Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Di Bawah Naungan Zikir: Ratusan Jiwa Bertaut dalam Suluk Tahunan Khalwatiyah Sammaniyah di Maros
    KEAGAMAAN RedakturBy RedakturNovember 21, 2025

    Di Bawah Naungan Zikir: Ratusan Jiwa Bertaut dalam Suluk Tahunan Khalwatiyah Sammaniyah di Maros

    RedakturBy RedakturNovember 21, 2025
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – Suara zikir lirih mulai membisik di udara, berpadu dengan isak tangis haru yang tak tertahankan. Puluhan, bahkan ratusan pasang mata menatap khusyuk ke satu titik, seolah menumpahkan seluruh kerinduan jiwa. Pemandangan penuh kekhidmatan ini menyelimuti kompleks Zawiyah Khalwatiyah Sammaniyah Yayasan Al Khidir di Maros, saat Suluk Tahunan tarekat ini resmi dibuka pada Kamis (20/11/2025).

    Selama tiga hari ke depan, hingga 23 November 2025, para murid (salik) dari berbagai penjuru Nusantara akan menanggalkan sejenak urusan duniawi mereka. Mereka akan menyelam ke dalam samudra zikir dan tafakur, sebuah perjalanan intensif untuk membersihkan kalbu dan mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

    Perhelatan spiritual akbar ini dipimpin langsung oleh Mursyid Tarekat Khalwatiyah Sammaniyah, Syeikh Irsan bin Abdul Rauf Al Makkasariy. Kehadiran beliau menjadi magnet yang menarik para murid dari Sabang hingga Merauke, laksana kompas yang menunjukkan arah bagi para pencari jalan kebenaran. Bimbingan sang Mursyid dinantikan sebagai cahaya yang akan menerangi lorong-lorong jiwa para salik.

    Momen pembukaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah silaturahmi ruhani yang agung. Panitia mencatat adanya lonjakan jumlah peserta yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebuah pertanda bahwa dahaga spiritual di tengah masyarakat kian meningkat. Rombongan dari berbagai Zawiyah, seperti Zawiyah Dg Ramang (Makassar), Zawiyah Gowa, Zawiyah Palu (Sulawesi Tengah), hingga yang menempuh ribuan kilometer dari Zawiyah Sumbawa (Nusa Tenggara Barat) dan Zawiyah Aceh, membaur dalam satu ikatan cinta ilahi.

    Baca:  Haul Abah Guru Sekumpul Digelar di Langgar Al-Khidir Maros

    Kehadiran Syeikh Muhammad Rusmin Al-Fajr dari Zawiyah Al-Ma’wa Tanwirul Qulub Tarekat Naqsyabandi Haqqani, Sidenreng Rappang (Sidrap), semakin memperkaya nuansa persaudaraan antar-tarekat.

    Bagi para murid, perjalanan jauh bukanlah halangan. Ia adalah bagian dari pengorbanan, bukti kesetiaan pada janji spiritual yang telah diikrarkan. “Suluk adalah janji kesetiaan kami kepada Allah dan kepada Mursyid,” ungkap Nurfajri Saputra, seorang peserta dari Zawiyah Sumbawa, dengan mata berbinar. “Walaupun harus menempuh perjalanan jauh, berhari-hari di lautan dan darat, kami datang dengan niat tulus mencari bekal rohani untuk kembali ke kampung halaman dan kehidupan sehari-hari.”

    Acara pembukaan semakin berbobot dengan tausiah dari tokoh Nahdlatul Ulama, Dr. KH. Mahmud Suyuti, yang juga menjabat sebagai Pengurus JATMAN NU Sulawesi Selatan. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas esensi Tarekat dalam bingkai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

    Baca:  Audiensi Pengurus NU Care LazisNU Bersama Kakankemanag Maros: Jalin Kolaborasi Lintas Sektor

    “Tarekat bukanlah hal baru, bukan pula ajaran yang menyimpang. Ia adalah metode yang teruji secara historis, jalan yang telah dilalui oleh para ulama salaf untuk mencapai puncak kesempurnaan akhlak atau ihsan, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW,” tegas Dr. KH. Mahmud Suyuti.

    Beliau memuji peran Tarekat Khalwatiyah Sammaniyah dalam menjaga otentisitas tradisi keilmuan tasawuf di tengah gempuran modernitas. “Di zaman yang penuh cobaan dan materialisme ini, Suluk menjadi benteng spiritual, sebuah oase tempat kita kembali menyadari hakikat diri sebagai hamba Allah. Saya berharap para murid dapat memanfaatkan waktu tiga hari ini seefektif mungkin untuk membersihkan hati dan menguatkan zikir,” pesannya.

    Puncak acara pembukaan ditandai dengan momen hening saat Syeikh Irsan Al Makkasary memimpin pembacaan niat bersama. Dengan suara bergetar menahan haru, para peserta mengikrarkan niat mereka untuk memulai masa Suluk. Seketika itu juga, gerbang Zawiyah menjadi batas antara dunia luar dan dunia dalam, antara hiruk pikuk materi dan keheningan zikrullah.

    Baca:  Cahaya dari Maros: Merayakan Kelahiran Sang Penebar Damai

    Dalam bimbingan awalnya sebelum para salik memasuki ruang khalwat, Syeikh Irsan memberikan pesan singkat namun mendalam. “Waktu tiga hari ini adalah anugerah teramat besar. Kosongkan hati kalian dari segala selain Allah. Lupakan sejenak keluarga, pekerjaan, dan gelar. Di sini, kita semua sama, hanya hamba yang fakir di hadapan-Nya. Patuhi disiplin suluk, tegakkan shalat, dan teruslah berzikir hingga zikir itu merasuk ke dalam setiap denyut nadi. Inilah saatnya ruh kita mendapatkan nutrisi terbaik.”

    Selama masa Suluk, para murid akan tenggelam dalam amalan qiyamullail (shalat malam), wirid, dan zikir khusus yang telah diijazahkan, dengan satu tujuan mulia: mencapai kondisi fana’ (meleburkan kesadaran diri) dalam lautan kecintaan kepada Allah SWT.

    Kegiatan Suluk Tahunan ini telah melampaui batas sebuah rutinitas tarekat. Ia telah menjadi barometer kekuatan spiritualitas, detak jantung keagamaan masyarakat Maros dan sekitarnya, yang cahayanya diharapkan mampu menerangi kegelapan zaman.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleVonny Ameliani: Pilihan BKPRMI Sulsel untuk Nahkoda KNPI, Berbekal Jejak Keagamaan yang Menyentuh Hati
    Next Article Semangat Pesta Rakyat Berkumandang di Sawah Joggo A: Latber Sesi 2 Dibuka Resmi oleh Wakil Bupati Maros

    Berita Lainnya:

    KEAGAMAAN

    Ansor Banser Maros Siap Amankan MTQ Provinsi Sulawesi Selatan

    April 12, 2026
    KEAGAMAAN

    FISIP UIM Agendakan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama Pada Ramadhan 1447 H

    Maret 16, 2026
    KEAGAMAAN

    Ansor Mallawa Inisiasi Gebyar Ramadhan 1447 H, Perkuat Kolaborasi Pemuda dan Masyarakat

    Maret 15, 2026
    KEAGAMAAN

    Audiensi Pengurus NU Care LazisNU Bersama Kakankemanag Maros: Jalin Kolaborasi Lintas Sektor

    Februari 12, 2026
    KEAGAMAAN

    Haul Abah Guru Sekumpul Digelar di Langgar Al-Khidir Maros

    Januari 16, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa
    • Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros
    • Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar
    • Solusi di Tengah Kekeringan: Langkah Cerdas Pemkab Maros Kucurkan Rp2 Miliar Demi Alirkan Kehidupan ke Bontoa
    • Sahabat Laut Cilik, Mahasiswa KKN Unhas Tanamkan Kepedulian Ekosistem Laut Melalui Pelatihan Pembuatan Ecobrick di SD Inpres Panoang
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,588 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026967 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026820 Views
    Our Picks

    Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

    Agustus 1, 2026

    Sunyi di Jalan Azalea: Mengenang Kepergian Sang Penjaga Ruang KONI Maros

    Agustus 1, 2026

    Menakar Strategi Fiskal Maros: SiLPA 2025 Senilai Rp115 Miliar Dialokasikan demi Kesejahteraan Rakyat dan Layanan Dasar

    Juli 31, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.