Bulukumba. Kameraliputan.com.,- Fajrin Sultan Sesalkan Pemerintah Daerah Bulukumba dan Aparat Penegak Hukum di Wilayah Hukum Polres Bulukumba Terkait Masalah Pertambangan di Kabupaten Bulukumba, Menurutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba dalam Hal Ini Bupati Bulukumba Tidak Mampu dan Tidak Bersungguh- sungguh dalam mengurusi Pembinaan dan Pengawasan Pertambangan di Kabupaten Bulukumba di Buktikan dengan Tidak Adanya Perusahaan/Pengusaha Tambang di Kabupaten Bulukumba Yang Mengantongi Izin dan Tetap Beroperasi.
“Bapak Bupati Bulukumba yang kita kenal dengan segudang pengalamannya sebagai Pengusaha bahkan sampai Ke luar Negri, Ternyata tidak mampu mengurusi Pembinaan dan Pengawasan pada Sektor Pertambangan di Butta Panrita Lopi” Ucap Fajrin Sultan
Selain itu Aparat Penegak Hukum di Wilayah Hukum Polres Bulukumba juga di Nilai Tidak memiliki nyali Untuk Menindak Tegas Para Mavia Tambang di Kabupaten Bulukumba.
“Polres Bulukumba ini Seolah-olah tidak peduli, Tidak bisa di Harapkan Untuk Menindak Para Mavia Tambang”Ungkap Fajrin Sultan.
Sementara itu Fajrin Sultan Berharap Bupati Bulukumba di Sisa sisa Pemerintahannya dapat menyelesaikan masalah Krusial Pertambangan ini dengan baik, Meskipun Sejatinya ia Pesimis.
“Saya Harap di sisa-sisa Kepemimpinannya Bapak Bupati (H.A.Muchtar Ali Yusuf) Menjadikan Ini Sebagai Pekerjaan Rumah Super Prioritas Khusus ” Ucap Fajrin
Bahkan, Fajrin Sultan Juga Menawarkan Solusi Untuk Melawan Mavia Tambang dengan Beking dan Jaringan yang kuat tersebut.
“Segera Bentuk Satgas Terpadu Tambang Ilegal di Kabupaten Bulukumba, Sehingga dengan Solusi ini kita yakini bahwa Pemerintah Daerah betul betul Serius Mengurusi Soal Tambang, Jangan Biarkan Polres Bulukumba Berjuang Sendiri” Ucap Fajrin
Oleh Karna Itu, Fajrin Sultan Mendesak Bupati Bulukumba (Bapak H. A. Muchtar Ali Yusuf) dan Aparat Penegak Hukum, Untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan Konstitusi dan Amanat Undang-Undang Agar Sumber Daya Tambang ini Benar-benar di Perhatikan dan Betul-betul di Pergunakan sebesar-besarnya demi Kemakmuran Rakyat, Bukan hanya sekedar Kemakmuran Segelintir atau Sekolompok Orang.







