KAMERA SULSEL – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Andi Amran Sulaiman, kembali dipercaya untuk menahkodai Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) periode 2026–2030. Amran terpilih secara aklamasi dalam Sidang Pleno Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar di Hotel Four Points, Makassar, Sabtu (2/5).

Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh Pimpinan Sidang Pleno, Rahman Pina, setelah melihat soliditas dukungan yang bulat dari seluruh elemen alumni. “Menetapkan Dr. Andi Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Hasanuddin periode 2026-2030,” tegasnya di hadapan peserta Mubes.

Dukungan Mutlak Lintas Wilayah dan Fakultas

Ketua Panitia Mubes, Muhammad Ramli Rahim, mengungkapkan bahwa legitimasi Amran sangat kuat sejak awal persidangan. Tercatat dukungan formal mengalir dari 15 fakultas, 23 wilayah, dan 22 daerah. Secara persentase, dukungan mencapai 84,5 persen, jauh melampaui ambang batas yang ditetapkan AD/ART organisasi.

Total peserta yang hadir mencakup perwakilan dari:

  • 16 IKA Fakultas (291 peserta).

  • 25 Wilayah dari total 27 wilayah (75 peserta).

  • 30 Daerah dari 44 daerah yang ada.

  • 48 Departemen secara keseluruhan.

Tekankan Kolaborasi dan Menjaga Kepercayaan

Dalam sambutannya usai terpilih, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa tanggung jawab ini merupakan amanah besar yang hanya bisa dijalankan melalui kerja kolektif.

“Tanggung jawab ini berat. Kita tidak bisa bergerak secara eksponensial tanpa kolaborasi. Tidak ada sukses jika hanya seorang diri,” ujar Amran. Ia juga berpesan kepada para alumni untuk senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berada. “Jaga kepercayaan Unhas. Seluruh wilayah kita menyatu, karena takdir tidak pernah tertukar,” tambahnya.

Soroti Capaian Ketahanan Pangan Nasional

Selain membahas organisasi, Mentan Amran yang juga bertindak sebagai keynote speaker memaparkan keberhasilan Indonesia dalam sektor pangan. Ia meluruskan bahwa klaim swasembada pangan yang diraih Indonesia bukanlah klaim sepihak dari kementeriannya, melainkan berbasis data kredibel.

“Itu bukan kata saya. Yang menyampaikan adalah BPS, FAO, dan USDA (United States Department of Agriculture). Ini adalah hasil kerja keras kita semua, termasuk dukungan TNI, Polri, dan Kejaksaan,” jelasnya.

Amran menyebutkan bahwa Presiden RI secara bangga telah menyampaikan capaian ketahanan pangan ini di forum-forum internasional bergengsi seperti PBB, G20, dan APEC.

Terpilihnya kembali Amran Sulaiman diharapkan mampu semakin memperkuat jejaring alumni Unhas, baik di tingkat nasional maupun global, serta terus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam sektor pangan dan hilirisasi.