Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal, RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi
    HUKUM

    Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal, RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi

    RedakturBy RedakturJanuari 21, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    LUWU UTARA — Syamsuddin (42) Warga Masamba, Luwu Utara, melaporkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masamba, Luwu Utara, Sulsel, ke Mapolres Luwu Utara.

    Syamsuddin yang akrab disapa Feri itu melaporkan Pihak RSUD Masamba lantaran anaknya yang masih berusia 5 bulan meninggal dunia akibat adanya dugaan kelalaian Pihak Rumah Sakit, saat dilakukan perawatan.

    Menurut Syamsuddin, awalnya anaknya yang masih balita tersebut menderita diare, namun masih dalam kondisi baik, tapi setelah dua orang perawat rumah sakit mengambil darahnya, anaknya kemudian mengalami drop dan badannya menghitam.

    “Anak saya kan dirawat diruang perawatan anak karena diare, setelah beberapa saat dirawat, dua orang perawat masuk keruangan tempat anak saya dirawat mau mengambil darah anak saya. Pada saat dia mau ambil darah anak saya, anak saya sementara tidur, saya tanya, bagaimana ini suster anak saya masih tidur, dan kondisinya juga sudah baik, tapi dua orang ini langsung saja ambil anak saya dan menyuntik anak saya untuk kemudian diambil darahnya. Padahal kan saya sudah keberatan”, kata Syamsuddin, kepada media ini, Senin 21 Januari 2019.

    Baca:  Gubernur Sulses Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Covid-19

    Syamsuddin mengatakan, setelah dua perawat tersebut mengambil darah anaknya, keduanya kemudian keluar dari ruangan, namun tiba tiba tak lama berselang dua perawat itu meninggalkan ruangan anaknya drop dan langsung lemas.

    “Sudahnya diambil darahnya itu pak, anak saya langsung lemas, saya kemudian panik, saya teriakmi minta tolong sama orang orang di rumah sakit, kemudian anak saya dibawa masuk ICU. Di ICU anak saya dirawat selama tiga hari koma tidak sadarkan diri, kemudian meninggal dunia”, tutur Syamsuddin.

    Atas kejadian itu kata Syamsuddin menyebabkan anaknya meninggal dunia. Ia menduga pihak rumah sakit lalai dalam menangani anaknya.

    Baca:  Halal Bi Halal Secara Virtual, YPI Mega Rezky Makassar dan Unimerz

    “Karena sebelum diambil darahnya, anak saya sudah sehat, dan rencananya kita sudah mau keluar dari rumah sakit. Dan saya juga sempat keberatan anak saya diambil darahnya. Tapi kenapa setelah diambil darahnya anak saya meninggal dunia, dan itupun diambilnya seolah dipaksakan”,jelas Syamsuddin.

    Sementara itu, Direktur Rumah Sakit, saat ditemui di ruangannya, Senin 20/01/2020 mengatakan, belum bisa memberikan komentar terkait kasus meninggalnya bayi tersebut. Ia mengaku masih belum mengetahui secara detail kejadian.

    “untuk sementara ini saya belum bisa berbicara banyak, karena saya belum tahu persis bagaimana kejadiannya. Sementara ini kita ingin tahu dulu seperti apa. Dan kita juga berniat menemui pak feri (Syamsuddin). Saya juga baru ada disini, karena hari kejadian itu saya masih berada di Makassar”,tutur Direktur Rumah Sakit dr. Hariadi.

    Baca:  Kadinkes Makassar Paparkan Inovasi A’LESSE, AGANG TB, SI PABELETA, dan AK TAYANG DI

    (Hamsul)

    Diduga Lalai Sebabkan Bayi Meninggal RSUD Andi Djemma Masamba Dilaporkan ke Polisi
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleLantik Ketua TP PKK, Wabup Bantaeng : Berdayakan Keluarga
    Next Article Begini Penjelasan Humas Polda Sulsel Terkait Dugaan Penganiayaan oleh Anggota Legislator Bone

    Berita Lainnya:

    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    HUKUM

    LKBH Maros Desak Kapolda Sulsel Bertindak Tegas: Dugaan Penyewaan Fasum Ilegal oleh PT Bumi Com dan Mandeknya Laporan Sejak 2025

    April 21, 2026
    HUKUM

    Sengketa Tanah di Kassi Kebo Berakhir: Gugatan Ditolak Hingga Tingkat Kasasi, Masyarakat Pertahankan Haknya

    April 3, 2026
    HUKUM

    Pemain PSM Di Lapor Di Polda Sulsel, Akibat Dugaan Penganiayaan

    Februari 16, 2026
    HUKUM

    LKBH Maros Lakukan Pendampingan Hukum Terhadap Korban Dugaan Pengeroyokan Oleh Oknum Polisi

    Januari 2, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    • Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.