blank

Chaidir Syam Kembali Rotasi Pejabat Eselon II, Dua Camat Naik Kelas

blank

Maros – Pengumuman dan pelantikan pejabat eselon II Pemkab Maros digelar sebelum salat Jumat, 11 Agustus 2023. Dua mantan camat naik kelas menjadi kepala dinas.

Andi Zulkifli Rizwan Akbar, mantan Camat Turikale kini menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana. Riris, sapaan akrabnya, sempat dua bulan lebih menjadi Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Maros setelah tidak jadi camat.

Satu camat lagi, Suwardi Sawedi, kini menempati pos Kepala Dinas Sosial. Suwardi sebelumnya adalah Camat Marusu. Pernah juga Camat Cenrana.

Pejabat di eselon II lainnya yang dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Maros itu adalah Sulaeman Samad yang menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Balitbangda). Sebelumnya, Sulaiman adalah sekretaris di perangkat daerah tersebut.

Lainnya adalah Andi Patiroi dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pejabat lain yang bergeser adalah Andi Irfan Paharuddin dari Camat Maros Baru ke posisi Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah. Muhammad Danial, Sekretaris Dinas Pertanian menjadi Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian.

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, empat kepala OPD yang dilantik hari ini merupakan jabatan Eselon II yang lowong di lingkup Pemkab Maros.

Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga kembali mengingatkan para pejabat yang baru saja dilantik dapat ikut berkontribusi pada RPJMD.

“Semoga program dan aktivitas yang dilakukan bisa memberikan kontribusi,” tuturnya.

Chaidir juga mengingatkan agar para pejabat tetap fokus bekerja di 2024 tanpa terpengaruh tahun politik.

“Memasuki 2024 itu sebagai tahun menguras energi. Namun saya meminta yang dilantik hari ini tetap menjaga ritme dan irama untuk pembangunan di Kabupaten Maros,” tegas Chaidir.

Mantan Ketua DPRD itu juga menegaskan bahwa seluruh ASN harus mendahulukan kepentingan masyarakat. Terutama menjadikan Maros sebagai kabupaten inklusi

“Saya tidak mau mendengar ada yang membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga janji-janji saya bersama Nu Wabup bisa tuntas sebelum mengakhiri periode ini,” tutupnya.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: