
Berlokasi di lingkungan Dusun Kuri Lompo, sekolah ini membagikan puluhan paket kebutuhan pokok kepada warga sekitar yang kurang mampu. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata di masyarakat.
Keikhlasan dari Program “Jumat Berinfak”
Menariknya, paket sembako yang dibagikan bukan berasal dari dana operasional sekolah, melainkan murni dari hasil Program Infak Jumat. Program ini rutin dilaksanakan setiap pekan, di mana para siswa dan guru menyisihkan sebagian rezeki mereka secara ikhlas.
Sebanyak 24 paket sembako berhasil dikumpulkan dan dikemas secara gotong royong oleh para siswa dan guru di sela-sela kegiatan Pesantren Kilat.

Membangun Karakter Melalui Berbagi
Kepala Sekolah UPT SDN 80 Kuri Lompo, Juliana Jahjaddin, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk jiwa sosial anak didik sejak usia dini.
“Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa berbagi itu indah. Meskipun sederhana, semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi warga,” ungkap Juliana.
Beliau juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah dengan warga Dusun Kuri Lompo. Melalui interaksi langsung saat pembagian sembako, siswa diajak untuk melihat langsung kondisi sosial di sekitar mereka dan mensyukuri apa yang mereka miliki.
Poin Utama Kegiatan:
-
Waktu Pelaksanaan: Rabu, 11 Maret 2025.
-
Lokasi: Lingkungan Dusun Kuri Lompo.
-
Sumber Dana: Infaq sukarela siswa dan guru setiap hari Jumat.
-
Jumlah Bantuan: 24 Paket Sembako.
-
Agenda Pendukung: Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat Ramadan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias. Senyum bahagia terpancar baik dari para siswa yang memberi maupun warga yang menerima, mempertegas pesan bahwa Ramadan adalah bulan penuh cinta dan kepedulian.






