Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Sufi Ini Masuk Surga karena Menolong Kucing, Bukan karena Ibadahnya
    DAKWAH

    Sufi Ini Masuk Surga karena Menolong Kucing, Bukan karena Ibadahnya

    blankBy Desember 8, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Kita tidak dapat memilih, ibadah atau perbuatan baik mana yang bisa mengantarkan kita ke surga-Nya. Bahkan dalam kisah, ada ulama yang masuk surga karena menolong kucing. Seorang guru pernah memberikan dawuh, bahwa kita tidak pernah tahu, kebaikan mana yang diterima oleh Allah, oleh karena itu lakukan setiap kebaikan tersebut dengan ikhlas. Seorang ulama juga pernah berkata, “Jika kau temui jarum atau batu di jalan ambil lah, barang kali hal tersebut dapat melancarkanmu ke surga.”

    Alkisah, ada seorang laki-laki bermimpi melihat Syekh Abu Bakr Asy-Syibli yang sudah wafat terlibat dialog dengan Tuhan.

    “Tahu kah kamu apa yang membuatmu diampuni dosa-dosamu?” tanya Allah kepada ruh Syekh Abu Bakr Asy-Syibli.

    “Amal salehku,” jawab murid Junaid al-Baghdadi ini.

    “Bukan,” kata Tuhan dengan tegas.

    “Apakah ketulusanku dalam beribadah?” tanya Syekh Abu Bakr Asy-Syibli.

    “Bukan juga,” Tuhan kembali berkata kepada Syekh Abu Bakr Asy-Syibli.

    Baca:  Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    “Hajiku?”

    “Puasaku?”

    “Sholatku?”

    “Bukan juga,” kata Tuhan singkat.

    Syekh Abu Bakr Asy-Syibli masih belum menyerah menjawab, “Perjalananku kepada orang-orang alim dan saleh untuk menimbah ilmu?”

    Tuhan kembali menjawab, “Bukan.”

    Syekh Abu Bakr Asy-Syibli tampak lelah sembari menjawab, “Lantas apa, ya ilahi?”

    Kemudian Tuhan menjelaskan bahwa ia mendapat karunia serta rahmat-Nya berkat peristiwa pertemuan Syekh Abu Bakr Asy-Syibli dengan seekor kucing di jalan.

    Bagaimana bisa pertemuan dengan seekor kucing dapat mengantarkan seorang ulama sufi masuk surga?

    Suatu hari, hujan lebat mengguyur kota Baghdad. Syekh Abu Bakr Asy-Syibli tengah berjalan kaki hendak pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan tersebut, bertemulah ia dengan seekor kucing kecil yang tampak meringkuk kedinginan di sebuah sudut bangunan tua.

    Baca juga: Dakwah Abu Bakar yang Santun dan Lembut

    Bulu kucing tampak compang-camping, kondisinya begitu lemas dan tampak kelaparan. Ia menggigil hebat setelah badannya terguyur hujan lebat. Ia menepi ke sudut bangunan untuk mencari kehangatan.

    Baca:  Ekspresi Muslim yang Kasar dan Keras Menodai Islam Agama Rahmat

    Melihat kondisi kucing yang seperti itu, Syekh Abu Bakr Asy-Syibli menjadi iba. Ia datangi kucing tersebut.

    “Kasihan benar kucing kecil ini,” kata Syekh Abu Bakr Asy-Syibli.

    “Udara sedang tidak bersahabat, mengapa kau tidak tidur saja di rumah tuanmu? Apakah ia telah menelantarkanmu? Kalau kau kucing kecil yang terlantar, aku akan membawamu ke rumahku. Aku ingin kau tinggal di rumahku. Di sana ada banyak makanan juga kehangatan. Engkau akan merasa sehat dan lebih baik.”

    Syekh Abu Bakr Asy-Syibli mengambil kucing kecil tersebut dan menghangatkannya di dalam jubahnya. Ia bawa kucing tersebut pulang menuju rumah bersamanya.

    Setibanya di rumah, Syekh Abu Bakr Asy-Syibli menyiapkan makanan untuk kucing tersebut. Sepertinya ia sudah tak makan berhari-hari, melihat hidangan yang diberikan oleh Syekh Abu Bakr Asy-Syibli, kucing tersebut langsung menyantapnya dengan lahap.

    Baca:  Ramadan Mabbarakka’ Bupati Maros Terima Kunjungan Ulama Palestina

    Selain memberi makan, Syekh Abu Bakr Asy-Syibli juga mengeringkan tubuhnya yang basah terkena hujan kemudian kucing tersebut dihangatkan dengan diselimuti oleh sehelai kain. Setelah merasa hangat dan kenyang, tidurlah kucing tersebut dengan pulas.

    “Karena kasih sayang serta kebaikanmu terhadap kucing tersebut, Aku memberikan kepadamu rahmatku.” Kata Tuhan kepada Syekh Abu Bakr Asy-Syibli.

    Baca juga: Dijilati Kucing, Apakah Najis?

    Demikian lah para ulama dan guru-guru kita selalu mengingatkan bahwa tiket ke surga tidak hanya diperoleh melalui jalan ibadah saja, tetapi juga melalui kebaikan-kebaikan kepada sesama makhluknya. Abu Bakar as-Syibli saja bisa masuk surga karena menolong kucing.

    Barang kali, segala ikhtiyar kita menjaga keseimbangan alam seperti, membuang sampah ke tempatnya, menjaga kelestarian hutan, menjaga ekosistem hewan dan tumbuhan, serta kebaikan-kebaikan kecil lainnya justru menjadi hal yang mempermudah kita memperoleh rahmat serta karunia Allah. (AN)

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePernikahan Anak Terjadi Akibat Stigma Peran Domestik Perempuan
    Next Article Tokoh PA 212 Dukung Mantu Jokowi di Pilkada Medan, Bukti Politik itu Selow

    Berita Lainnya:

    DAKWAH

    Gelombang Dukungan Terus Mengalir Kepada Muh. Ridwan Yusuf Sebagai Calon Ketua Pada Konferwil Ansor Sulsel

    Januari 25, 2026
    DAKWAH

    Maros Siap Sambut Ulama Internasional Syekh Fadi, Fokus Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

    Juli 17, 2025
    DAKWAH

    Marjan Massere Hadiri Pembukaan MTQ Antar Dusun Se-Desa Damai Kec.Tanralili

    Maret 7, 2025
    DAKWAH

    Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    November 22, 2024
    DAKWAH

    Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Juli 28, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Jangkau Warga Rentan, Tim Sitanduk Disdukcapil Maros Jemput Bola Perekaman KTP-el hingga Pematang Sawah

    Agustus 12, 2026

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.