Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Memendam Emosi dan Amarah, Tanda Kesehatan Tidak Setabil?
    KESEHATAN

    Memendam Emosi dan Amarah, Tanda Kesehatan Tidak Setabil?

    RedakturBy RedakturMei 14, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    JurnalCelelebes.co | Meluapkan kekecewaan dengan amarah bukan menjadi sesuatu hal yang salah dilakukan. Sebaliknya, memendam emosi dan amarah akan menimbulkan terjadinya gangguan kesehatan pada tubuh kamu, lho. Nah, meski baik dilakukan tapi emosi dan amarah tetap perlu dikendalikan, ya.

    Meluapkan emosi dan amarah boleh saja, yang perlu diperhatikan adalah emosi tidak boleh dibiarkan hingga meledak-ledak. Emosi yang meledak-ledak sering dikaitkan dengan salah satu tanda kesehatan mental tidak stabil. Terlebih jika emosi tersebut muncul karena hal yang sepele dan tidak membutuhkan penyelesaian yang rumit.

    Tak sebatas berkata-kata kasar, seseorang yang meledak-ledak emosinya juga cenderung akan berlaku kasar kepada orang lain, seperti misalnya memukul atau menendang. Inilah mengapa sering sekali terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga atau terhadap pasangan.

    Lalu, benarkah emosi yang meledak-ledak adalah tanda mental tidak stabil?

    Ya. Memang benar, seseorang yang marah atau emosi berlebih pasti sedang mengalami berbagai hal yang mengganggu kesehatan mentalnya. Kondisi ini lebih sering dikaitkan dengan banyaknya beban pikiran, yang menjurus pada terjadinya stres dan depresi.

    Baca:  Personil Polres Bantaeng Lakukan Rapid Test, Begini Hasilnya?

    Pada kasus terjadinya kekerasan akibat luapan emosi yang tak terkendali, terjadi ketidakseimbangan hormon serotonin pada otak pengidap. Inilah mengapa seseorang yang melakukan kekerasan selalu dikaitkan dengan depresi, karena memunculkan gejala yang sama.

    Apa Saja yang Membuat Emosi Seseorang Tak Terkendali?

    Mengapa emosi seseorang menjadi tak terkendali dan membuat mereka marah hingga meledak-ledak? Beberapa penyebabnya adalah sebagai berikut:

    Kurang Tidur

    Tidur menjadi waktu tubuh dan otak beristirahat. Agar energi tubuh bisa kembali sepenuhnya, tubuh perlu beristirahat dan tidur selama kurang lebih delapan jam. Meski demikian, masih banyak orang yang menyepelekan waktu tidur dengan sering begadang. Akibatnya, tubuh pun akan kurang fit, lesu, dan kepala yang sering pusing. Rasa lelah tubuh ini akan membuat seseorang menjadi emosional.

    Kondisi Tubuh

    Sama seperti kurang tidur, tubuh yang sedang tidak sehat pun bisa memicu seseorang menjadi lebih emosional. Hal ini disebabkan karena tubuh sedang tidak nyaman untuk beraktivitas, dan kamu pasti akan menjadi mudah marah dan tersinggung jika ada hal-hal yang semakin membuat kondisi kamu tidak nyaman.

    Baca:  Lions Club dan Pemprov Sulsel Gelar Baksos Vaksinasi Covid-19

    Stres

    Tidak dapat dimungkiri jika stres adalah penyebab utama seseorang memiliki emosi yang tidak stabil dan cenderung berlebihan. Ada banyak hal yang memicu terjadinya stres, mulai dari masalah pribadi, pekerjaan, finansial, dan masih banyak lagi. Sebelum menjadi lebih parah, stres tentu perlu ditangani.

    Bagaimana Cara Mengatasi Emosi yang Meledak-Ledak?

    Meski disebut sebagai salah satu tanda mental tidak stabil, bukan berarti emosi yang meledak-ledak tidak bisa diatasi, ya. Nah, beberapa cara berikut ini mungkin bisa kamu coba supaya emosi kamu tidak berlebihan.

    Menarik Nafas Dalam Berulang Kali

    Saat emosi kamu sudah tak bisa lagi ditahan, cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah menarik nafas sedalam mungkin berulang kali. Cara ini disinyalir dapat menurunkan tekanan darah sekaligus obat penenang alami. Menarik nafas dalam dan berulang-ulang akan membuat kamu lebih rileks.

    Baca:  Kadinkes Makassar Ajak Masyarakat ke Puskesmas Cukup Bawa KTP

    Jangan Dendam

    Alih-alih marah dan mengutamakan emosi, lebih baik kamu membuang jauh-jauh dendam yang ada di dalam hati kamu. Bahkan, akan jauh lebih baik jika kamu langsung memaafkan dan berpikir bahwa tak semua orang akan bersikap seperti yang kamu mau. Memelihara dendam justru akan membuat kamu merasa tidak adil terus-menerus.

    Berpikir sebelum Berbicara

    Saat sedang diliputi emosi dan kemarahan, kamu cenderung akan bicara semaunya tanpa memikirkan efek baik atau buruknya. Mulai saat ini, semarah apa pun kamu, sebaiknya pikirkanlah baik-baik ucapan kamu sebelum kamu mengutarakannya. Asal bicara justru akan membuat suasana semakin keruh dan panas.

    Nah, sekarang kamu sudah tahu kalau emosi yang berlebihan adalah salah satu tanda mental tidak stabil. Kalau kamu merasa diri kamu mengalaminya, segera tanyakan solusinya pada dokter ahli melalui fitur live chat yang ada di aplikasi Halodoc. Selain tanya dokter, Halodoc juga menyediakan fitur cek lab dan apotik antar. (**)

    Memendam Emosi dan Amarah Tanda Kesehatan Tidak Setabil?
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePeduli Kemanusiaan DPC FSPNI Morowali Bagikan Masker Dan Ta’jil Buka Puasa
    Next Article DPD Golkar Lutra Bagi Paket Sembako Kepada Masyarakat Umum

    Berita Lainnya:

    KESEHATAN

    Semarak Kesehatan di Hari Farmasi Sedunia: IAI Maros Gelar Bakti Sosial di Car Free Day

    Oktober 27, 2025
    KESEHATAN

    Lakukan SIBLING, Staf EP3RS BPJS Kesehatan Makassar Kunjungan Ke RS. Islam Faisal Makassar

    Agustus 7, 2024
    KESEHATAN

    KNPI Makassar Rayakan Milad Ke-51 Dengan Aksi Donor Darah Bersama M2c Reborn Dan PMI Kota Makassar

    Agustus 4, 2024
    KESEHATAN

    Tim Pernefri Gelar Peninjauan Di RS.Islam Faisal Makassar

    Juli 31, 2024
    KESEHATAN

    Rumah Sakit Islam Faisal Makassar Kedatangan Tim Visitasi, Dr.Salwa Mochtar,MARS.: Kami Terus Memperbaiki Pelayanan

    Juli 31, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 
    • Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi
    • Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat
    • Koni Maros Gelar Rapat Pengurus Dan Doa Bersama
    • Gubernur Sulsel dan Pemkab Maros Sabet Penghargaan detiktimur Awards 2026: Komitmen Pembangunan dan Pemulihan Ekonomi Diapresiasi
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026969 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Gelar Muscab 2026,A.Takdir Terpilih Sebagai Ketua PASI Kabupaten Maros 

    Agustus 8, 2026

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026

    Rangkaian Lomba HKG PKK ke-54 di Maros: Tim Penilai Kunjungi Camba dan Turikale, Disambut Mappadekko hingga Panen Tomat

    Agustus 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.