
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: NEWS
Makassar | Rektor Universitas Pohuwato (UNIPO) Gorontalo, Imran Kamaruddin, S.S. M.I.Kom. bertemu Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jurnalis Online Indonesia…
Makassar | Menjelang pergantian tahun baru Kapolda Sulsel bersama forkopimda Polda Sulsel melaksanakan patroli skala besar guna melakukan peninjauan situasi…
LUWU UTARA | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Luwu Utara akan menggelar Musda ke-VII pada 28-29 Desember mendatang. Dan…
Bulukumba | Pasangan HA Muchtar Ali Yusuf-HA Edy Manaf memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati Bulukumba, Rabu (9/12). Berdasarkan quick…

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menargetkan realisasi anggaran pada triwulan pertama tahun 2021, sebesar 25 persen dari target pemerintah pusat yang menetapkan pertumbuhan ekonomi nasional, yakni 5,05 persen.
Pasalnya, target realisasi anggaran sulsel tersebut untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah. Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan akan membackup apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Ya kita pokoknya backup apa yang sudah di tetapkan oleh pemerintah,” singkat Nurdin, Selasa (1/12/2020)
Eks Bupati Bantaeng itu, optimis bahwasanya triwulan pertama tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Sulsel bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional
“Pertumbuhan ekonomi secara nasional 5% Ya tentu kita harus ambil di atasnya supaya ya bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Nurdin mengatakan target pencapaian tersebut, bisa ditentukan oleh belanja daerah APBN dan APBD Sulsel serta seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
Lebih lanjut, Nurdin menegaskan kepada seluruh kepala daerah, kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah, untuk segera mempersiapkan program-program yang akan dicanangkan pada 2021.
The post Pemprov Sulsel Target Realisasi Anggaran Triwulan Pertama 25 Persen appeared first on Baca Pesan.

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang berhasil menerapkan transaksi secara digital di semua lini transaksi.
“Kami mengapresiasi seluruh pemerintah daerah di Sulsel. Karena sudah memberikan layanan publik yang baik untuk masyarakat,” ujar Bambang Kusmiarso dalam sambutannya, di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Selasa (1/12/2020).
Bambang mengatakan kolaborasi antara Pemprov Sulsel dengan Bank Sulselbar dalam mendorong transaksi secara digital melalui pembayaran gaji non tunai, pembayaran uang perjalanan sudah non tunai, dan hampir semua dilakukan secara digital.
“Begitu juga kami memberikan apresiasi kepada Bank Sulselbar yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di saat masa pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Seluruh provinsi se-Indonesia, Sulsel masuk di urutan ke tujuh di tahun 2020 mengenai penggunaan digitalisasi. Kedepannya, BI targetkan menjadi terdepan dalam melakukan transaksi secara digital.
“Dengan sistem digitalisasi di pemerintahan, akan mendorong pertumbuhan ekonomi baik di Sulsel maupun secara nasional. Semoga Sulawesi Selatan selalu di depan,” tutupnya.
The post BI Apresiasi Pemprov Sulsel Terapkan Transaksi Digital appeared first on Baca Pesan.

MAKASSAR, BACAPESAN.COM- Kunjungan Pejabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin didua Kecamatan yakni Kecamatan Panakukkang dan Kecamatan Biringkanaya, Rabu (24/11/2020).
Dalam kunjungan kerja tersebut Prof Rudy langsung berdialog dengan warga tentang pelayanan yang diterima saat mengurus kartu keluarga dan KTP.
Kunjungan kerja Prof Rudy didua Kecamatan selain untuk bersilaturahim dengan segenap unsur pemerintahan di kecamatan,sekaligus memastikan pelayanan dan pengambilan KTP yang selama ini terpusat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Makassar sudah kembali lagi di kantor kecamatan.
“Hal ini kita lakukan agar warga masyarakat tidak lagi datang untuk antri, sehingga menimbulkan kerumunan orang banyak sampai sampai berjubel hanya untuk mengambil KTPnya saja,” ucap Rudy saat berada di kantor Kecamatan Biringkanayya
Pj Walikota mengatakan saat dirinya berkunjung ke kantor discapil Makassar untuk melihat bagaimana pelayanan KTP, banyak keluhan warga yang diterimanya, mereka kesulitan untuk datang mengurus surat surat kependudukannya di karenakan jarak ke kantor Disdukcapil jauh.
“Kemarin saya berkunjung ke discapil untuk melihat melihat pelayanan disana, ternyata ada penumpukan warga, karena mereka harus antri mengambil KTP, setelah kemarin kita rapat bersama para camat, kepala dinas, dan berkonsultasi ke Dirjen, akhirnya diputuskan, pembagian KTP di kembalikan lagi ke kecamatan supaya warga tidak lagi antri mengambil KTP-nya,” tutur Rudy.
Prof. Rudy menambahkan sebelumnya pelayanan KTP dimakassar hanya ada di dua tempat, yakni di kantor Dukcapil dan PTSP yang berada di Balaikota.
“Bayangkan dari seluruh wilayah Makassar, cuma ada dua pengambilan KTP yakni di dukcapil dengan di PTSP, sekarang cukup di kecamatan saja dan tidak ada aktifitasi lagi, karena datanya sudah online, kalau bisa kita mudahkan pelayanan, kenapa kita tidak mudahkan,” ucap Prof. Rudy.
Ia berharap selanjutnya pengambilan KTP yang sudah jadi tidak hanya dilakukan di kantor kecamatan saja, namun bisa juga diambil di kantor kelurahan dimana tempat tinggal warganya.
“Jika perlu warga yang KTP sudah jadi tidak usah datang ke kantor camat atau kelurahan KTP nya dapat diantarkan langsung kerumah warga yang bersangkutan,” pungkasnya.
The post Pj Walikota Makassar Pastikan Pelayanan e-KTP Kembali ke Kecamatan appeared first on Baca Pesan.

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Rencana dibukanya kembali belajar tatap muka di Sulawesi Selatan, Gunernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan ada aturan yang harus dipenuhi pihak sekolah.
Nurdin mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Sulsel, sedang menunggu kesiapan dari pihak sekolah yang ingin melakukan belajar tatap muka.
“Saya kira jelas aturan yang coba kita bangun. Yang pertama adalah kita menunggu kesiapan sekolah. Jadi kepala sekolah sendiri yang menyiapin dan melaporkan kepada kita terkait kesiapannya. Kedua persetujuan orang tua. Ketiga persetujuan para pemimpin daerah,” ujar Nurdin, Rabu (25/11/2020).
Selain itu, Pemprov Sulsel akan melaksanakan swab massal bagi para guru-guru di Sulsel untuk memastikaan bahwa mereka dalam keadaan sehat.
Nurdin mengungkapkan anggaran swab massal tersebut, diambil dari uang rakyat yang dikelolah, yang nantinya akan dimanfaatkan untuk swab.
“Kenapa selalu tanyakan anggaran? Sulsel inikan kita dari dulu tidak pernah berbayar. Rakyat punya duit yang kita kelola. Ini yang akan kita manfaatkan untuk swab,” ungkapnya.
The post Jelang Belajar Tatap Muka, NA: Sekolah Harus Penuhi Aturan appeared first on Baca Pesan.

MAMUJU, BACAPESAN.COM— Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat tahun 2020 berhasil menjadikan Provinsi Sulbar sebagai salah satu badan publik yang masuk dalam kategori “Menuju Informatif”.
Untuk kategori tersebut, Provinsi Riau dengan nilai 89,84, Provinsi Papua dengan nilai 89,60, Provinsi Kalbar dengan nilai 89,48, Provinsi Kalteng dengan nilai 89,34 dan Provinsi Sulbar dengan nilai 81,82.
Penyampaian tersebut disampaikan oleh Ketua KI Pusat, Gede Narayana dalam laporan monev Keterbukaan Badan Publik di depan Wapres, Ma’ruf Amin di Kediaman Wapres, Rabu, (25/11/2020), dan diikuti secara virtual oleh Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar didampingi Kepala Dinas Kominfopers, Safaruddin dari ruang oval Kantor Gubernur Sulbar.
Disampaikan, berdasarkan rentangan penilaian monev BP tahun 2020 yang dilaksanakan oleh KI pusat melibatkan delapan juri dari kalangan akademisi, peneliti, penggiat keterbukaan informasi dan media massa.
Untuk setiap kategori, informatif dengan nilai 90-100, menuju informatif dengan nilai 80-89,9, cukup informatif hanya bernilai 60-79,9 (termasuk rendah keterbukaan informasinya), kurang informatif dengan nilai 40-59,9, dan tidak informatif dengan nilai 0-39,9.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, sebagai upaya mendorong keterbukaan informasi publik diperlukan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, seperti untuk anggaran penyediaan infrastruktur yang memadai dari dana APBD hingga pelaksanaan program-program pelayanan informasi publik untuk mengoptimalkan peran komisi informasi di masing-masing daerah.
“Bagi yang memperoleh kualifikasi sebagai badan publik informatif, saya meminta untuk tetap mempertahankan visi, menjaga, serta mengembangkan kualitas pelayanan publik agar semakin baik, dan Kepada Badan publik dengan kualifikasi “Menuju Informatif”, saya juga berharap agar di tahun mendatang dapat memenuhi kualifikasi menjadi badan publik yang informatif,” harap Ma’ruf.
Terkait kategori “Menuju Informatif” yang telah diterima oleh Provinsi Sulbar, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar sangat mengapresiasi hal tersebut.
“Kita sudah sangat bersyukur, tahun 2020 ini Sulbar masuk kategori “Menuju Informatif” dengan berada di posisi rangking kelima untuk pemerintahan provinsi, ini adalah yang pertama kalinya,” ujar Enny.
Mantan anggota DPR RI itu menyampaikan harapan di tahun 2021 dapat masuk kategori Informatif.
“Sulbar harus lebih maju lagi, harus mengevaluasi segala kekurangan yang ada dan merencanakan target-target kedepannya. Saya harapkan kerjasama semua pihak, terkhusus kepada rekan-rekan kominfo dan media, kita harapkan Sulawesi Barat mencapai sesuai target di 2021. Insya Allah saya yakinkan 2021 kita bisa Informatif. Mari kita mengevaluasi kekurangan kita, apa yang kurang kita perbaiki dan apa yang sudah kita raih dengan baik untuk bagaimana selanjutnya kita tingkatkan lagi,” kata Enny
Sementara itu Kepala Dinas Kominfopers, Safaruddin Sanusi yang juga sebagai PPID Utama mengucapkan rasa syukur serta terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi bersama atas pencapaian kategori yang diraih Provinsi Sulbar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada komisi informasi pusat dan menteri dalam negeri yang telah memberikan penilaian objektif kepada Sulbar dan pembinaannya selama ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulbar dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur termasuk atasan PPID yaitu Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, serta tak lupa juga saya harus mengucapkan terima kasih kepada seluruh kolaborasi bersama PPID pembantu yang ada di OPD-OPD, terima kasih juga kepada kawan-kawan media yang telah menyebarluaskan informasi, kolaborasi ini yang sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi yang aktual, Insya Allah dengan kategori “Menuju informatif” tahun ini, di 2021 harus meraih target kategori Informatif,” terang Safaruddin.
Sekedar diketahui, kategori “Menuju Informatif” yang telah diraih tahun ini berhasil melompati dua kategori yaitu tidak informatif dan cukup informatif, karena saat PPID terbentuk 2020, masih dalam kategori Tidak Informatif. (*)
The post Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, Sulbar Raih Kategori “Menuju Informatif” appeared first on Baca Pesan.
MAKASSAR | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar peroleh sertifikasi sebagai lembaga Pengelola zakat patuh syariah dari Dirjen Bimas…