blank

Dua Sisi Internet: Positif atau Negatif?

blank

Morowali Utara | Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 4 Oktober 2021 di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diusung pada hari ini yaitu “Kiat Cegah Kecanduan Digital pada Anak”.

Acara hari ini dipandu oleh Vivie Zabkie selaku moderator serta menghadirkan empat narasumber yang mengisi sesi webinar ini, di antaranya Rizki Hesananda selaku Dosen dan Praktisi IT; Erfan Hasmin selaku Dosen dan Praktisi IT; Jufri selaku Dosen Dipa Makassar; dan Ravianka Callista selaku influencer. Pada webinar kali ini diikuti oleh 250 peserta dari berbagai kalangan umur dan profesi.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemaparan materi dimulai Rizki Hesananda yang membawakan tema “Jenis-jenis Mesin Pencari dan Tips Memilih Informasi”. Dalam sesinya, ia membagikan beberapa tips yang dapat dilakukan dalam memilih informasi yang didapatkan dari mesin pencari, salah satunya adalah berpikir skeptis. Ia menjelaskan bahwa informasi yang berada di internet belum tentu benar, meski dari portal berita digital sekalipun.

Selanjutnya, Ravianka Callista kedua mengusung tema “Berpikir Bijak sebelum Mengunduh di Internet”. Menurut dia, memasang antivirus di gawai sangat diperlukan guna melindungi gawai agar tidak terjebak saat mengunduh dokumen yang berbahaya di internet. Selain itu, pertimbangkan kembali apakah dokumen atau apapun yang akan diunduh tersebut memang dibutuhkan dan berasal dari sumber yang terpercaya.

Untuk pemateri ketiga, tema yang dibawakan adalah “Mengelola Budaya Digital yang Produktif” yang disampaikan oleh Erfan Hasmin. Erfan menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia menduduki peringkat kelima tertinggi di dunia dalam hal tingkat kecanduan internet, di mana umumnya masyarakat mengakses internet selama 8 jam 36 menit di Indonesia. Maka dari itu, ia menjelaskan bahwa sebaiknya internet dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang bersifat produktif, salah satunya adalah untuk bisa bekerja dari mana saja.

Adapun pemateri terakhir, Jufri, membawakan tema “Peran Orangtua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat”. Salah satu urgensi yang dijelaskan oleh Jufri mengenai pentingnya mengenalkan internet kepada anak disebabkan oleh data milik KPAI yang menyebutkan bahwa sebanyak 1.940 anak menjadi korban kejahatan digital sejak tahun 2017 – 2019. Maka dari itu, Jufri menyebutkan bahwa orangtua dapat menggunakan aplikasi yang sama dengan anak guna memantau aktivitas anak di dunia digital.
Setelah sesi pemaparan selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang kemudian disambut hangat oleh para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para narasumber. Sebanyak sepuluh pertanyaan yang terpilih akan mendapatkan uang elektronik sebesar Rp 100.000.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Adapun, salah satu peserta bertanya mengenai hal apa yang harus dilakukan oleh orangtua untuk memberitahukan dan mengajarkan kepada anak bahwa adanya bahaya kecanduan internet. Menurut Erfan, hal paling baik yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan diri sebagai contoh seperti orangtua menunjukkan bahwa internet hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu saja sehingga anak kemudian akan sadar mengenai hal tersebut.

Menurut Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: