Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Abdul Wahid: Pilkada Damai, Begitu Pentingnya Semangat Persaudaraan
    OPINI

    Abdul Wahid: Pilkada Damai, Begitu Pentingnya Semangat Persaudaraan

    HTBy HTOktober 23, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Makassar | Saat ini umat Islam tengah berada diawal bulan Rabiul Awal 1442 H, dimana bulan ini merupakan waktu yang dipilih oleh Allah sebagai tempat lahirnya sosok manusia teladan yakni Rasulullah saw. empat belas abad yang silam.

    Sejarah mencatat kiprah politik Nabi saw. dimulai dari proses hijrah dari Makkah ke Madinah bersama sahabatnya, salah satu ikhtiar politik yang beliau lakukan kala itu ialah mula-mula “mempersaudarakan” kelompok Muhajirin Makkah dan Anshar Madinah, yang selama ini diketahui belum pernah terjadi, peristiwa yang agung ini kemudian diabadikan di dalam al-Qur’an surah al-Hasyr[59]:9.

    Esensi dari peristiwa persaudaraan tersebut adalah didasari oleh adanya “saling mencintai; sehingga terhindar dari kebencian yang dapat berujung pada disharmonis dalam kehidupan mereka.

    Di samping itu, apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw. dalam mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, karena beliau sangat sadar bahwa tantangan dakwah di masa yang akan datang sangat kompleks dan berat, sehingga memerlukan sinergitas dari semua sahabat baik dari kelompok Muhajirin maupun Anshar.

    Baca:  Ironi di Balik Seragam Khaki: PPPK PW, "Buruh Negara" yang Terlupakan di Ambang Batas Sejahtera

    Begitu pentingnya semangat persaudaraan ini, sehingga Nabi saw. pernah berpesan, “Sesungguhnya seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain”. (HR.Muslim).

    Pesan historis tersebut, jika dihubungkan dalam konteks pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini khususnya di kota Makassar, maka sejatinya seluruh kontestan dapat menjadikannya sebagai inspirasi dalam menghadirkan Pilkada damai, dengan lebih mengedepankan semangat “persaudaraan dibandingkan dengan persaingan dan kepentingan politik”.

    Dengan semangat persaudaraan, maka para kontestan tidak akan saling menjatuhkan apa lagi menyakiti, walau diantara mereka terjadi persaingan untuk meyakinkan masyarakat demi meraih mandat untuk menahkodai kota Makassar lima tahun mendatang.

    Kebutuhan masyarakat kota Makassar terhadap Pilkada damai saat ini semakin mendesak, karena situasi bangsa kita saat ini bisa dikategorikan sedang “sakit”, akibat dari pandemi COVID-19 yang hingga saat ini masih menjadi ancaman serius. Untuk itu, semua komponen bangsa harus tetap kompak dalam menjaga situasi yang aman di tengah masyarakat walau dalam perhelatan Pilkada sekali pun.

    Baca:  Pastikan Logistik 3.600 Pengungsi Terpenuhi, Danny Terjang Banjir Setinggi Dada

    Ajang Pilkada ini harus dijadikan oleh para kontestan sebagai momentum untuk mengedukasi masyarakat secara maksimal bahwa; perbedaan pilihan politik bukanlah sesuatu yang tercela apa lagi dapat merusak nilai persaudaraan.

    Justru sebaliknya perbedaan tersebut harus tetap dalam semangat saling menghormati dan menghargai yang diikat oleh spirit “persaudaraan sesama anak bangsa”, karena yang paling penting dalam sebuah kontestasi ialah terjaganya situasi kamtibmas di tengah  masyarakat.

    Dalam konteks itulah, seluruh kontestan dan tim pendukung diharapkan dapat menghindari berbagai manuver politik yang dapat mengganggu kamtibmas di tengah masyarakat, semaksimal mungkin dapat menerapkan pola komunikasi yang santun yang dalam bahasa al-Qur’an disebut “Qaulan layyina”, sehingga potensi konflik akibat dari persaingan politik dapat diredam.

    Hadirnya situasi yang aman di tengah masyarakat bukan hanya sekadar tanggungjawab Polri, melainkan tanggungjawab dari semua anak bangsa.

    Oleh karena itu, spirit persaudaraan yang lebih dominan diantara para kontestan akan dapat berkontribusi untuk menghadirkan Pilkada yang aman dan damai, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi saw. empat belas abad yang silam.

    Baca:  Maros: Menapaki Jejak 67 Tahun, Merawat Marwah Butta Salewangang

    Jajaran Polri lebih khusus Polda Sulawesi Selatan sudah pasti akan netral dan berkerja secara profesional dalam mengawal perhelatan Pilkada serentak tahun ini, sebab posisi Polri diibaratkan “seperti wasit dalam sebuah pertandingan” untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh tahapan Pilkada khususnya di kota Makassar, hingga penetapan pemenang Pilkada ke depan.

    Polri tidak memiliki kepentingan  kepada siapa pun yang menjadi pemenang Pilkada, namun sesuai sumpahnya dalam Tri Brata, “Setiap anggota Polri akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa dengan penuh ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa”. Untuk itu, Pilkada damai hanya bisa terwujud, apabila semua komponen bangsa khususnya para kontestan dan penyelenggara Pilkada dapat bersinergi dengan baik bersama dengan Polri. (*)

    Oleh: Dr.H.Abdul Wahid, MA
    (Muballigh & Akademisi Makassar)

    Abdul Wahid: Pilkada Damai Begitu Pentingnya Semangat Persaudaraan
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleKembali Polres Pangkep Akan Gelar Operasi Zebra 2020, Ini Tanggal Dimulainya
    Next Article Ini Sosok Polwan Brimob Ikut Bubarkan Massa Anarkis di Kampus UNM

    Berita Lainnya:

    OPINI

    Menjaga Independensi Aparat Penegak Hukum dan Marwah Negara Hukum di Tengah Dugaan Perkara yang Melibatkan Sesama Penegak Hukum

    Juli 11, 2026
    OPINI

    Maros: Menapaki Jejak 67 Tahun, Merawat Marwah Butta Salewangang

    Juli 6, 2026
    OPINI

    Mengakar di Pesisir, Menjaga Masa Depan: Membaca Dampak Iklim Melalui Proyek Ekologis Mahasiswa UMMA

    Juni 12, 2026
    OPINI

    Ironi di Balik Seragam Khaki: PPPK PW, “Buruh Negara” yang Terlupakan di Ambang Batas Sejahtera

    Mei 1, 2026
    OPINI

    Kuota Haji Tambahan: Antara Keselamatan dan Kepastian Norma.

    Januari 27, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
    • SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas
    • KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros
    • GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.