Kameraliputan.com, Maros – Di tengah kesibukan Kota Turikale, ibu kota Kabupaten Maros, terdapat sebuah objek wisata yang unik dan menarik bernama Pantai Tak Berombak, yang lebih dikenal dengan singkatan PTB. Meskipun namanya mengandung kata “pantai”, PTB Maros bukanlah pantai asli yang terhubung langsung dengan laut—melainkan sebuah kolam buatan yang luas, didesain menyerupai pelabuhan, dan diatur rapi sebagai tempat berkumpulnya pedagang makanan. Tempat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata kuliner terpopuler di tengah kota, menarik warga lokal dan wisatawan dengan suasana yang nyaman dan beragam hidangan lezat.
Lokasi PTB Maros berada tepat di Lingkungan Kassi Lama, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, menjadikannya sangat mudah dijangkau oleh warga kota dan pengunjung dari daerah sekitar. Kolam buatan ini didesain dengan konsep pelabuhan, dengan bangunan dan tata letak yang rapi sehingga menciptakan suasana yang menyenangkan. Sejak mulai dibuka dan diresmikan oleh Bupati Maros Hatta Rahman pada 20 Maret 2013, PTB Maros telah mengalami perkembangan pesat dan menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati makanan.
Sebagai wisata kuliner, PTB Maros menawarkan beragam pilihan hidangan yang khas dan lezat. Di sini, pengunjung bisa menemukan makanan khas Sulawesi Selatan seperti coto makassar, konro bakar, pallu butung, dan juga makanan lain yang lebih umum seperti ayam bakar, sate, dan minuman segar. Setiap pedagang ditempatkan di tempat yang teratur, sehingga pengunjung bisa dengan mudah menjelajahi dan memilih hidangan yang diinginkan. Suasana di PTB juga sangat nyaman, terutama pada sore hingga malam hari, ketika udara menjadi sejuk dan lampu-lampu yang dipasang di sekitar kolam menciptakan nuansa yang romantis dan menyenangkan.
Selain sebagai tempat menikmati makanan, PTB Maros juga berperan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat. Banyak keluarga, teman, atau pasangan yang datang ke sini untuk bersantai, berbicara, dan menghabiskan waktu luang. Tempat ini juga sering digunakan untuk acara-acara masyarakat kecil seperti pesta ulang tahun atau pertemuan kelompok, menjadikannya bagian dari kehidupan sosial warga Maros. Keunikan konsep kolam buatan yang menyerupai pelabuhan juga menjadikan PTB Maros sebagai spot foto yang populer, dimana pengunjung bisa menangkap momen indah dengan latar belakang kolam dan bangunan yang menarik.
Kesimpulannya, Pantai Tak Berombak (PTB) Maros adalah contoh inovasi dalam pengembangan wisata kuliner di tengah kota. Meskipun bukan pantai asli, konsep kolam buatan yang didesain menarik dan kumpulan pedagang makanan yang beragam telah menjadikannya destinasi yang populer. Sejak diresmikan pada tahun 2013, PTB Maros tidak hanya memberikan kesenangan bagi pengunjung melalui makanan lezat, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan bagian dari identitas wisata Kabupaten Maros.







