blank

Peta Kekuatan Terungkap: Persaingan Ketat Menuju Puncak Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Maros

blank

MAROS, Kameraliputan.com – Babak krusial dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros telah mencapai puncaknya. Setelah melalui serangkaian ujian yang menguras energi dan pikiran, hasil uji kompetensi, penyusunan makalah, serta wawancara akhir dari 30 peserta resmi diumumkan. Pengumuman ini tidak hanya menampilkan deretan angka, tetapi juga memetakan kekuatan dan spesialisasi para calon pemimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masa depan.

Pada tahap uji kompetensi yang mengukur kapabilitas manajerial dan sosio-kultural, Herwan, yang saat ini menjabat Kepala Bagian Pemerintahan, tampil sebagai yang terunggul dengan skor impresif 93,75. Posisinya dibayangi ketat oleh Frans Johan (Sekretaris Satpol PP) dan Wempi Sumarlin (Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa) yang sama-sama meraih nilai solid 90,97. Hasil ini menunjukkan standar kompetensi yang tinggi di antara para kandidat.

Namun, persaingan sesungguhnya terlihat lebih dinamis pada tahap penyusunan makalah dan wawancara akhir, di mana para peserta menunjukkan keunggulan spesifik sesuai formasi jabatan yang mereka incar.

Dominasi dan Konsistensi Para Kandidat

Beberapa nama mencuat sebagai spesialis yang konsisten di bidangnya. Syamsuddin, misalnya, menunjukkan penguasaan materi yang luar biasa untuk formasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan meraih nilai tertinggi di kedua tahap—91,20 untuk makalah dan 91,54 untuk wawancara. Begitu pula dengan Jamaluddin yang mendominasi formasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan skor makalah 90,20 dan wawancara 92,58.

Di sisi lain, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai membuktikan fleksibilitas dan kompetensinya dengan meraih nilai tertinggi pada wawancara di dua dinas berbeda: Dinas Lingkungan Hidup (91,74) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (91,74), setelah sebelumnya meraih nilai makalah tertinggi (90,00) di Dinas Pendidikan.

Figur lain seperti Abbas Maskur menunjukkan kehebatannya dalam merumuskan gagasan tertulis dengan memuncaki penilaian makalah untuk dua formasi sekaligus, yakni Kepala Badan Kesbangpol (87,60) dan Dinas Perhubungan (90,60). Sementara itu, Kamaluddin Syam tampil memukau saat wawancara akhir, meraih nilai identik 91,01 untuk dua formasi yang sama.

Babak Penentuan: Tiga Besar Menuju Wawancara Bupati

Ketua Sekretariat Seleksi Terbuka, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan bahwa proses seleksi kini memasuki fase yang paling ditunggu-tunggu. “Tahapan selanjutnya adalah penetapan dan pengumuman tiga besar dari masing-masing formasi jabatan,” ujarnya.

Ketiga nama teratas ini akan melaju ke tahap final yang paling menentukan: wawancara langsung dengan pemegang kebijakan tertinggi. “Wawancara dengan Bapak Bupati dan Wakil Bupati adalah tahap akhir dari seluruh rangkaian seleksi ini,” tambah Andi Sri.

Menanggapi proses yang berjalan, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, menegaskan komitmennya terhadap proses yang akuntabel. “Seluruh mekanisme seleksi kami pastikan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Bupati Chaidir Syam juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dengan membuka ruang masukan terhadap rekam jejak para peserta. Ia pun memastikan akan terlibat langsung untuk menguji visi dan komitmen para calon pejabatnya.

“Saya akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang lolos ke tahap akhir. Ini adalah cara kami memastikan bahwa yang terpilih bukan hanya yang terbaik di atas kertas, tetapi juga yang paling siap mengabdi untuk kemajuan Maros,” pungkasnya.

Kini, seluruh mata tertuju pada pengumuman tiga besar. Siapakah para birokrat terbaik yang akan mendapatkan tiket emas untuk berhadapan langsung dengan Bupati dan selangkah lebih dekat untuk memimpin OPD strategis di Kabupaten Maros? Jawabannya akan segera terungkap.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: