Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Dari Ujaran Viral Menuju Damai: Sebuah Kisah Profesionalisme dan Kemanusiaan di Moncongloe
    TNI/Polri

    Dari Ujaran Viral Menuju Damai: Sebuah Kisah Profesionalisme dan Kemanusiaan di Moncongloe

    RedakturBy RedakturNovember 18, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – Satu kata. Terucap spontan, terekam kamera, dan dalam sekejap, menyulut api perdebatan di jagat maya. Insiden yang melibatkan oknum polisi Polsek Moncongloe, Polres Maros, dengan ucapan “bodoh” kepada seorang warga, menjadi sorotan tajam. Namun, di balik riuhnya komentar dan interpretasi, ada sebuah kisah tentang upaya penyelesaian yang lebih dalam: mediasi, pemahaman, dan komitmen untuk menjadi lebih baik.

    Panggungnya adalah Moncongloe, Maros, di tengah ketegangan massa yang nyaris saja melampiaskan amarah pada dua pemuda terduga transaksi narkoba. Situasi yang memang rawan emosi, di mana keadilan jalanan bisa dengan mudah mengambil alih. Saat petugas Polsek tiba untuk mengamankan dan mencegah amuk massa, mereka dihadapkan pada dilema: bagaimana menenangkan situasi sambil tetap menjalankan prosedur hukum?

    Di tengah upaya pengamanan yang rentan chaos, saat seorang warga melayangkan pukulan kepada terduga pelaku yang sudah dalam pengawasan, sebuah respons refleks pun terlontar. “Kenapa kamu pukul lagi, padahal sudah ada polisi di sini, bodoh kamu,” demikian ucapan yang kemudian menjadi viral. Menurut Kapolsek Moncongloe, Iptu Askar, ucapan itu bukan berniat merendahkan, melainkan reaksi naluriah untuk mencegah eskalasi kekerasan—melindungi terduga pelaku dari amuk massa, sekaligus menegaskan kehadiran dan kewenangan polisi di lokasi.

    Baca:  Masuk Masa Tenang, Kapolres Maros Imbau Masyarakat Tak Mudah Terpovokasi

    Namun, di era digital, konteks seringkali tercerabut dari realitas. Video pendek itu menyebar cepat, memantik gelombang interpretasi dan komentar. Bagi sebagian, ini adalah bukti arogansi aparat. Bagi yang lain, mungkin sebatas kelalaian komunikasi di tengah tekanan. Intinya, kepercayaan publik dipertaruhkan.

    Beruntung, di tengah badai digital, ada ruang untuk dialog tatap muka. Polsek Moncongloe, di bawah komando Iptu Askar, memilih jalur persuasif dan kekeluargaan. Bukan dengan defensif, melainkan dengan mengakui adanya potensi kesalahpahaman. Oknum anggota dipertemukan langsung dengan warga yang merasa keberatan. Pertemuan di rumah warga, bukan di kantor polisi, adalah penanda kuat komitmen untuk mendekatkan diri dan menciptakan suasana yang setara.

    Baca:  Kominfo Makassar Bersama Ditlantas Polda Sulsel Sinergi Optimalisasi Penerapan Tilang Elektronik

    Dalam mediasi yang disebut “kekeluargaan” tersebut, sang oknum anggota, dengan kerendahan hati, menyampaikan permintaan maaf. Ia menjelaskan konteks dan maksud di balik ucapannya, bahwa itu murni refleks menjaga ketertiban, bukan merendahkan. Warga pun, dengan lapang dada, menerima. Kesadaran bahwa situasi panas dapat memicu reaksi spontan dari siapa pun, termasuk aparat, menjadi jembatan pemahaman. Mereka saling memaafkan, dan kesepakatan damai pun tercapai.

    Kisah di Moncongloe ini bukan hanya tentang sebuah insiden yang berakhir damai, melainkan sebuah cermin bagi kita semua. Bagi aparat kepolisian, ini adalah pengingat betapa krusialnya etika komunikasi, bahkan dalam situasi paling mendesak sekalipun. Bahwa setiap kata yang terucap dapat memiliki gema yang jauh lebih luas di era digital. Peningkatan profesionalisme tidak hanya soal prosedur, tapi juga intonasi dan pilihan kata. Bagi masyarakat, ini adalah ajakan untuk tidak mudah terbawa arus emosi viral. Untuk mencari tahu konteks, dan memberikan ruang bagi dialog sebelum menghakimi. Kepercayaan antara polisi dan masyarakat adalah fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dan bagi kita semua, ini adalah pelajaran tentang kekuatan mediasi. Bahwa konflik, sekecil apapun, seringkali dapat diselesaikan dengan duduk bersama, saling mendengarkan, dan berbesar hati untuk memaafkan.

    Baca:  Tekan Penyebaran Covid,  Humas Polda Sulsel Ajak Masyarakat Efektifkan Balla Ewako

    Semoga damai yang tercipta di Moncongloe ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah insiden, melainkan awal dari interaksi yang lebih profesional, empatik, dan manusiawi antara penegak hukum dan masyarakat, di Maros dan di seluruh Indonesia. Karena pada akhirnya, kita semua menginginkan hal yang sama: lingkungan yang aman dan saling menghargai.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePestival Literasi Maros Resmi Di Buka:Ini Kata Muh,Gemilang Pagessa
    Next Article Raungan di Pagi Hari: Ketika Tukamasea Diuji Angin Puting Beliung

    Berita Lainnya:

    TNI/Polri

    ​30 Penyidik Polres Maros Lulus Dikbangspes Reserse, Siap Tingkatkan Profesionalisme Penegakan Hukum

    Mei 8, 2026
    TNI/Polri

    Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Maros Berikan Bibit Jagung Kepada IKA-PMII Maros

    April 15, 2026
    TNI/Polri

    Ramadhan 1447 H: Polres Maros Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Lembaga Dan Ojol

    Februari 22, 2026
    TNI/Polri

    Polres Maros Terima Penghargaan Nilai Sempurna atas Pencapaian Pelaksanaan Keuangan Semester II Tahun 2024 dari KPPN Makassar

    Juni 18, 2025
    TNI/Polri

    Polres Maros Anjangsana ke SLB Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Wujudkan Kepedulian pada Anak Berkebutuhan Khusus

    Juni 18, 2025
    Pos-pos Terbaru
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    • Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.