Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026

    TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK

    Oktober 8, 2026

    PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029

    Oktober 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Puslitbang Kemenag Berharap Media Islam Mampu Netralisasi Isu Kebencian
    DAKWAH

    Puslitbang Kemenag Berharap Media Islam Mampu Netralisasi Isu Kebencian

    blankBy Desember 13, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam melakukan kerja sama dengan sindikasi media Islam dalam rangka menyebarkan konten-konten keagamaan berdasar pada prinsip moderasi beragama. Oleh karena itu, Puslitbang Bimas Islam Kemenag RI bersama El-Bukhari Institute menggelar Konsolidasi Pengelola Media: Promoting Moderasi Beragama untuk Sindikasi Media Islam (11/12).

    Pada kesempatan itu, hadir beberapa media Islam. Di antaranya NU Online, Alif.id, Islami.co, bincangmuslimah.com, bincangsyariah.com, harakah.id, dan Aswaja TV yang melakukan diskusi dalam rangka berupaya mengarusutamakan konten moderasi beragama di dunia digital.

    Kasubag TU Puslitbang Bimas Islam Kemenag RI Rizki Riyadu Topeq melalui layanan zoom menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dilakukan ini. Sebagai penggagas moderasi beragama, katanya, Kemenag RI berharap media Islam punya persepsi sama soal pentingnya moderasi beragama.

    “Lima tahun belakangan politik identitas sangat tinggi. Media Islam (moderat) harus bisa menetralisasi isu-isu agama yang bernuansa kebencian. Tapi dengan isu-isu yang tak lepas dari moderasi beragama, seperti toleransi dan kebersamaan,” katanya.

    Baca:  Meneladani Kecerdasan Aisyah RA: Sikap Kritis dan Pelopor Kesejarahan Hadis

    Lebih jauh ia berharap, sosialisasi moderasi beragama ke depan bisa juga merambah dan merangkul berbagai organisasi keagamaan yang lain, tidak hanya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah saja.

    “Kalau sosialisasi moderasi beragama bisa meluas, tahun depan kita bisa adakan Kongres Media Islam. (Pesertanya) tidak hanya NU dan Muhammadiyah,” ungkap Rizki.

    Ia beralasan, Kemenag RI melalui Puslitbang Bimas Islam ingin menginisiasi agar diselenggarakan Kongres Media Islam untuk menyebarkan konten moderasi beragama. Tujuannya, kata Rizki, tentu saja untuk menjaga kondusivitas dan menjaga persatuan.

    “(Dan) tidak saling menjatuhkan. Kalau memang memungkinkan, kita fasilitasi itu (Kongres Media Islam). (Kita) saling mensupport,” katanya.

    Pemimpin Redaksi NU Online Ahmad Mukafi Niam membeberkan bahwa media-media moderat telah berkembang dengan pesat dan dikenal secara luas.

    “Alhamdulillah kita sudah saling bertemu. Pola yang kita cari sudah mulai didapat. Alif juga sudah menemukan brandingnya sebagai media budaya Islam. Islamidotco dan Bincang Syariah juga sudah matang,” lanjutnya.

    Baca:  Lewat Syeikh Arsyad, Ikan Hidup Bisa Muncul dari Batok Kelapa

    Lebih lanjut Niam mengatakan bahwa masing-masing dari media Islam moderat yang disebutkan itu sudah memiliki ceruk pembaca tersendiri, sehingga mampu memperlebar wilayah penyebaran konten moderasi beragama.

    “Persoalannya, bagaimana tantangan ke depan yang harus kita hadapi? Sekarang tugas kita adalah menyelamatkan ‘kapal’ digital dan kita harus bisa optimis,” tegasnya.

    Dengan inisiatif dan kerja sama yang sudah dilakukan, Niam yakin dan optimis media Islam moderat bisa berkembang dengan cepat. Kompetitor dari pihak yang selama ini kontra terhadap prinsip moderasi beragama juga melakukan hal sama atau perkembangannya tersendiri.

    “Oleh karena itu, kita tidak boleh terdiam. Inovasi harus tetap kita lakukan,” tegas Niam.

    Ia memberi contoh, selama masa pandemi Covid-19 ini, NU Online telah melakukan ekspansi ke platform media sosial lain yakni youtube. Pihaknya mencoba mengejar berbagai produksi konten yang berprinsip moderasi beragama seperti menggarap video tutorial keislaman.

    Baca:  Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 143: Menjadi Umat yang Moderat

    “Sebab kalau kita diam maka akan mengalami keterlambatan. Sementara pihak lain terus berjalan. Kita harus selalu bergandengan tangan untuk terus maju bersama. Nilai bersama kita adalah memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin untuk bergerak bersama menjadikan Indonesia yang damai dan sejahtera,” tutupnya.

    Dalam kesempatan ini hadir pula sebagai pembicara Direktur Numedia Digital Indonesia Savic Ali yang mendiskusikan soal pengarusutamaan moderasi beragama melalui media. Selain itu hadir pula perwakilan pengelola media Islam moderat lainnya.

    Acara yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini, digelar dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian masing-masing perwakilan pengelola media Islam moderat itu mengutarakan berbagai proyeksi ke depan, terutama dalam rangka menyebarkan berbagai konten keislaman yang berprinsip moderasi pada 2021 mendatang. [DP]

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleMengaku Sebagai Tuhan, Raja Ini Mati Mengenaskan
    Next Article Kesanku Terhadap Prof. Quraish Shihab: Tentang Paman Kinasih Kanjeng Nabi Muhammad SAW

    Berita Lainnya:

    DAKWAH

    Gelombang Dukungan Terus Mengalir Kepada Muh. Ridwan Yusuf Sebagai Calon Ketua Pada Konferwil Ansor Sulsel

    Januari 25, 2026
    DAKWAH

    Maros Siap Sambut Ulama Internasional Syekh Fadi, Fokus Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

    Juli 17, 2025
    DAKWAH

    Marjan Massere Hadiri Pembukaan MTQ Antar Dusun Se-Desa Damai Kec.Tanralili

    Maret 7, 2025
    DAKWAH

    Kunjungi Dinas Pertanian, Aliansi Peduli Petani Maros Soroti Penyaluran Alsintan Di Kab.Maros

    November 22, 2024
    DAKWAH

    Rijalul Ansor Maros : Yasinan Dan Tahlilan Mengenang Wafatnya KH. Chalid Mawardi

    Juli 28, 2024
    Pos-pos Terbaru
    • Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer
    • TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
    • PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029
    • DWP Maros Perkuat Silaturahmi dan Edukasi Pola Hidup Sehat dalam Pertemuan Rutin
    • 10 Tahun Hari Bakti Pendamping Desa, Momentum Memperkuat Pengabdian dan Kemandirian Desa
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Our Picks

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026

    TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK

    Oktober 8, 2026

    PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029

    Oktober 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.