MAROS — Pemadaman listrik yang berdampak pada delapan zona di Kabupaten Maros menjadi perhatian Anggota DPRD Maros, Andi Safriadi Adam. Ia meminta pihak PLN segera melakukan penanganan agar gangguan pasokan listrik tersebut tidak menghambat aktivitas masyarakat, khususnya pelayanan publik yang membutuhkan ketersediaan listrik secara berkelanjutan.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul informasi mengenai pemadaman listrik di delapan zona di Kabupaten Maros yang dijadwalkan berlangsung hingga pukul 22.30 Wita, sebagaimana diberitakan Tribun Timur melalui Tribunnews.
Andi Safriadi Adam menegaskan, PLN perlu bergerak cepat dalam menangani gangguan kelistrikan, terutama apabila pemadaman berlangsung pada jam-jam produktif ketika masyarakat menjalankan berbagai aktivitas, termasuk pelayanan pemerintahan dan layanan kesehatan.
Menurutnya, ketersediaan listrik merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penanganan gangguan harus menjadi perhatian serius agar dampaknya tidak meluas.
Rumah Sakit Jadi Perhatian Utama
Andi Safriadi secara khusus menyoroti pelayanan rumah sakit yang harus tetap berjalan meskipun terjadi pemadaman listrik. Menurutnya, fasilitas kesehatan memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan setiap saat sehingga pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keselamatan pasien.
Ia berharap PLN memastikan penanganan gangguan dilakukan secepat mungkin, sekaligus mendorong fasilitas kesehatan untuk memastikan sumber listrik cadangan berfungsi dengan baik selama pemadaman berlangsung.
“Pelayanan rumah sakit harus tetap berjalan. Jangan sampai pemadaman listrik mengganggu penanganan pasien atau membahayakan keselamatan mereka,” demikian penekanan atas perhatian yang disampaikannya.
Selain rumah sakit, ia juga berharap aktivitas perkantoran, khususnya pelayanan administrasi pemerintahan, tetap berjalan optimal selama jam kerja. Gangguan listrik yang berkepanjangan berpotensi menghambat penggunaan perangkat elektronik, sistem informasi, serta berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat.
PLN Diharapkan Memberikan Informasi yang Jelas
Andi Safriadi juga berharap PLN menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat terkait penyebab pemadaman, wilayah yang terdampak, serta perkiraan waktu normalisasi pasokan listrik.
Informasi yang jelas dinilai penting agar masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pelayanan publik dapat mempersiapkan langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak pemadaman.
Ia berharap penanganan gangguan kelistrikan di Kabupaten Maros dapat segera diselesaikan sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.
“Harapan kita, PLN bisa bergerak cepat mengatasi persoalan ini. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi perhatian, terutama pelayanan kesehatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam menanggapi pemadaman tersebut.
Dengan penanganan yang cepat, koordinasi yang baik, serta penyampaian informasi yang jelas, dampak pemadaman listrik diharapkan dapat diminimalkan dan pelayanan publik di Kabupaten Maros tetap berjalan sebagaimana mestinya.


