Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Kisah Karpet yang Menyelamatkan Nyawa Anak Saudagar Kaya
    DAKWAH

    Kisah Karpet yang Menyelamatkan Nyawa Anak Saudagar Kaya

    blankBy Desember 9, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Alkisah, seorang saudagar kaya memiliki dua anak yang sedang melakukan perjalanan ke negeri India. Suatu hari, tanpa ada kedua anak di rumah, si saudagar kedatangan tamu seorang yang dikenal sebagai ulama besar di kotanya. Ia pun menyambut dan menghormatinya secara maksimal.

    Ketika berada di dalam rumah si saudagar, sang ulama mengamati isi rumah itu. Dari sekian banyak perabot dan barang-barang yang ada di sana, ternyata ada yang membuat sang ulama tertarik untuk memilikinya, yakni dua buah karpet yang sangat bagus nan mahal. Ia mengutarakan keinginannya itu kepada saudagar kaya tersebut, namun si saudagar menolaknya.

    “Aku akan memberikan apapun kepada Anda asal bukan dua karpet itu,” kata saudagar.

    “Tidak, aku hanya menginginkan karpet itu,” jawab sang ulama tegas.

    Si saudagar pun akhirnya mengiyakan, namun hanya satu. “Jika Anda tetap bersikeras untuk memilikinya, maka aku persilakan untuk mengambil satu saja!”. Satu karpet itu pun akhirnya dibawa pulang oleh sang ulama.

    Di India sana, dua anak (sebut saja A dan B) si saudagar ternyata sedang naik dua kapal yang berbeda, namun dalam waktu yang bersamaan. Saat itu, angin lautan yang begitu indah ternyata tiba-tiba berubah menjadi badai yang memporak-porandakan dua kapal itu dan seluruh apa yang di dalamnya.

    Baca:  Pertama dalam Sejarah di Amerika: 68 Muslim Memenangkan Pemilu di 28 Negara Bagian

    Tak ayal, hal itu membuat siapa saja yang ada di sana bingung dan khawatir. Bahkan karena tak yang ada yang bisa diupayakan untuk menyemalamatkan diria, mereka hanya bisa pasrah kepada Allah saja.

    Dalam keadaan yang gawat dan kacau balau itu, tiba-tiba sang ulama yang meminta karpet kepada saudagar tadi datang. Ulama itu datang dengan membaawa karpet tersebut. Karpet itu, oleh sang ulama, dibuat untuk menyumbat bagian kapal (yang dinaiki anak A) yang bocor akibat badai. Hingga akhirnya kapal pun bisa berlayar dengan selamat. Namun, sayangnya, kapal yang lain, yang dinaiki anak B ternggelam.

    Kabar tentang musibah itu pun akhirnya sampai ke telinga si saudagar. Ia juga mendapat laporan bahwa hanya satu anaknya yang selamat. Ketika kapal yang selamat dikabarkan akan tiba di pelabuhan, si saudagar itu pun langsung berbegas menjemput anaknya (A).

    Bertemu sang buah hati, si saudagar merasa curiga. Pasalnya, si anak A datang masih hidup itu membawa karpet yang yang tempo hari ia berikan kepada sang ulama yang datang ke rumahnya itu. Ia pun menyakan bagaimana kisah karpet itu sehingga bisa berada di tangan sang anak.

    Baca:  Rahasia Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama dalam Syair Yusuf bin Harun

    “Ada kisah ajaib di balik karpet ini,” jawab si anak A.

    “Apa itu?,” tanya si saudagar penasaran.

    “Seorang ulama telah datang menyelamatkan kami dengan cara menyumbat bagian kapal yang bocor dengan karpet ini,” jawab si anak.

    “Jika kelak engkau bertemu dengan ulama itu, apakah engkau masih bisa mengenali wajahnya?,” tanya saudagar kaya ke anaknya.

    Si anak A menjawab, “Iya”.

    Beberapa waktu kemudian, si anak diajak ayahnya untuk sowan/silaturrahim kepada sang ulama. Bertemu sang ulama, si anak langsung menangis dan berteriak kencang. “Ayah, demi Allah, ini adalah ulama yang aku maksud”.

    Ia pun jatuh pingsan. Sang ulama pun mengusap anak itu dan tak lama kemudian ia siuman. Kepada sang ulama, saudagar itu berkata, “Kalau tahu begini jadinya, aku akan berikan dua karpet itu kepada Anda?. Mengapa Anda tak memberi tahu saya di awal?. Saya benar-benar menyesal”.

    Sang ulama menjawab dengan tegas dan bijaksana, “Ya memang begitulah kehendak Allah Swt.”.

    Kisah di atas terdapat dalam kitab al-Nawadir karya Ahmad Shihabuddin bin Salamah al-Qalyubi. Selain memahami bahwa sedekah yang diberikan akan menolong pelakunya, kisah di atas juga menunjukkan betapa kita hendaknya menghormati ulama dan taat pada perintahnya (tentu ulama yang sungguhan, bukan yang abal-abal).

    Baca:  Karomah Ulama Indonesia yang Membuat Dua Helai Daun Lebih Berat dari Dua Ekor Sapi

    Nabi Muhammad SAW bersabda:

    اتَّقُوا فِرَاسَةَ الْمُؤْمِنِ فَإِنَّهُ يَنْظُرُ بِنُورِ اللَّهِ

    “Pertimbangkanlah firasat seorang mukmin. Karena (bisa jadi) dia (dapat) melihat (sebuah permasalahan yang belum terjadi) berkat pertolongan Allah” (HR. Tirmidzi)

    Secara kasat mata, memang dalam kadang apa yang dilakukan mereka sungguh tak pantas atau bahkan merugikan kita (dalam kisah di atas, si saudagar kaya keberatan dua karpetnya diminta sang ulama), namun kita harus meyakini bahwa itu semua akan bermanfaat bagi kita suatu waktu nanti. Wallahu a’lam.

     

    Sumber:

    Al-Qalyubi, Ahmad Shihabuddin bin Salamah. al-Nawadir. Jeddah: al-Haramain, n.d.

    Al-Tirmidzi, Abu Isa Muhammad bin Isa. al-Jami’ al-Kabir. Beirut: Dar al-Ghurab al-Islami, 1996.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleBagaimana Cara Memilih Ustadz yang Benar? Prof. Quraish Shihab: Pilihlah Ustadz yang Menganut Paham Wasathiyyah, Anda Tidak Akan Dengar Makian
    Next Article Jelang Natal dan Tahun Baru, Syahbandar Makassar Periksa Laiklaut Kapal Penumpang

    Berita Lainnya:

    DAKWAH

    Gelombang Dukungan Terus Mengalir Kepada Muh. Ridwan Yusuf Sebagai Calon Ketua Pada Konferwil Ansor Sulsel

    Januari 25, 2026
    DAKWAH

    Maros Siap Sambut Ulama Internasional Syekh Fadi, Fokus Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

    Juli 17, 2025
    DAKWAH

    Marjan Massere Hadiri Pembukaan MTQ Antar Dusun Se-Desa Damai Kec.Tanralili

    Maret 7, 2025
    DAKWAH

    Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    November 22, 2024
    DAKWAH

    Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Juli 28, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.