blank

Chaidir Syam Kembali Usulkan Penerimaan PPPK, Formasi Guru Paling Banyak

blank

Maros – Sesuai janji Bupati Maros, Chaidir Syam, Pemkab Maros masih akan menerima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Hanya saja, formasinya berkurang. Dari 300 orang tahun lalu menjadi “hanya” 200 orang pada 2023. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB mengatakan, hal itu disebabkan terbatasnya kemampuan keuangan daerah.

“Awalnya kami mengajukan 600 tapi daerah cuma mampu mengajukan 200 formasi,” katanya. Tetapi, sergahnya, itu baru usulan. Jumlah pasti akan ditentukan Kemenpan-RB.

Sri Wahyuni pun belum bisa memberi informasi lebih soal penerimaan PPPK untuk 2023. Termasuk soal penganggarannya.

Adik kandung Andi Muhammad Irfan AB, anggota DPRD Sulsel itu menyebutkan formasi yang paling banyak diusulkan adalah guru.

Kabupaten Maros memang masih kekurangan guru berstatus “tetap”. Menurut hitungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkisar 644 guru. Maros masih membutuhkan 574 guru SD dan 70 guru SMP. Terdiri atas 349 guru kelas, 112 guru agama, dan 113 guru olahraga untuk SD. Lalu, masih minus 70 guru berbagai mata pelajaran untuk SMP.

Kekurangan disebabkan banyak guru yang pensiun dan terbatasnya formasi penerimaan PNS dan PPPK pada lima tahun terakhir.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis jadwal seleksi PPPK 2023. Perekrutan dimulai pada 17 September 2023, mendatang.

Pemerintah membuka 572.496 formasi ASN. Terdiri atas 78.862 formasi di instansi pemerintah pusat dan 493.634 formasi di pemerintah daerah.

Formasi terbanyak akan dibuka untuk pelamar dari tenaga non-ASN atau honorer, dengan formasi terbanyak dialokasikan untuk guru dan tenaga kesehatan. Untuk alokasi PPPK di instansi pemerintah pusat sebanyak 49.956 dan di pemerintah daerah sebanyak 296.084 PPPK guru, 154.724 PPPK tenaga kesehatan, dan 42.826 PPPK teknis.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: