Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Aksi Teror Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Bakar Rumah Tempat Ibadah, Tewaskan Empat Warga Sigi
    DAKWAH

    Aksi Teror Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Bakar Rumah Tempat Ibadah, Tewaskan Empat Warga Sigi

    blankBy November 30, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Indonesia. Satu keluarga di dusun Tokolemo Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh dengan keji oleh kelompok yang diduga Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Aksi pembunuhan yag terjadi pada Jumat (27/11) lalu pada 09:00 WITA merenggut empat nyawa dari satu keluarga yang semuanya beragama Kristen.

    Berdasarkan keterangan dari Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso yang dilansir oleh Tirto.id memastikan pelaku kekerasan tersebut diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berbasis di Poso.

    “Dari keterangan saksi yang melihat langsung saat kejadian yang kita konfirmasi dengan foto-foto, DPO MIT Poso, ada kemiripan,” demikian keterangan Baso dilansir oleh Tirto.id.

    Baca:  Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Dilansir CNN Indonesia, Setara Institute menyebut kelompok yang melakukan aksi pembunuhan terhadap 4 warga di Kabupaten Sigi tersebut adalah Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang belum berhasil ditumpas Satgas Tinombala. Secara letak geografis, Kabupaten Sigi bersebelahan dengan Kabupaten Poso dan masih menjadi lingkup teritori MIT melancarkan aksi terornya.

    Pada aksi teror yang terjadi pada Jumat kemarin, MIT secara keji membunuh Naka, Pedi, Yasa, Pinu yang semuanya beragama Kristen. Tidak hanya itu, kelompok teroris MIT juga membakar pemukiman warga yang menghancurkan enam rumah warga, dan satu rumah tempat pelayanan ibadah warga.

    Riwayat kekejaman kelompok MIT ini bukan baru kali ini terjadi. Dalam penelitian yang secara khusus dilakukan oleh Institut Mosintuwu yang berbasis di Poso, Sulawesi kelompok Mujahidin Indonesia Timur melakukan aksi pembunuhan kejinya secara acak, tanpa memandang agama atau suku.

    Baca:  Terkait Aksi Teror di Sigi, Ustadz Ahong: Jika Ada Pendakwah yang Suka Mencaci-Maki dan Provokasi, Segera Tinggalkan

    Pada periode Januari sampai November tahun 2020, kelompok MIT telah membunuh empat orang warga kabupaten Poso. Pada 8 April 2020, kelompok MIT melakukan pembunuhan pada Daeng Tapo dan pada 19 April 2020 merenggut nyawa Ajeng, yang keduanya adalah Muslim. Selanjutnya, pada 8 Agustus 2020 mereka membunuh Agus Balumba yang beragama Kristen. Pada 3 September 2020, mereka juga membunuh Wayan Astika yang beragama Hindu.

    Lebih jauh lagi, menurut Institut Mosintuwu, rangkaian teror yang dilakukan oleh MIT ini menimbulkan rasa tidak aman bagi para petani, terutama mereka yang tinggal di area perkebunan pinggir hutan. Akibatnya, ratusan hektar kebun di wilayah Kabupaten Poso ditinggalkan.

    Baca:  Film Islam dan Migrasi Luar Negeri: Pencarian Spiritual atau Narsisme Muslim Kelas Menengah?

    Masih dari rilis Institut Mosintuwu, petani ada dalam posisi terjepit. Mereka dicurigai oleh polisi sebagai bagian dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur. Sementara di sisi lain, petani dicap sebagai banpol (bantuan polisi) oleh kelompok MIT sehingga mereka terjebak pada posisi yang serba sulit. Padahal keberadaan petani sangat vital sebagai garda pertama ketahanan pangan masyarakat Sulawesi Tengah. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini pangan merupakan sumber utama bertahan di masa sulit.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleIshlāh dalam Al-Qur’an: Upaya Mengatasi Elegi Konflik Sosial
    Next Article Tudingan Berkonspirasi dengan PT DMS, Kepala Syahbandar Molawe: Itu Fitnah

    Berita Lainnya:

    DAKWAH

    Gelombang Dukungan Terus Mengalir Kepada Muh. Ridwan Yusuf Sebagai Calon Ketua Pada Konferwil Ansor Sulsel

    Januari 25, 2026
    DAKWAH

    Maros Siap Sambut Ulama Internasional Syekh Fadi, Fokus Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

    Juli 17, 2025
    DAKWAH

    Marjan Massere Hadiri Pembukaan MTQ Antar Dusun Se-Desa Damai Kec.Tanralili

    Maret 7, 2025
    DAKWAH

    Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    November 22, 2024
    DAKWAH

    Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Juli 28, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.