blank

Patarai Amir Reses di Maros: Warga Apresiasi Normalisasi Sungai, Pertanyakan Beasiswa Pemprov

blank

MAROS, Kamera Dewan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golkar, Andi Patarai Amir, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Kegiatan ini menjadi ajang bagi Patarai Amir untuk menyerap aspirasi dan berinteraksi langsung dengan konstituennya.

Dalam kesempatan tersebut, puluhan warga, tokoh masyarakat, serta aparat desa setempat turut hadir. Suasana hangat dan interaktif mewarnai pertemuan, di mana masyarakat menyampaikan beragam masukan serta apresiasi.

Salah satu poin utama yang disampaikan warga adalah ucapan terima kasih secara langsung atas perjuangan Patarai Amir dalam mendorong program normalisasi sungai di Kabupaten Maros yang sebelumnya mengalami pendangkalan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perjuangan Pak Dewan Patarai Amir yang telah mendorong pengerukan sungai di Kabupaten Maros,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Bonto Tallasa. Selain menyampaikan apresiasi, tokoh masyarakat tersebut juga berharap adanya bantuan tempat sampah untuk desa mereka.

Tak hanya itu, masyarakat melalui perwakilan pemuda, Ardi, juga menanyakan kejelasan program bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang hingga kini belum ada progres. “Kemarin ada program bantuan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sampai saat ini belum ada progres. Banyak siswa dan mahasiswa yang berharap beasiswa untuk membantu ekonomi keluarganya,” ungkap Ardi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Patarai Amir menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan setiap masukan yang disampaikan. Ia berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui jalur resmi DPRD dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Pendidikan adalah kunci pembangunan. Saya akan perjuangkan agar beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu dan yang berprestasi dapat mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah,” tegas Patarai Amir. Terkait program beasiswa yang tertunda, ia menambahkan, “Untuk program beasiswa kemarin sudah dalam proses, semoga secepatnya dapat terealisasi.”

Reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara wakil rakyat dan masyarakat, memastikan setiap suara warga dapat diperjuangkan di tingkat provinsi.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: