KAMERA MAROS — Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Pembinaan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Maros Tahun 2026 terus bergerak melangsungkan penilaian dan evaluasi di berbagai kecamatan. Rangkaian kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf S.Si.

Di Kecamatan Camba, Kamis (6/8/2026), tim penilai menyambangi Desa Cenrana. Kedatangan rombongan di wilayah pegunungan tersebut disambut hangat dengan tradisi Mappadekko (atau Mappadendang), yakni tradisi agraris penumbukan padi khas Bugis-Makassar menggunakan alu dan lesung kayu (pallungeng). Atraksi budaya ritmis ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus simbol kebersamaan.
Hadir dalam penyambutan tersebut Camat Camba Andi Kemal Wahyudi S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK Kecamatan Camba Andi Saidah Andriyani Kemal S.Pd., Kepala Desa Cenrana Andi Syafruddin, serta Ketua TP PKK Desa Cenrana Andi Suriati. Di Desa Cenrana, tim memantau langsung pemanfaatan lahan pekarangan warga, pengelolaan Posyandu, serta peran kader PKK dalam pemberdayaan keluarga.
Selanjutnya pada Jumat (7/8/2026), penilaian berlanjut ke Kecamatan Turikale, tepatnya di Kelurahan Adatongeng. Rombongan disambut oleh Camat Turikale Nasaruddin S.Hut, Ketua TP PKK Kecamatan Turikale, Lurah Adatongeng Yasin Mentri, serta Ketua TP PKK Kelurahan Adatongeng. Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Maros Hj. Ulfiah Nur Yusuf turut melakukan aksi panen tomat di Kebun Dasawisma Adatongeng.
Turut hadir dalam rangkaian kunjungan di kedua wilayah tersebut jajaran Forkopimcam, para Kepala Desa dan Lurah, Ketua TP PKK desa/kelurahan se-kecamatan, tokoh masyarakat, unsur pemuda, petugas kesehatan, serta para kader PKK setempat.
Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf S.Si., menyampaikan bahwa kompetisi dan penilaian ini mencakup 10 Program Pokok PKK—seperti pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, kesehatan, hingga HATINYA PKK—serta evaluasi Dasawisma, Posyandu, Rumah Gizi, BKB, PAUD HI, UP2K, PAAR, penerapan SimPKK, dan perpustakaan desa/kelurahan.
“Tujuan dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan kualitas administrasi dan manajemen organisasi PKK di tingkat desa dan kelurahan, mengasah keterampilan masyarakat, serta mendorong tertib data dan pelaporan,” ungkap Hj. Ulfiah.
Ia berharap melalui lomba ini, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat di semua tingkatan dapat terus terjalin erat, sekaligus memotivasi seluruh kader PKK untuk berinovasi demi mewujudkan keluarga dan masyarakat Maros yang sejahtera serta berdaya saing.

