Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Kesanku Terhadap Prof. Quraish Shihab: Tentang Shiratal Mustaqim
    DAKWAH

    Kesanku Terhadap Prof. Quraish Shihab: Tentang Shiratal Mustaqim

    blankBy Desember 11, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Jabaran Prof. Quraish Shihab dalam al-Mishbah jilid 1 tentang “hidayah” dalam Ihdinas shirathal mustaqim –bimbing (antar)lah kami (memasuki) jalan yang lebar dan luas—mesti dilengkapi dengan keterangan shirathal mustaqim, jalan yang lebar dan luas (yang lurus).

    Shirathal mustaqim ini bertalian intim sekaligus berbeda dengan subulus salam (jalan-jalan keselamatan).

    Kata shirat berakar pada kata sharata. Artinya “menelan”. Shirat memaksudkan jalan yang lebar dan luas sehingga karena sedemikian lebar dan luasnya ia bagai menelan siapa pun yang masuk atau berjalan di dalamnya. Prof. Quraish Shihab lalu mengilustrasikannya dengan jeniyus dan mudah: “jalan tol”.

    Di dalam jalan tol, begitu banyak ruas jalan. Jalan-jalan itu lebar dan luas. Mulus, lurus, nyaman. Siapa yang memasuki jalan tol akan terus berada di dalamnya hingga ia keluar begitu telah sampai di tujuannya.

    Ruas-ruas jalan yang ditelan, dikandung, jalan tol itu adalah subulus salam (jalan-jalan keselamatan). Jadi, kini bisa kita bayangkan bahwa jalan-jalan ketakwaan, fiqh, pendeknya mazhab, adalah subulus salam itu. Ia amat banyak, berdampingan, beriringan satu sama lainnya, dan semuanya terangkum dalam jalan tol itu, tegasnya shirathal mustaqim. Sebab itulah, sampai di titik keterangan ini, sungguh tak masuk akal memang bagi siapa pun untuk memutlakkan jalan mazhab yang diikuti dan diamalkannya sembari menista, menyalahkan, menyesatkan jalan-jalan mazhab lain yang diikuti dan diamalkan liyan. Perilaku demikian –di titik ini saja—dapat dinyatakan sebagai melanggar khittah rus-ruas jalan di dalam jalan tol shirathal mustaqim itu.

    Baca:  Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    Kata shirat dalam al-Qur’an diulang sebanyak 45 kali. Semuanya juga dalam bentuk kata tunggal (mufrad). Setiap kata shirat dalam al-Qur’an dinisbatkan kepada sesuatu, ia selalu memaksudkan Allah Swt dan kaum mukminin. Tegasnya, agama dan kebaikan.

    Ini berbeda dengan penggunaan kata subul/sabil dalam al-Qur’an. Subul adalah jamak kata sabil. Artinya, jalan. Tetapi jalan yang kecil –berbeda dengan shirat. Kadang, al-Qur’an menyebutkannya dalam bentuk jamak, kadang lain kata tunggal. Dalam penggunaan kata tunggal, ia kadang bernisbat kepada Allah Swt, kadang kaum mukmin, tetapi juga kadang kepada kemungkaran, kekufuran, kejahatan. Ada sibiliLlah, ada sabilul mu’minin, juga ada sabilut thagut dan sabilul mujrimin.

    Tegasnya, shirat itu tunggal, benar dan haq; adapun sabil itu majemuk, ada yang haq dan ada yang batil.

    Kini kata mustaqim. Ia artinya lurus. Ketika dilekatkan sebagai sifat (na’at) kepada shirat, ia bermakna jalan luas dan lebar (jalan tol) yang lurus. Dalam ayat lain, sifat lurus ini juga dilekatkan pada kata hanif (al-An’am 161).

    Kata shirathal mustaqim karenanya mengandung permohonan kepada Allah Swt agar kita semua dikaruniaiNya jalan, sabil (mazhab, pandangan, amal, ilmu) yang bukan hanya menjadi bagian dari jalan yang lebar dan luas (shirat), tetapi juga lurus (mustaqim). Sifat lurus ini akan menjadikan perjalanan kita lebih mudah, mulus, nyaman, aman, dan cepat sampai tujuan (ketauhidan dan kesalehan). Boleh jadi, ada sabil di dalam shirat yang tidak benar-benar lurus, sehingga kerap menimbulkan gangguan, kendala, guncangan, berliku-liku sedemikian rupa untuk sampai kepada tujuan hakikinya.

    Baca:  Sufi Ini Masuk Surga karena Menolong Kucing, Bukan karena Ibadahnya

    Kita jelas pernah mendengar tentang pergulatan rohani seseorang yang amat berliku, panjang, pelik, berat, walau akhirnya ia berhasil mencapai tujuan hakiki keimanan dan kesalehan.

    Kita juga menyadari atau mengetahui bahwa hambatan syariat untuk menjadikan kita tergolong di dalam shirath itu adalah sumber rezeki yang halal. Sebutlah, misal, di suatu masa kita berprofesi di sebuah tempat atau lingkungan kerja yang tricky dengan kesubhatan –bahkan kaharaman. Situasi sumber rezeki yang rawan begini akan menjadikan kita berjalan berliku-liku, tidak sepenuhnya lurus, di dalam shirath itu –walau mungkin saja berujung pula ke shirath yang dituju semua kita.

    Itulah maksud permohonan, doa, kita kepada Allah Swt dalam ayat tersebut, yakni shirathal mustaqim sebagai jalan lebar dan luas yang lurus, yang memudahkan kita untuk hanifan menuju kepada keimanan, ketakwaanm, kesalehan, dan kebenaran.

    Dalam keterangan yang esensinya sama tetapi dengan gaya lebih filosofis, Muhammad Thahir ibn ‘Asyur dalam kitab tafsirnya, Al-Tahrir wa al-Tanwir, menafsirkan shirathal mustaqim sebagai “bangunan agama Islam ini meliputi keseluruhan perjalanannya sejak awal kelahirannya hingga akhir zaman. Segala apa yang bersumber pada awal kelahirannya (era Nabi Saw, sahabat, tabi’in, tabi’it tabi’in, dst.) adalah Islam; segala yang terjadi dan dipostulasikan di era tengah, sekarang, dan kelak kemudian, itu pun bagian dari bangunan Islam.” Keterangan ini juga terkait erat dengan penafsiran beliau terhadap ayat 110 Ali Imran, yakni “khairul ummat” (umat terbaik), sebagai: “Segala nilai hidup yang berlaku di dalam suatu masyarakat, sepanjang tidak bertentanganm dengan nilai Ilahiah, itu dapat dikatakan sebagai bagian dari agama Islam.”

    Baca Juga, Kesanku terhadap Prof. Quraish Shihab: Tentang Hidayah

    Tegasnya, di satu sisi Ibn ‘Asyur memaksudkan “bangunan Islam” dari awal hingga akhir adalah satu kesatuan (selaras dengan nilai-nilai Ilahi) –dalam istilah tafsir Prof. Quraish Shihab “shirath” atau shirathal mustaqim—dan di sisi lain memaksudkan “segala nilai hidup dalam masyarakat” (itu artinya khazanah yang majemuk, dinamis, lokal, kontekstual) adalah –dalam istilah tafsir Prof. Quraish Shihab—subulus salam. Titik-temu antara jalan-jalan yang majemuk (subul) dengan keselamatan (salam) terletak pada terangkum-tidaknya dalam satu kesatuan bangunan Islam, yang ditandai oleh “selaras dengan nilai-nilai Ilahi”.

    Baca:  Kisah Remaja Imigran Muslim dalam Film Blinded By The Light (2019)
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePelajaran Antikekerasan dari Abdul Ghaffar Khan, Sang ‘Gandhi Muslim’
    Next Article Rumah Relawan BISA di Serang Dua Unit Mobil Dibakar

    Berita Lainnya:

    DAKWAH

    Gelombang Dukungan Terus Mengalir Kepada Muh. Ridwan Yusuf Sebagai Calon Ketua Pada Konferwil Ansor Sulsel

    Januari 25, 2026
    DAKWAH

    Maros Siap Sambut Ulama Internasional Syekh Fadi, Fokus Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

    Juli 17, 2025
    DAKWAH

    Marjan Massere Hadiri Pembukaan MTQ Antar Dusun Se-Desa Damai Kec.Tanralili

    Maret 7, 2025
    DAKWAH

    Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    November 22, 2024
    DAKWAH

    Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Juli 28, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.