Maros. Kameraliputan.com – Pemerintah Kabupaten Maros, melalui Bupati Chaidir Syam, menunjukkan perhatian besar terhadap kondisi pendidikan di daerah terpencil dengan memberikan bantuan untuk “sekolah kolong” di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu.
Bantuan yang diserahkan meliputi:
* Dana pembangunan sebesar Rp300 juta untuk membangun dua ruang kelas permanen.
* Satu unit motor trail pribadi Bupati yang diserahkan kepada Suryadi, guru dan penggagas sekolah tersebut.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Chaidir Syam pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tanggal 5 Mei 2025.
Sekolah kolong ini merupakan kelas jauh dari SDN Inpres 238 Bonto Parang. Sejak tahun 2018, puluhan siswa terpaksa belajar di bawah kolong rumah bekas kandang ayam karena ketiadaan ruang kelas yang layak.
Bupati Chaidir Syam, bersama Kepala Dinas Pendidikan, telah mengunjungi sekolah tersebut pada akhir tahun 2024 dan mengidentifikasi tantangan utama berupa akses jalan yang sulit dan kendala perizinan lahan karena berada di kawasan hutan. Kabar baiknya, izin penggunaan lahan dari Kementerian Kehutanan kini telah keluar, sehingga pembangunan dua ruang kelas permanen dipastikan akan dimulai tahun 2025 ini.
Suryadi, guru yang gigih mengajar di lokasi tersebut sejak 2018, menyatakan sangat terharu dan termotivasi atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Maros. Dedikasinya terlihat dari usahanya menempuh jarak 50 kilometer dari Dusun Bara ke Kota Maros, berangkat dini hari pukul 03.00 Wita bersama istrinya, demi menghadiri upacara Hardiknas dan menerima bantuan tersebut.






