Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD

    Oktober 14, 2026

    Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi

    Oktober 13, 2026

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Menjahit Perubahan dengan “Kurikulum Cinta”: Langkah Progresif KOPRI PMII Kota Makassar
    DAERAH

    Menjahit Perubahan dengan “Kurikulum Cinta”: Langkah Progresif KOPRI PMII Kota Makassar

    RedakturBy RedakturJuni 15, 2026
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    KAMERA MAKASSAR – Di tengah dinamika zaman yang menuntut fleksibilitas, KOPRI PMII Kota Makassar menunjukkan langkah serius dalam mematangkan arah gerakannya. Melalui forum Sekolah Kader KOPRI (SKK), organisasi sayap perempuan PMII ini menghadirkan narasumber nasional, Farid Saenong, untuk membedah strategi gerakan perempuan di tengah kompleksitas isu global dan lokal.,Senin (15/06/2026).

    Dalam sesi yang hangat namun mendalam, Farid Saenong membawa perspektif segar bertajuk “KOPRI dan Sinergi Gerakan Multisektoral”. Baginya, gerakan perempuan bukan lagi sekadar wacana di ruang sempit, melainkan entitas yang harus mampu merespons isu kesetaraan, keadilan sosial, hingga keberlanjutan lingkungan.

    “Perempuan memiliki posisi strategis dalam menentukan arah perubahan sosial. KOPRI tidak cukup hanya kuat secara internal, tetapi harus adaptif, membangun jejaring lintas sektor, dan tetap teguh pada akar nilai keislaman, kebangsaan, serta kemanusiaan,” ujar Farid di hadapan para peserta SKK.

    Baca:  Dugaan Money Politik Mencuat Usai Pencoblosan di Maros, Sebut-Sebut Roti Maros?

    Menemukan Titik Temu: KOPRI dan Kurikulum Cinta

    Salah satu sorotan menarik dalam diskusi tersebut adalah kaitan antara nilai perjuangan KOPRI dengan gagasan Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI. Farid melihat ada irisan yang sangat kuat antara keduanya. Jika KOPRI berjuang untuk pemberdayaan, maka Kurikulum Cinta hadir sebagai fondasi moralnya.

    “Kurikulum Cinta mengajarkan kasih sayang, penghormatan atas perbedaan, dan semangat kemanusiaan. Nilai inilah yang sebenarnya sudah mendarah daging dalam napas pergerakan KOPRI. Keduanya sama-sama bertujuan membangun peradaban yang toleran,” papar Farid.

    Menanggapi narasi tersebut, KOPRI PMII Kota Makassar menyambutnya dengan antusiasme tinggi. Ketua KOPRI PMII Kota Makassar, Misnawati, menegaskan bahwa lembaganya siap mengintegrasikan semangat Kurikulum Cinta dalam kerja-kerja advokasi dan pemberdayaan kedepan.

    Baca:  Telah Hadir di Makassar Film yang Dibalut Komedi, Detektif Jaga Jarak Garapan Seven Sunday

    “Kami memandang ini sebagai peluang strategis. Kolaborasi dengan Kementerian Agama bukan hanya soal formalitas, tetapi upaya nyata untuk memperluas dampak gerakan perempuan dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif di masyarakat,” ujar Misnawati.

    Gerakan yang Adaptif dan Humanis

    Kegiatan SKK ini menjadi penanda bahwa KOPRI PMII Kota Makassar tidak ingin sekadar menjadi organisasi kaderisasi yang stagnan. Fokus mereka kini berpindah pada gerakan yang progresif—gerakan yang tidak malu untuk berkolaborasi dan tidak takut untuk melangkah keluar dari zona nyaman.

    Dengan menjadikan “Cinta” sebagai fondasi gerakan sosial, KOPRI PMII Kota Makassar berusaha menawarkan narasi baru: bahwa perempuan muda harus hadir sebagai agen perdamaian. Di tangan mereka, isu-isu berat seperti kebijakan publik dan pemberdayaan masyarakat dibungkus dengan cara yang lebih manusiawi dan toleran.

    Baca:  Bupati Bantaeng Pantau Proses Pembuatan APD Berupa Face Sheild

    Pada akhirnya, SKK ini bukan sekadar pelatihan teknis. Ini adalah medan persemaian gagasan bagi para kader KOPRI untuk menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas intelektualnya, tetapi juga matang nuraninya. Melalui sinergi multisektoral, KOPRI PMII Kota Makassar sedang membuktikan bahwa perempuan adalah motor penggerak utama bagi terciptanya masyarakat yang berkeadaban.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleSinergi Pejabat Daerah Meriahkan Penamatan Siswa UPTD SDN 79 Mambue di Desa Nisombalia
    Next Article Dugaan Korupsi Perpustakaan Digital, Tim Pidsus Kejati Sulsel Geledah Kantor Disdik

    Berita Lainnya:

    DAERAH

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026
    DAERAH

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026
    DAERAH

    Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros

    September 9, 2026
    DAERAH

    Dituding Mengganggu Ketertiban Umum Jalbar Mamminasata, Perwakilan Pedagang UMKM Angkat Bicara!

    September 7, 2026
    DAERAH

    Ketegasan yang Sunyi: Langkah Pemkab Maros Kembalikan Ketertiban Jalan Poros

    September 4, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD
    • Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi
    • Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer
    • TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
    • PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Our Picks

    TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD

    Oktober 14, 2026

    Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi

    Oktober 13, 2026

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.