Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Ini Tanggapan Dinkes Makassar Terkait Banyak Warga Tak Miliki BPJS
    PEMERINTAH

    Ini Tanggapan Dinkes Makassar Terkait Banyak Warga Tak Miliki BPJS

    RedakturBy RedakturOktober 23, 2019
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Makassar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mendorong masyarakat agar ikut peserta Jaminan Kesehatan Nasional, yang saat ini baru 82 persen, dan sekitar dua ratus ribu orang yang belum jadi peserta.

    “Ini yang kita harapkan juga dan teman-teman Forum Pemerhati Masalah Perempuan (FPMP) Sulsel untuk mendorong orang agar mampu untuk menjadi peserta mandiri, yang tidak mampu dibiayai pemerintah dan yang mampu bayar sendiri,” kata dia.

    Dia mengurai bahwa banyak masalah yang ditemukan seperti masih banyak peserta mandiri yang menunggak.

    “Itu masalah besar lebih 110 miliar tunggakan bagi perserta mandir, bagaimana BPJS menyelesaikan pembayaran Rumah Sakit, pelayanan kesehatan dan sebagainya,” ungkapnya.

    Baca:  Keep an Eye on Cell Phone Use by Mobile Cell Phone Monitoring

    JKN merupakan program nasional dan tertera dalam UU Nomor 40 tahun 2004 yang mengatur sistem jaminan sosial, salah satunya jaminan kesehatan.

    Naisyah menyampaikan program ini, sudah sudah berjalan di seluruh Indonesia. Namun kata dia kadang kadang masih ada yang tidak paham soal mekanisme pendaftaran, cara pembayaran, dan pemanfaatan, serta hak dan kewajiban.

    “Mereka banyak tidak paham, kadang-kadang mereka tidak mau tahu atau bagaimana. Sehingga, memang sosialisasi itu perlu dilaksanakan,” paparnya.

    Dia mengatakan, tiap tahun pihaknya melakukan sosialisasi di 14 Kecamatan dan untuk tahun ini Dinas Kesehatan sosialisasi di 15 kecamatan.

    Sementara, Koordinator Forum Pemerhati Masalah Perempuan, Ita Karen mengatakan, pihaknya mengadakan lokakarya ihwal pelayanan kesehatan nasional.

    Baca:  Bupati Maros Chaidir Syam Hadiri Ajang bergengsi Bapenda Award 2026

    “Lokakarya ini merupakan kegiatan dari ujungnya kegiatan melaporkan hasil survei kita di lapangan sesuai kualitatif dan kuantitatif terkait pelayanan kesehatan terutama kesehatan reproduksi perempuan yang sudah tercover dan tidak tercover oleh BPJS,” kata dia.

    Dia mengatakan mengundang Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial karena mereka ujung tombak pendataan dan pelayanan. Pendataan ada di Dinas Sosial sementara pelayanan rumah sakit, Puskesmas ada di Dinas Kesehatan.

    “Banyak warga yang kemudian merasa mereka tidak terlayani kesehatannya karena mereka tidak punya BPJS, sementara di tempat lain orang yang sebetulnya sudah mampu secara ekonomi juga justru mereka yang punya BPJS dan PBI,” ungkapnya.

    Baca:  Puncak Kemarau Tiba, 13 Kebakaran Terjadi di Maros dalam Dua Pekan: Pemkab dan Damkarmat Imbau Warga Waspada

    Kendati demikian, ia mengatakan pelayanan saat ini sudah agak bagus lantaran pemerintah kota sangat respons bila mengetahui ada warganya yang tidak terlayani di RS.

    “Kalau kemudian bukan RS Daya, saat mereka masuk di RS lain mereka pindahkan ke RS Daya,” ungkapnya.

    Di hadapan peserta lokakarya, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir mengaku telah memberi gambaran ihwal pendataan yang selama ini telah berjalan agar mendapatkan bantuan secara terpadu dari pemerintah.

    Terkait pendataan, dia mengatakan mesti berhitung pada angka 100 persen lantaran pihaknya hanya mengolah data bila ada warga yang pindah, meninggal, dan hidup.

    “Setiap bulan kita melakukan update data,” papar

    Ini Tanggapan Dinkes Terkait Banyak Warga Tak Miliki BPJS
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePetugas Home Care Keluhkan Persoalan, Ini Respon Kadis Kesehatan Makassar
    Next Article Jaga Posko di Kelurahan Wala-Walayya, Sesuai Perintah Camat Tallo

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026
    PEMERINTAH

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    PEMERINTAH

    Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama

    Agustus 8, 2026
    PEMERINTAH

    Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi

    Agustus 8, 2026
    PEMERINTAH

    DPRD Maros Sahkan Perda Ketenagakerjaan: Lindungi Pekerja Disabilitas hingga Sanksi Pencabutan Izin Usaha

    Agustus 6, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    • Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.