Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketua I PMII Makassar Mengecam Pelaksanaan Pelantikan Yang Mengatasnamakan Pengurus Cabang (PC) PMII Makassar!

    Oktober 24, 2026

    Menyemai Bakat, Menjaring Minat Siswa SMPN 15 Makassar untuk Raih Prestasi

    Oktober 23, 2026

    Wagub Sulsel Usulkan Rapat Forkopimda Rutin, Antisipasi Persoalan Strategis Daerah

    Oktober 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Senja Damai di Butta Salewangang: Ketika Chaidir Syam Memegang Mikrofon di Tengah Asap Ban
    NEWS

    Senja Damai di Butta Salewangang: Ketika Chaidir Syam Memegang Mikrofon di Tengah Asap Ban

    RedakturBy RedakturSeptember 1, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – fajar di Butta Salewangang menyingsing dengan getaran yang berbeda. Bukan getaran gempa, melainkan resonansi keresahan yang telah lama bergejolak di hati sebagian warga Maros. Siang Itu, ribuan massa telah berkumpul, spanduk-spanduk berisi tuntutan melambai di udara, dan orasi-orasi mulai memecah kesunyian Jalan Trans Sulawesi. Mereka bukan datang untuk mencari kerusuhan, melainkan mencari telinga yang mau mendengar.

    aksi unjuk rasa ini telah menjadi pemandangan yang tak biasa namun tertib. Para demonstran, yang didominasi oleh mahasiswa, petani, dan perwakilan masyarakat adat, meluapkan keresahannya di sejumlah titik strategis. Dari persimpangan jalan menuju kantor bupati, hingga di depan ikon-ikon kota, suara mereka lantang meminta keadilan atas harga pangan yang melambung, infrastruktur yang kurang merata, dan janji-janji pembangunan yang terasa mandek. Api semangat mereka membara, namun bukan untuk membakar, melainkan untuk menerangi.

    Puncak dari aksi ini terjadi menjelang sore hari. Gelombang massa bergerak menuju gedung DPRD Maros. Bukan dengan paksaan, melainkan dengan gelombang tekad yang terorganisir, mereka memasuki ruang rapat paripurna yang biasanya steril dari hiruk pikuk jalanan. Di sana, di meja-meja bundar dan kursi-kursi empuk yang biasanya diduduki para legislatif, para demonstran bergantian memegang mikrofon. Mahasiswa berbicara tentang masa depan, petani meratapi nasib lahan mereka serta kesulitan ekonomi keluarga. Suasana tegang, namun anehnya, tidak ada kerusuhan. Yang ada hanya desakan kebenaran dan kejujuran. Para anggota DPRD, yang tampak sedikit terkejut, mendengarkan, beberapa dengan ekspresi serius, yang lain dengan tatapan memahami.

    Baca:  Hari Terakhir Safari Ramadan Pemkot Makassar, Ini Pesan Membangun Sekda Kota Makassar Mario Said

    Ketika matahari mulai condong dan hawa panas kian menyengat, diskusi kemudian berlanjut di jalan, tepat di depan kantor DPRD. Ini adalah pemandangan yang tak akan mudah dilupakan. Ratusan orang duduk bersila di aspal panas, di antara terik matahari yang menyengat dan kepulan asap hitam dari beberapa ban bekas yang dibakar sebagai simbol perjuangan. Aroma karet terbakar bercampur dengan keringat dan gema semangat. Di tengah pusaran energi itu, ada satu sosok yang kemudian mengambil mikrofon.

    Itu adalah Bupati Maros, Chaidir Syam. Beliau tidak berdiri di atas mimbar, apalagi di balik barikade pengaman. Chaidir Syam duduk bersila di tengah massa, sama seperti yang lain, memegang erat mikrofon di tangannya. Wajahnya menunjukkan kelelahan, namun matanya memancarkan ketenangan.

    Baca:  Danny Duduk Bersama Ormas Islam Bahas Pelaksanaan Shalat Idul Adha

    “Saudara-saudaraku sekalian,” suara Bupati Chaidir Syam mengalun tenang, “Hari ini Forkopimda hadir lengkap. Ada Bapak Kapolres, Bapak Dandim, hingga Bapak Ketua DPRD Maros. Kami semua di sini bukan untuk menghalau, bukan untuk membungkam, melainkan untuk menemani kalian menyampaikan segala tuntutan. Kami ada di sini, bersama kalian.”

    Beliau kemudian menatap satu per satu wajah yang ada di hadapannya, dari mereka yang berteriak lantang hingga yang hanya menunduk dalam diam. “Terima kasih,” lanjut Chaidir, suaranya sedikit bergetar, “Terima kasih atas ketertiban dan kedewasaan kalian. Kita semua mencintai Maros. Kami siap mendengarkan dan menyampaikan segala aspirasi yang telah kalian sampaikan hari ini, dan akan kami tindak lanjuti semaksimal mungkin.”

    Kata-kata itu, diucapkan langsung dari hati seorang pemimpin yang memilih untuk turun ke jalan, duduk bersama rakyatnya, terasa menyejukkan di tengah bara api aspirasi. Tidak ada janji muluk dalam pidatonya, hanya komitmen untuk mendengarkan dan bertindak.

    Baca:  Jenguk NA, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Bahas Sulsel

    Aksi unjuk rasa yang dimulai dengan gelora emosi itu akhirnya selesai dengan tenang, menyisakan jejak asap ban yang perlahan memudar dan secercah harapan. Suasana Maros yang kondusif, bahkan setelah demonstrasi besar, membuat masyarakat bahagia. Hafid Ganing, salah seorang warga yang sejak siang ikut menyaksikan jalannya aksi, tak bisa menyembunyikan senyumnya. “Senang sekali melihat kebersamaan seperti ini di Butta Salewangang,” ujarnya, matanya merefleksikan pantulan senja. “Ada yang berunjuk rasa, meluapkan keresahan, tapi semua dilakukan dengan damai. Ini Maros, ini kita. Membuktikan bahwa dialog itu selalu lebih baik daripada kerusuhan.”

    Di tengah asap ban yang perlahan menghilang dan pantulan cahaya senja di jendela gedung DPRD, Maros telah menjadi saksi bahwa demokrasi bisa berjalan setenang air sungai, meski terkadang harus melalui bebatuan terjal, asalkan ada jembatan komunikasi yang dibangun di atas dasar saling percaya dan mencintai tanah kelahiran.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleMenjaga Marwah Demokrasi: Bupati Maros Ingatkan, ‘Demo Boleh, Anarkis Jangan!’
    Next Article Sejarah Baru di Maros: Dari Podium ke Aspal, Forkopimda Duduk Bersila Bersama Rakyat

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi

    Agustus 28, 2026
    DAERAH

    Makassar Racing : Menghadiri Undangan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (BAKESBANGPOL) Membahas Rencana Pembangunan Sirkuit Kota Makassar Di Kantor Gubernur

    Agustus 26, 2026
    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    NEWS

    Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya

    Juli 30, 2026
    NEWS

    Bursa Direktur LKBH Maros Resmi Menghangat, Perempuan Jadi Pendaftar Pertama

    Juli 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Ketua I PMII Makassar Mengecam Pelaksanaan Pelantikan Yang Mengatasnamakan Pengurus Cabang (PC) PMII Makassar!
    • Menyemai Bakat, Menjaring Minat Siswa SMPN 15 Makassar untuk Raih Prestasi
    • Wagub Sulsel Usulkan Rapat Forkopimda Rutin, Antisipasi Persoalan Strategis Daerah
    • PWI Sulsel Tunjuk 4 Plt Ketua Daerah, Siapkan Konferensi Cabang
    • Tak Ada Lagi Jalan Berlubang dan Debu, Gubernur Andi Sudirman Resmikan Jalan Burung-Burung–Bili-Bili
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026831 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026831 Views
    Our Picks

    Ketua I PMII Makassar Mengecam Pelaksanaan Pelantikan Yang Mengatasnamakan Pengurus Cabang (PC) PMII Makassar!

    Oktober 24, 2026

    Menyemai Bakat, Menjaring Minat Siswa SMPN 15 Makassar untuk Raih Prestasi

    Oktober 23, 2026

    Wagub Sulsel Usulkan Rapat Forkopimda Rutin, Antisipasi Persoalan Strategis Daerah

    Oktober 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.