Maros – Program perintisan jalan melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 tahun 2023, akhirnya selesai. Bupati Maros dan Forkopimda menandai penutupan program tersebut dengan menancapkan bendera merah putih diujung jalan yang dirintis.
Para warga, TNI dan Polri bahu membahu merintis jalan sepanjang 4.150 meter, di Dusun Gattareng, Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, itu. Selain jalan juga ada mushalla yang dibangun.
Bupati Maros Chaidir Syam mengaku bahagia dengan selesainya perintisan jalan tersebut. Harapannya, semoga akses ini menjadi awal kebangkitan ekonomi dan akses kesehatan yang lebih baik kedepannya.
“Allhamdulillah, yang awalnya hanya jalan setapak. Kini sudah bisa dilalui mobil. Ini juga menjadi bukti kekompakan TNI-Polri dan masyarakat,” kata Chaidir.
Lanjut Chaidir Syam, dengan selesainya perintisan jalan ini. Berarti pihaknya harus menyiapkan anggaran dari APBD Maros sebanyak Rp5 miliar untuk memperbaikinya.
“Ini kan jalan rintisan sepanjang 4.150 meter. Berarti kami butuh Rp5 miliar untuk perbaikannya,” bebernya.
Namun demikian, mantan ketua DPRD Maros ini mengatakan untuk saat ini. Jalan yang telah selesai dirintis bisa memudahkan akses pemasaran hasil bumi warga.
“Hasil kebun masyarakat itu bagus-bagus seperti kemiri dan cokelat (kakao). Ada juga madu dan juga kopi,” ucap Chaidir.
Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli, Brigjen TNI Budi Suharto, saat menyambangi Gattareng Matinggi, Kamis, 8 Juni 2023, mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat.
Warga setempat juga mengaku sangat bahagia dengan selesainya jalan tersebut. Kini mereka sedikit lebih mudah beraktivitas, dibandingkan dulu yang masih jalan setapak.







