal dunia akibat musibah banjir bandang yang menerjang kota Masamba dan Desa Radda sebanyak 38 orang.

    “Hingga saat ini berdasarkan data yang kami himpun, korban jiwa yang meninggal dunia akibat banjir bandang sudah 38 (tiga puluh delapan) orang kemudian 4 (empat) orang diantaranya belum teridentifikasi,” terangnya kepada puluhan wartawan.

    Agung menjelaskan, untuk korban yang masih dalam proses pencarian ada sebanyak 10 orang dan ada sebanyak 106 orang yang mengalami luka, baik luka ringan maupun berat akibat terjangan banjir.

    “Ada sebanyak 10 (sepuluh) orang yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian, kemudian ada 106 (serratus enam) orang yang mengalami lula-luka, kemudian ada yang dirawat inap di rumah sakit sebanyak 22 (dua puluh dua) orang dan dirawat jalan sebanyak 84 (delapan puluh empat) orang,” tuturnya.

    Baca:  SAdAP: Program Vaksinasi Terbukti Perkuat Imunitas Tubuh

    AKBP Agung Danargito juga jelaskan bahwa bencana banjir bandang yang terjadi pada Senin tanggal 13 Juli 2020 waktu lalu telah meluluh lantakkan sejumlah fasilitas umum yang tersebar di 6 Kecamatan antara lain Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta dan Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. Tak hanya itu, Agung Danargito juga menyebutkan kerugian akibat banjir bandang ditaksir mencapai Rp 50 miliar.

    Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menjelaskan jumlah pengungsi akibat musibah banjir bandang itu sekitar 3.500 (tiga ribu lima ratus) KK atau sebanyak 14.483 (empat belas ribu empat ratus delapan puluh tiga jiwa). Dimana jumlah tersebut saat ini sedang mengungsi di posko-posko pengungsian yang tersebar di wilayah Kabupaten Luwu Utara.

    Ditanyakan oleh awak media terkait relokasi hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang yang kehilangan rumah, Indah Putri Indriani paparkan bahwa untuk hunian sementara masih dalam progress pembangunan, dan huntara ini statusnya pinjam pakai.

    Baca:  Andalan Sulsel Peduli Bawa Bantuan, Warga Jalan Pandang Makassar : Terima Kasih Pak Gubernur

    Sedangkan untuk hunian tetap, Indah jelaskan masih dalam proses konsolidasi dari berbagai assessment terutama dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKP2) Luwu Utara untuk memastikan berapa kategori jumlah rumah warga yang rusak.

    “Kami masih dalam proses konsolidasi data dari berbagai assesmeent, terutama dari DPRKP2 Luwu Utara untuk memastikan berapa rumah dalam kondisi rusak berat, rusak sedang, rusak ringan. Kemudian Berapa rumah yang berada di daerah bantaran sungai yang tentunya tak bisa ditawar dan harus direlokasi karena ini melihat penanganan jangka panjang terutama normalisasi sungai kemudian antisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan,” pungkasnya.

    Terkait relokasi lahan untuk hunian tetap, I
    pemerintah daerah punya dua lokasi yakni di Dusun Porodoa Desa Mappedeceng dengan luas kurang lebih 12,9 Ha, kemudian di Desa Kamiri dekat Gedung Olahraga (GOR) dengan luas kurang lebih 14 Ha.

    “Tentunya untuk huntap ini, pemerintah daerah bekerja sama dengan Kementerian PUPR terutama didalam pembangunan rumahnya. Terkait berapa besaran anggarannya, sudah pasti itu ditentukan dan sangat bergantung dengan jumlah rumah yang akan direlokasi,” terangnya.

    Baca:  Dengar Pendapat Ahli, Wali Kota Makassar Tambah Tugas Satgas Detektor Jadi Duta Vaksinasi dan Duta Masker

    Tak hanya itu, Indah Putri Indriani juga menjelaskan upaya pemerintah dalam mengantisipasi banjir susulan. Indah katakan bahwa selama ini pemerintah aktif menyampaikan upaya metigasi.

    Bahkan pemda luwu utara tengah menyusun rencana kontigensi untuk bencana alam seperti banjir dan longsor mengingat kabupaten luwu utara memang telah diprediksi sebagai daerah yang rawan banjir dan mengingat Kota Masamba dan sekitarnya dikelilingi oleh delapan sungai besar berada memecah atau membelah Kabupaten Luwu Utara.

    ”Oleh karena itu, upaya kedepan adalah mendorong metigasi. Salah satu upaya metigasi ini adalah meminta supaya warga tidak lagi bermukim diwilayah-wilayah bantaran sungai atau membuat pemukiman di bantaran sungai. Nah kemudian upaya yang lain adalah upaya adaptasi. Untuk daerah- daerah yang rawan banjir terutama di daerah hilir itu kami menghimbau dalam membangun rumah itu diutamakan rumah-rumah yang tinggi atau rumah panggung,” tandasnya.

    “Kemudian sekali lagi kami meminta supaya masyarakat tidak melakukan aktifitas pembangunan pemukiman di daerah bantaran sungai bahkan jika sebisa mungkin di daerah palung sungai juga diharapkan tidak melakukan aktifitas pembangunan pemukiman,” tutupnya.

    (Hamsul)

    Kapolres-Bupati Lutra Gelar Konfrensi Pers Penanganan Banjir
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePertanyakan Penanganan Kasus Rutilahu, Aktivis Datangi Mapolres Kolut
    Next Article Baznas Makassar Salurkan Bantuan di Masamba

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi

    Agustus 28, 2026
    DAERAH

    Makassar Racing : Menghadiri Undangan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (BAKESBANGPOL) Membahas Rencana Pembangunan Sirkuit Kota Makassar Di Kantor Gubernur

    Agustus 26, 2026
    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    NEWS

    Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya

    Juli 30, 2026
    NEWS

    Bursa Direktur LKBH Maros Resmi Menghangat, Perempuan Jadi Pendaftar Pertama

    Juli 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.