Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Indonesia Juara Dunia Konsumsi Mikroplastik, Segera Batasi Untuk Masa Depan Bumi dan Manusia
    NASIONAL

    Indonesia Juara Dunia Konsumsi Mikroplastik, Segera Batasi Untuk Masa Depan Bumi dan Manusia

    RedakturBy RedakturAgustus 22, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Kameraliputan.com, JAKARTA – Indonesia menduduki peringkat teratas dalam konsumsi mikroplastik per kapita di dunia sebanyak 15 gram per bulan, menurut studi X. Zhao dan F. You tahun 2024. Seharusnya ini membuat Pemerintah Indonesia menolak mendukung industri plastik dan mulai membatasi ketat produksi plastik dalam negeri. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Cornell University tersebut memetakan penyerapan mikroplastik di 109 negara berdasarkan model data yang memperkirakan seberapa banyak mikroplastik yang tertelan dan terhirup.

    “Setiap siklus plastik juga melepaskan zat kimia yang berperan seperti hormon manusia. Ada yang kita hirup, ada yang kita makan, bahkan ada yang masuk lewat kontak kulit,” kata Yuyun Ismawati Pendiri Nexus3 Foundation, dalam diskusi webinar LaporIklim bertajuk “Plastik Meracuni Bumi dan Manusia” pada Kamis (21/08/2025).

    Menurut Yuyun, polusi plastik dan krisis iklim tidak bisa dipisahkan karena produksi plastik sepenuhnya bertumpu pada bahan bakar fosil yang menjadi sumber utama emisi karbon. Sementara produksi dan penggunaan plastik meracuni tubuh manusia melalui mikroplastik dan bahan kimia beracun.

    Baca:  Bagikan Sarung, Baju Koko dan Peci, Kalapas Terbuka Kendal ; Ini Rutin Dilakukan Setiap Tahun

    Tak hanya merusak lingkungan, lanjutnya, plastik sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Mikroplastik telah ditemukan dalam paru-paru, darah, bahkan plasenta. Sebuah studi oleh Villarrubia-Gomez et al. (2024), menemukan bahwa ada lebih 13.000 bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia.

    Yuyun juga menyoroti bahwa banyak pigmen, bahan penstabil, dan berbagai macam bahan aditif yang membuat plastik menjadi lembut, kuat, atau elastis. “Ada BPA (bisphenols) yang dikenal ada di seluruh tubuh manusia, ada phthalates yang dijuluki everywhere chemicals, dan PFAS yang disebut bahan kimia abadi,” kata Yuyun.

    Belum Ada Kesepakatan di Forum Global

    Sejak 2022, Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar perundingan global untuk mengakhiri polusi plastik. Sayangnya, hingga dua putaran terakhir di Busan (2024) dan Geneva (2025) gagal mencapai konsensus, terutama karena negara produsen minyak menolak pembatasan produksi plastik.

    Menurut Ahmad Arif, wartawan Indonesia yang dua kali meliput langsung perundingan tersebut, sikap Indonesia cenderung di posisi moderate, artinya tidak tegas menentukan berada di pihak mana, apakah menolak atau mendukung produksi plastik. “Di balik meja perundingan, tarik-menarik kepentingan begitu nyata. Negara-negara produsen minyak menolak pembatasan plastik, sementara negara-negara yang ambisius untuk lingkungan juga keras mendukung pembatasan plastik,” katanya.

    Baca:  Pemkab Maros Menerima Penghargaan Dari KPK RI

    Torry Kuswardono, Direktur Eksekutif PIKUL menambahkan, produk plastik sebenarnya mulai digunakan secara masif sejak abad ke-20 di Amerika Serikat. Sejak awal produksi hingga menjadi limbah yang dibakar, jejak emisi karbonnya sangat besar. Plastik tidak pernah bisa lepas dari bahan bakar fosil.

    Ia menambahkan, total emisi dari plastik ini akan terus meningkat karena pelaku utamanya adalah industri energi fosil yang enggan berubah. “Bahkan dampak emisi gas rumah kaca ini muncul di semua tahap, sejak ekstraksi, penyulingan, hingga plastik menjadi limbah. Proses penguraian yang tidak sempurna juga menghasilkan zat metana yang sangat beracun bagi atmosfer,” katanya.

    Baca:  Nikmati Diskon Tambah Daya Lewat Promo Lebaran Ceria, Hanya dengan Belanja 100 Ribu di Marketplace PLN Mobile

    Sebuah studi dari CIEL menunjukkan bahwa diprediksi pada tahun 2030, emisi karbon yang berasal dari bahan bakar fosil untuk membuat plastik, mencapai 1,34 Gitaton Karbondioksida ekuivalen. Jumlah tersebut bertambah dua kali lipat pada tahun 2050 nantinya.

    “Karenanya, problem plastik harus diatasi dari hulu hingga ke level konsumsi. Apabila di hulu berurusan dengan industri plastik, maka di level konsumsi membahas tentang bagaimana cara kita hidup dengan plastik sehari-hari. Kita perlu mentransformasi cara hidup,” ungkapnya.

    Menurut Torry, persoalan tentang polusi plastik harus diselesaikan dari dua sisi, yaitu hulu dan hilir. Harus ada kontrol global yang bersifat mengikat secara hukum untuk mengendalikan produksi plastik dari produsen. Pengurangan bahan kimia juga perlu dilakukan di level industri melalui kebijakan terkait.

    Sayangnya, pembahasan ini sering alot karena kebijakan-kebijakan terkait kesehatan dan lingkungan dilemahkan oleh kepentingan industri. Perlu ada transparansi dan ketelusuran bahan kimia dalam produk, termasuk paling penting adalah dampaknya bagi kesehatan manusia.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleKenaikan Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB-P2) Sebesar 300 Persen ; ini Kata Andi Sudirman
    Next Article Sinergi Strategis untuk Maros Gemilang: Visi Pembangunan Ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Prabowo Subianto Buka Rakornas Pemerintah Pusat Dan Daerah Tahun 2026 Di Bogor

    Februari 3, 2026
    NASIONAL

    Kemensos Terima Audiensi Gubernur Kalsel

    Januari 27, 2026
    NASIONAL

    Berprestasi di Olahraga Internasional, Personel Ditsamapta Polda Sulsel Tuai Apresiasi Kapolri

    Januari 16, 2026
    NASIONAL

    A. Muzakkir Aqil Memperkuat Jembatan Aspirasi di Maros, Demokrat Hadir untuk Rakyat.

    Januari 8, 2026
    NASIONAL

    Berkunjung ke Biak Barat, Lalita Sosialisasikan Peran Masyarakat Biak dalam Menjaga Keutuhan NKRI

    Desember 14, 2025
    Pos-pos Terbaru
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    • Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.