Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Cahaya dari Maros: Merayakan Kelahiran Sang Penebar Damai
    KEAGAMAAN RedakturBy RedakturSeptember 2, 2025

    Cahaya dari Maros: Merayakan Kelahiran Sang Penebar Damai

    RedakturBy RedakturSeptember 2, 2025
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – Selasa pagi itu (2/9/2025), disinari oleh cahaya yang berbeda. Bukan hanya cahaya mentari yang menyembul dari balik perbukitan karst, tetapi cahaya spiritual dan kebersamaan yang memancar dari jantung kota Turikale. Di Masjid Al-Markaz, yang berdiri kokoh di poros penghubung Maros dan Makassar, ratusan hati berkumpul untuk merayakan sebuah kelahiran agung: Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

    Suasana khidmat seketika menyergap setiap jamaah yang memasuki pelataran masjid. Sekitar tiga ratus orang, sebuah lautan hikmat yang tenang, duduk bersaf-saf. Mereka bukan hanya dari kalangan biasa; hadir dalam satu barisan, pimpinan daerah yang menyatu dengan rakyat. Bupati Chaidir Syam, Wakil Bupati, Ketua DPRD, hingga pimpinan TNI-Polri duduk bersimpuh, melucutkan sejenis jabatan dan seragam di hadapan misi kemanusiaan Sang Nabi. Mereka hadir bukan sebagai pemimpin yang diistimewakan, melainkan sebagai hamba yang merindukan teladan.

    Keistimewaan pagi itu semakin lengkap dengan kehadiran para penjaga masa depan: elemen-elemen kepemudaan. Dari Kiwal Garuda Hitam, PMII, GP Ansor, hingga SAPMA PP, mereka hadir membawa semangat baru. Mereka adalah bukti nyata bahwa pesan Nabi Muhammad bukanlah cerita usang dalam kitab, tapi sebuah api yang harus terus ditransfer ke generasi penerus.

    Baca:  Di Bawah Naungan Zikir: Ratusan Jiwa Bertaut dalam Suluk Tahunan Khalwatiyah Sammaniyah di Maros

    blank

    Puncak dari ritus spiritual itu adalah suara lembut namun penuh wibawa yang memancar dari mimbar. Habib Zein Asfar, sang penceramah, menyihir seluruh jamaah dengan wejangannya. Ia berbicara tentang malam kelahiran sang bayi yatim di Mekah yang gelap, yang membawa fajar bagi peradaban dunia. Ia mengajak setiap diri untuk bercermin, merenungi sejauh mana cahaya itu telah menyentuh hati dan tindakan sehari-hari. Pesannya jelas: mengenang Nabi bukan sekadar ritual, tapi sebuah dekonstruksi diri untuk menjadi lebih baik.

    Namun, peringatan tahun ini memiliki makna yang lebih dalam, sebuah resonansi yang sangat relevan dengan denyut nadi bangsa. Di tengah maraknya berita tentang aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di berbagai daerah, Maros memilih jalan lain. Mereka tak hanya berkhotbah tentang damai, mereka mendeklarasikannya.

    Baca:  Masjid Nurul Muttaqin Kelurahan Kalabbirang: Sebuah Tempat Perlindungan dan Kenyamanan Bagi Pemudik

    Dipimpin oleh Abustan dari GP Ansor Maros, dengan didampingi seluruh Forkopimda dan perwakilan organisasi pemuda, sebuah ikrar kebangsaan dibacakan. Setiap kata adalah penegasan: komitmen menjaga persatuan, menolak provokasi dan ujaran kebencian, mengutamakan musyawarah, dan dukungan penuh pada pemerintah serta TNI-Polri. Deklarasi itu bukan sekadar seremonial; ia adalah tameng kolektif, sebuah kesepakatan sosial untuk melindungi keharmonisan yang telah dibangun.

    Kepala Kemenag Maros, Dr. H. Muhammad, menggarisbawahi hal ini. “Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi seluruh alam,” tegasnya. “Bukan untuk satu golongan, bukan untuk satu suku, tetapi untuk semesta. Kita diajarkan untuk menebarkan cinta kasih dan menjunjung tinggi nilai toleransi.” Kalimat itu menggema, mengingatkan bahwa esensi dari agama adalah kasih sayang, bukan kebencian.

    Bupati Chaidir Syam menyambut hangat ikrar damai ini. Ia melihatnya sebagai langkah strategis dan proaktif. “Mari kita jaga ketertiban ini bersama, dan bersama-sama membangun daerah kita,” ajaknya, khususnya kepada para pemuda yang menjadi tulang punggung bangsa.

    Baca:  Haul Abah Guru Sekumpul Digelar di Langgar Al-Khidir Maros

    Pesan damai ini bergema kembali melalui wejangan Ipda Hilal, Dai Polri, yang menekankan pentingnya membentuk akhlak mulia mulai dari lingkungan keluarga. Sementara Ketua PHBI, Farid Wajedi, menutup rangkaian cerita dengan mengajak umat untuk tak hanya mengenang, namun benar-benar meneladani akhlak Sang Nabi.

    Sebelum kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Syamsul Khalik dari MUI, Kabag Kesra Maros, Andi Darmawan, menyampaikan apresiasi. Acara yang diinisiasi Bagian Kesra ini berjalan aman dan tertib hingga pukul 11.57 WITA, tepat sebelum waktu Zuhur tiba.

    Hari itu, Maros tidak hanya memperingati sebuah peristiwa sejarah. Mereka menghidupkannya. Mereka membuktikan bahwa spirit Nabi Muhammad—spirit persatuan, toleransi, dan kedamaian—masih sangat hidup dan menjadi oase di tengah gurun konflik. Dari poros Maros-Makassar, mereka mengirimkan pesan kepada seluruh negeri: bahwa cahaya dari kelahiran Nabi yang sederhana itu, jika dirawat dengan benar, akan tetap mampu menerangi jalan menuju Indonesia yang lebih rukun dan bermartabat.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleSejarah Baru di Maros: Dari Podium ke Aspal, Forkopimda Duduk Bersila Bersama Rakyat
    Next Article Merajut Keadilan, Membangun Kembali: Kisah Restorative Justice Kejari Maros

    Berita Lainnya:

    KEAGAMAAN

    Ansor Banser Maros Siap Amankan MTQ Provinsi Sulawesi Selatan

    April 12, 2026
    KEAGAMAAN

    FISIP UIM Agendakan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Pada Ramadhan 1447 H

    Maret 16, 2026
    KEAGAMAAN

    Ansor Mallawa Inisiasi Gebyar Ramadhan 1447 H, Perkuat Kolaborasi Pemuda dan Masyarakat

    Maret 15, 2026
    KEAGAMAAN

    Audiensi Pengurus NU Care LazisNU Bersama Kakankemanag Maros: Jalin Kolaborasi Lintas Sektor

    Februari 12, 2026
    KEAGAMAAN

    Haul Abah Guru Sekumpul Digelar di Langgar Al-Khidir Maros

    Januari 16, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa
    • Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros
    • Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar
    • Solusi di Tengah Kekeringan: Langkah Cerdas Pemkab Maros Kucurkan Rp2 Miliar Demi Alirkan Kehidupan ke Bontoa
    • Sahabat Laut Cilik, Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kepedulian Ekosistem Laut Melalui Pelatihan Pembuatan Ecobrick di SD Inpres Panoang
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Our Picks

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.