Gowa- Kades Paraikatte Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Muh Jufri mengaku kesal dengan pemberitaan di salah satu media online yang memberitakan bahwa pembangunan talud yang dikerjakannya bersumber dari dana desa dikerjakan asal jadi.
Menurutnya pemberitaan oleh salah satu media online tersebut tidaklah benar adanya karena tidak sesuai dengan pakta yang ada di lapangan, bahkan dalam pekerjaan talud tersebut seringkali kita menggunakan campuran 1 : 2 padahal semestinya campuran 1: 3 sesuai di RAB
Muh Jufri Menambahkan bahwa persoalan ada tidaknya papan informasi tidak ada hubungannya dengan kwalitas pekerjaan pembangunan talud.
Bahkan Kades paraikatte Muhammad Jufri menganggap bahwa wartawan yang memuat berita miring terkait pembangunan talud yang ada di desanya tersebut tidak profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik untuk melakukan konfirmasi secara berimbang kepada saya selaku kepala desa.
“Saya merasa sangat dirugikan terkait masalah pemberitaan di salah satu media online, yang mengatakan bahwa proyek pembuatan talud yang ada di desanya dikerja asal jadi, tanpa melakukan komfirmasi secara berimbang kepada saya selaku kepala desa dinda,” Ucapnya.(*)







