blank

Jalan di Gattareng Selesai Dirintis, Patarai Amir; Semoga Tidak Ada Lagi Orang Sakit yang di Tandu Naik Turun Gunung

blank

Maros – Sejak awal Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros HA Patarai Amir, mengawal lokasi pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 tahun 2023.

Ia bahkan harus menghabiskan waktu di akhir pekan dengan membawa Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros Muhammad Hujairin bersama rombongan untuk berkeliling di Desa Gattareng Matinggi, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, agar program tersebut dilaksanakan disana.

Selain karena akses jalan yang tidak memadai bagi warga untuk memasarkan hasil bumi. Juga lantaran sedih melihat warga sekampungnya harus di tandu berjam-jam naik turun gunung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bukan karena tidak memperdulikan daerah lain. Tapi, memang Dusun terjauh Desa Gattareng Matinggi, ini sangat memprihatinkan. Bahkan Dusun ini merupakan Dusun terjauh dari pusat kota Kabupaten Maros.

Tepat 21 Januari 2023 lalu, ia berkeliling melakukan survei dan hasilnya mereka bersepakat bahwa Dusun Gattareng mengalami kesulitan akses jalan keluar dan masuk. Belum ada infrastruktur yang memadai.

Selain itu kata Patarai, pihaknya sengaja meminta agar program TMMD ditempatkan di Dusun Gattareng. Itu lantaran pelayanan pemerintah belum bisa maksimal dirasakan masyarakat setempat.

Patarai membeberkan bahwa pemerintah daerah menganggarkan Rp1,5 miliar untuk TMMD di Gattareng. Itu dinilainya sudah tepat dan akan sangat bermanfaat.

Pada acara penutupan hari ini, Bupati Maros, Chaidir Syam membeberkan bahwa selanjutnya Pemkab akan melakukan perbaikan, seperti pengerasan dan betonisasi.

“Ini kan jalan rintisan sepanjang 4.150 meter berarti kami butuh Rp5 miliar untuk perbaikannya,” tutur Chaidir.

Patarai Amir pun ikut menjadi saksi kebahagiaan masyarakat Dusun Gattareng, jalan rintisan TNI-Polri dan masyarakat sepanjang 4.150 meter bisa dinikmati.

Kegembiraan itu terlihat jelas saat ia datang bersama Bupati Maros, Chaidir Syam hingga Komandan Korem (Danrem) 141/Toddopuli, Brigjen TNI Budi Suharto dan Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Muhammad Hujairin untuk seremoni penutupan TMMD. Mereka menggunakan sepeda motor trail. Ada juga yang naik mobil.

“Semoga dengan dibukanya akses jalan ini bisa memudahkan masyarakat menjual hasil kebunnya dan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik pula,” harap putra asli Mallawa itu.

Patarai dan pejabat lainnya ikut menancapkan bendera merah putih di titik akhir perintisan jalan.(*yusuf)

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: