MAROS, Kamera Dakwah – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Maros bersiap menggelar kajian Islam akbar yang akan menghadirkan ulama internasional asal Lebanon, Syekh Fadi Fouad Alameddine. Bertema “Menanamkan Moderasi Beragama pada Generasi Islam,” kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman moderasi di kalangan umat, khususnya generasi muda.
Kajian istimewa ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025, bertempat di Masjid Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin.
Ketua PHBI Maros, Farid Wajedy, mengungkapkan bahwa kehadiran Syekh Fadi merupakan sebuah langkah strategis untuk memberikan pencerahan mendalam tentang pentingnya moderasi dalam beragama. “Beliau sangat cocok mengisi kajian ini karena pengalaman dan latar belakang ilmunya yang kuat,” ujar Farid pada Selasa, 15 Juli 2025. “Harapannya, materi yang disampaikan dapat membangkitkan semangat belajar agama sekaligus menanamkan nilai toleransi kepada masyarakat.”
Syekh Fadi Fouad Alameddine sendiri dikenal sebagai ulama dengan pengalaman internasional yang kerap mengisi ceramah di berbagai negara, membawa perspektif global dalam dakwahnya.
Farid Wajedy, atau yang akrab disapa “Ustaz Gaul,” menjelaskan bahwa tema moderasi sengaja diangkat untuk membangkitkan kesadaran generasi muda Islam agar senantiasa mengingat perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam semangat dakwah yang penuh kesejukan dan jauh dari ekstremisme.
“Kami ingin anak-anak muda, khususnya santri dan siswa, menjadi generasi yang tidak hanya kuat secara ilmu agama tetapi juga mampu menjaga sikap moderat dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Kegiatan ini terbuka luas untuk masyarakat umum, orang tua siswa, serta seluruh santri Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin. Guna memastikan jangkauan yang lebih luas, PHBI Maros juga akan menyediakan siaran langsung melalui media sosial resmi mereka, memungkinkan lebih banyak orang untuk mengikuti kajian berharga ini dari mana saja.
“Semoga kajian ini menjadi awal yang baik untuk menghadirkan program-program serupa ke depannya,” pungkas Farid Wajedy, penuh harap.







