blank

Bupati Maros Hadiri Peluncuran Program Koperasi Desa Merah Putih 2025 oleh Presiden RI secara Virtual

blank

MAROS, Kamera Pemerintah – Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengikuti acara peluncuran nasional “Pemetaan Program Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia Tahun 2025”. Acara yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo, ini digelar secara virtual melalui platform Zoom pada hari Senin, 21 Juli 2025.

Di Kabupaten Maros, kegiatan ini dipusatkan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros. Turut hadir mendampingi Bupati adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, S.STP., M.Si., serta unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Pemkab Maros dalam mendukung program strategis nasional tersebut.

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan untuk memetakan, merevitalisasi, dan memperkuat peran koperasi di tingkat desa sebagai soko guru perekonomian rakyat. Melalui program ini, pemerintah akan melakukan pendataan komprehensif terhadap potensi dan tantangan yang dihadapi koperasi di seluruh pelosok Indonesia, untuk kemudian merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden RI H. Prabowo Subianto menekankan pentingnya koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh dan mandiri. Beliau menyatakan bahwa program ini adalah langkah konkret untuk memastikan koperasi dapat tumbuh modern, profesional, dan mampu bersaing, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut baik peluncuran program ini. Menurutnya, inisiatif tersebut sangat sejalan dengan visi pembangunan di Kabupaten Maros yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dari tingkat desa.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Maros sangat antusias dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menyukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih ini,” ujar Bupati Chaidir Syam. “Ini adalah momentum emas untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong melalui wadah koperasi, sekaligus memetakan potensi ekonomi unggulan di desa-desa kami untuk dikembangkan lebih lanjut.”

Dengan dimulainya program pemetaan ini, diharapkan akan tercipta basis data yang akurat mengenai kondisi riil koperasi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Maros. Data tersebut akan menjadi acuan dalam penyaluran bantuan, pelatihan, serta pendampingan manajerial agar koperasi desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang andal dan berkelanjutan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: