Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, GPMB Maros Kembali Dinobatkan Terbaik Tahun 2026

    November 1, 2026

    Harmin Thomaru Ketua SMSI Maros Lulus UKW Jenjang Muda, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi

    Oktober 31, 2026

    Sekum DPD PERADI Profesional Maros : Maraknya Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dan Perempuan Di Maros, DPMD Jangan Tutup Mata! Desa Harus Dievaluasi, Perlindungan Anak Bukan Sekedar Formalitas Administrasi

    Oktober 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • DAERAH
    • NASIONAL
    Beranda » Sikap Bupati Maros soal Jokowi Kritik Penangkaran Kupu-kupu Bantimurung
    PEMERINTAH

    Sikap Bupati Maros soal Jokowi Kritik Penangkaran Kupu-kupu Bantimurung

    HTBy HTJuli 16, 2024
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Kameraliputan.com — Maros— Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik penangkaran kupu-kupu di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dibangun menggunakan tembok. Bupati Maros Chaidir Syam pun akan meninjau ulang perubahan model arsitektur kawasan tersebut dengan memperbanyak pohon.

    Diketahui, kritikan itu dilayangkan Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7). Jokowi meminta model penangkaran kupu-kupu tersebut ditinjau.

    “Presiden memberikan arahan termasuk juga kritikan kepada kami terkait dengan pengembangan wisata Bantimurung terutama persoalan kupu-kupu,” kata Chaidir Syam kepada wartawan, Senin (15/7/2024).

    Chaidir pun mengundang Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dalam forum group discussion (FGD) di kantor Bupati Maros, Senin (15/7). Pihaknya dalam waktu dekat akan menindaklanjuti arahan Jokowi.

    “Penyampaian bapak Presiden kalau bisa dihindari penggunaan semen atau beton. Kita akan mencari pola, mungkin kita akan lebih banyak menggunakan kayu atau bahan natural agar kupu-kupu betah di kawasan tersebut,” paparnya.

    Baca:  Gubernur Keluarkan Edaran Seruan Zakat, Infak dan Shadaqah bagi ASN/Non ASN Pemprov Sulsel

    Chaidir mengakui lokasi penangkaran kupu-kupu yang berada di Taman Wisata Alam Bantimurung Maros pembangunnya ada yang dibeton. Hanya saja, kata dia, yang dibeton hanya untuk jalur pengunjung menuju lokasi tersebut.

    “Kalau pembangunan yang (menggunakan semen) adalah jalur yang digunakan pengunjung. Kalau dulu jalur ini tidak ada kupu-kupu. Di jalur yang sudah semen (ke depan) kita tanam pakan pakai pot,” kata Chaidir.

    Namun Chaidir menegaskan akan mengevaluasi arsitektur kawasan penangkaran kupu-kupu tersebut. Pihak balai juga akan memperhatikan habitat kupu-kupu ketika dilakukan perombakan ke depan.

    “Kalau kami pemda akan membuat laboratorium kupu-kupu mengetahui kehidupan kupu-kupu lebih terpelihara dengan baik,” tambahnya.

    Menurut Chaidir, lokasi penangkaran kupu terbagi dua titik, yakni di kawasan bawah dan atas di Taman Wisata Alam Bantimurung.

    Baca:  Pemkot Makassar-BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama, Berikan Perlindungan Kerja

    Namun khusus di kawasan bawah, dia mengakui habitat kupu-kupu berkurang karena berbagai faktor.

    “Jumlah kunjungan wisatawan semakin besar, ruang gerak kupu-kupu sudah mulai terbatas sehingga mencari ruang di atas (kawasan Bantimurung),” beber Chaidir.

    Selain itu, pindahnya habitat kupu-kupu juga dipengaruhi kondisi alam di Taman Wisata Alam Bantimurung. Apalagi kawasan tersebut ada air terjun dan sungai yang ketika meluap, mempengaruhi kehidupan kupu-kupu.

    “Ada kondisi di mana kondisi air meluap karena banjir, beberapa pohon yang sudah kita tanami mengalami mati, rusak,” tambah Chaidir.

    Namun Chaidir berkomitmen hal tersebut akan menjadi perhatian serius. Kritikan dari Jokowi dinilai sebagai upaya mengembangkan kembali kawasan Bantimurung Maros yang dikenal sebagai The Kingdom of Butterfly.

    “Pemberian pakan kupu-kupu, juga penanaman pohon yang bisa menarik kupu-kupu di kawasan tersebut. Khususnya untuk kawasan bawah yang sekarang dianggap berkurang kupu-kupu di area kawasan Bantimurung,” imbuhnya.

    Baca:  Dialokasikan Rp 35,6 Miliar, Ruas Rantepao - Sa’dan - Batusitanduk di Kabupaten Luwu Mulai Dikerjakan

    Sementara itu, Kepala Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, T Heri Wibowo mengatakan kupu-kupu di kawasan Bantimurung ada 252 jenis. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2010 yang hanya 130 jenis.

    “Teman-teman melakukan identifikasi dan inventarisasi terus menerus dilakukan. Bahkan dalam setahun ada tiga sampai empat kali monitoring kupu-kupu,” ungkap Heri.

    Sorotan Penangkaran Kupu-kupu Dibeton

    Kritikan Jokowi terhadap penangkaran kupu-kupu di kawasan Taman Nasional Bantimurung Maros terkait promosi kepariwisataan. Menurut Jokowi, jika tempat pariwisata baik, pengunjung tidak akan mempermasalahkan biaya masuk kawasan wisata.

    Saat Rapat Kerja Nasional XVI Apkasi di Jakarta, Jokowi mulanya takjub dengan habitat kupu-kupu di Maros. Lokasi pariwisata ini dinilai punya ciri khas tersendiri banding daerah lain.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleKomisi II DPRD Maros Setujui KWA Bantimurung Dipihak Ketigakan
    Next Article Setelah Dikritik Jokowi, Chaidir Syam Langsung Rencanakan Tanam Pohon di Bantimurung

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, GPMB Maros Kembali Dinobatkan Terbaik Tahun 2026

    November 1, 2026
    PEMERINTAH

    Harmin Thomaru Ketua SMSI Maros Lulus UKW Jenjang Muda, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi

    Oktober 31, 2026
    PEMERINTAH

    Menyemai Bakat, Menjaring Minat Siswa SMPN 15 Makassar untuk Raih Prestasi

    Oktober 23, 2026
    PEMERINTAH

    Wagub Sulsel Usulkan Rapat Forkopimda Rutin, Antisipasi Persoalan Strategis Daerah

    Oktober 22, 2026
    PEMERINTAH

    Tak Ada Lagi Jalan Berlubang dan Debu, Gubernur Andi Sudirman Resmikan Jalan Burung-Burung–Bili-Bili

    Oktober 21, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, GPMB Maros Kembali Dinobatkan Terbaik Tahun 2026
    • Harmin Thomaru Ketua SMSI Maros Lulus UKW Jenjang Muda, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi
    • Sekum DPD PERADI Profesional Maros : Maraknya Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dan Perempuan Di Maros, DPMD Jangan Tutup Mata! Desa Harus Dievaluasi, Perlindungan Anak Bukan Sekedar Formalitas Administrasi
    • Ketua I PMII Makassar Mengecam Pelaksanaan Pelantikan Yang Mengatasnamakan Pengurus Cabang (PC) PMII Makassar!
    • Menyemai Bakat, Menjaring Minat Siswa SMPN 15 Makassar untuk Raih Prestasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,596 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026978 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026832 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,596 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026978 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026832 Views
    Our Picks

    Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, GPMB Maros Kembali Dinobatkan Terbaik Tahun 2026

    November 1, 2026

    Harmin Thomaru Ketua SMSI Maros Lulus UKW Jenjang Muda, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi

    Oktober 31, 2026

    Sekum DPD PERADI Profesional Maros : Maraknya Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dan Perempuan Di Maros, DPMD Jangan Tutup Mata! Desa Harus Dievaluasi, Perlindungan Anak Bukan Sekedar Formalitas Administrasi

    Oktober 31, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.