Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran Kandea Makassar

    Agustus 22, 2026

    RRI dan SMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi

    Agustus 22, 2026

    Semarak HUT RI ke-81, Disdikbud Kabupaten Maros Gelar Berbagai Lomba

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Sebuah Malam di Urip Sumohardjo: Ketika Pemimpin Turun ke Pelukan Massa
    SOROT

    Sebuah Malam di Urip Sumohardjo: Ketika Pemimpin Turun ke Pelukan Massa

    RedakturBy RedakturSeptember 3, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAKASSAR, Kameraliputan.com – Jalan Urip Sumohardjo di Kota Makassar bergemuruh. Bukan oleh suara kendaraan yang berlalu-lalang, melainkan oleh seruan massa aksi yang memenuhi aspal, menyuarakan aspirasi dan kegelisahan yang telah lama bersemayam. Ketegangan membayang di udara, gema ketidakpuasan berpadu dengan keprihatinan yang mendalam. Sebab, di balik lautan spanduk dan orasi yang membakar, ada cerita pilu yang mengalir: korban jiwa telah jatuh, meninggalkan luka yang menganga di hati masyarakat Sulawesi Selatan.

    Di tengah hiruk-pikuk itu, sebuah pemandangan tak terduga muncul. Sosok Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melangkah maju. Tidak dari balik barikade keamanan atau mimbar yang tinggi, melainkan langsung ke tengah-tengah kerumunan yang semula penuh amarah. Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu, bak setetes embun di padang gersang, seketika mengubah dinamika suasana. Decak kagum dan keheningan singkat menyelimuti, seolah memberi ruang bagi pemimpin untuk mendekat, bukan sebagai penguasa, melainkan sebagai bagian dari mereka.

    Baca:  HPPMI Maros Kom. UNM Mendukung Penuh tindak Tegas Kepolisian Polsek Kec. Lau

    Wajah Gubernur Andi Sudirman memancarkan ketenangan namun sarat keprihatinan. Dengan suara yang jelas dan tegas, namun tanpa sedikit pun nada menggurui, ia berbicara. “Sudah ada korban jiwa, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri. Mari kita jaga Sulsel tetap aman dan damai,” pesannya, menyentuh inti kepedihan kolektif yang dirasakan. Ia tahu, di tengah emosi yang meluap, kata-kata penenang dan seruan untuk menahan diri adalah hal yang esensial.

    Lebih dari sekadar menenangkan, kehadiran Gubernur malam itu adalah upaya dialogis. Ia tidak hanya memberi pesan, tetapi juga membuka telinga, mendengarkan setiap aspirasi yang disampaikan. Keberaniannya untuk turun langsung, berinteraksi tanpa sekat, menjadi jembatan komunikasi yang selama ini mungkin terasa jauh. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas di setiap wilayah, mengutamakan ketertiban, dan keamanan bersama, sebagai prasyarat bagi kemajuan daerah.

    Baca:  Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Handayani, Irham Tompo Soroti Kesulitan Pendaftaran My Pertamina bagi Masyarakat.

    Pantauan di lapangan menunjukkan, sentuhan langsung dari Gubernur Andi Sudirman terbukti menjadi katalisator. Atmosfer yang tadinya tegang perlahan melunak, amarah mulai mereda, berganti dengan keinginan untuk berdialog. Suasana aksi tetap kondusif, menandakan bahwa keberanian seorang pemimpin untuk menemui langsung rakyatnya, mendengarkan, dan berbicara dari hati ke hati, memiliki kekuatan luar biasa dalam meredakan gejolak sosial.

    Sebelum beranjak, Gubernur Andi Sudirman kembali menegaskan komitmen bersama untuk masa depan Sulsel. “Kita semua mencintai daerah ini. Mari kita rawat kedamaian, saling menghormati, dan menjaga persatuan demi masa depan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” terangnya, meninggalkan pesan yang kuat tentang persatuan dan harapan.

    Baca:  Diduga Selewengkan Dana Desa, Bendahara Desa Tunikamaseang Diperiksa Polisi

    Malam itu, di Jalan Urip Sumohardjo, bukan hanya sebuah aksi unjuk rasa yang berlangsung, melainkan sebuah demonstrasi kepemimpinan yang berempati. Andi Sudirman Sulaiman tidak hanya menjadi seorang pemimpin, tetapi juga seorang pendengar, seorang penenang, dan seorang penyeru persatuan, di saat Sulawesi Selatan sangat membutuhkannya. Sebuah pelajaran berharga tentang kekuatan empati dan komunikasi langsung dalam meredakan gejolak sosial, dan merajut kembali harapan untuk Sulawesi Selatan yang damai dan bersatu.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleMerajut Keadilan, Membangun Kembali: Kisah Restorative Justice Kejari Maros
    Next Article Meneguhkan Demokrasi, Menjaga Kedamaian, dan Membangun Konsensus Nasional: Sebuah Refleksi dari Istana

    Berita Lainnya:

    SOROT

    Antrian Solar di Maros, SMSI Kab.Maros: Antara Penjelasan Resmi dan Realita di Aspal!

    Juli 11, 2026
    SOROT

    Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Pengeroyokan Pasien RS Wahidin, BMKI Desak Propam Periksa Penyidik Polda Sulsel

    Juli 11, 2026
    SOROT

    Perangi Budaya Buang Sampah di Sungai: Panggilan Bersama dari Ketua PC GP Ansor Maros

    April 9, 2026
    HUKUM

    Polres Maros Musnahkan Ratusan Gram Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus

    Desember 6, 2025
    SOROT

    Rapat Dengar Pendapat Soroti Lambatnya Pembangunan Perumahan Subsidi di Maros Akibat Akses Jalan Ditutup

    Mei 15, 2025
    Pos-pos Terbaru
    • Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran Kandea Makassar
    • RRI dan SMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi
    • Semarak HUT RI ke-81, Disdikbud Kabupaten Maros Gelar Berbagai Lomba
    • Damkar Maros Bantu Warga Cari HP Jatuh ke Selokan di Jalan Baru Mamminasata
    • Rumah Panggung di Mandai Maros Terbakar, 3 Armada Damkar Turun Tangan
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026973 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026825 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026973 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026825 Views
    Our Picks

    Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran Kandea Makassar

    Agustus 22, 2026

    RRI dan SMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Perkuat Kompetensi Jurnalis dan Jernihkan Informasi

    Agustus 22, 2026

    Semarak HUT RI ke-81, Disdikbud Kabupaten Maros Gelar Berbagai Lomba

    Agustus 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.