Kamera Maros ,- Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pemerintahan, Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Kabupaten Maros pada Selasa, 21 Oktober 2025, menyajikan pemandangan yang sarat makna. Bukan sekedar menghancurkan, melainkan sebuah simfoni kolaborasi yang akan mengukir arah pembangunan Maros setahun ke depan. Dengan atmosfir khidmat namun penuh semangat, Rapat Paripurna DPRD Maros resmi dibuka, menandai tonggak penting bagi masa depan daerah.

Pusat perhatian tertuju pada Wakil Bupati Maros, Bapak Andi Muetazim Mansyur, ST, M.Si, yang dengan penuh tanggung jawab menyerahkan Rancangan Perda tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Ini bukan sekadar kumpulan dokumen, melainkan cerminan harapan, perencanaan matang, dan komitmen Pemerintah Kabupaten Maros untuk kesejahteraan rakyatnya. Di bawah Arah Ketua DPRD, Bapak Muhammad Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si, suasana rapat dipimpin dengan cakap, menyatukan berbagai elemen penting pemerintahan.
Turut hadir dalam momen bersejarah ini adalah seluruh unsur Forkopimda, yang mewakili kesatuan koordinasi keamanan dan ketertiban. Jajaran Anggota DPRD Kabupaten Maros hadir sebagai representasi suara rakyat, siap menguji dan menyempurnakan setiap detail rancangan. Tak ketinggalan, para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Maros dan Camat se-Kabupaten Maros hadir sebagai tangan panjang pelaksanaan program di lapangan, memberikan gambaran komprehensif tentang kebutuhan dan potensi daerah.
Penyerahan Raperda APBD 2026 ini adalah jembatan menuju implementasi visi dan misi pembangunan Maros. Setiap angka, setiap pasal di dalamnya adalah janji untuk infrastruktur yang lebih baik, pendidikan yang lebih berkualitas, layanan kesehatan yang merata, pemberdayaan ekonomi lokal, serta perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat. Ini adalah peta jalan bagi alokasi dana rakyat yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata. Proses selanjutnya, mulai dari intensifikasi pembahasan hingga persetujuan, akan menjadi arena dialektika konstruktif antara eksekutif dan legislatif demi mencapai kesepakatan terbaik.
Tahun 2026 akan menjadi tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang. Dengan diserahkannya Raperda APBD ini, Maros memulai langkah-langkah strategis untuk memastikan setiap potensi dioptimalkan, setiap masalah dapat teratasi, dan setiap visi dapat terwujud. Hal ini terwujud secara nyata dari sinergi pemerintahan yang kuat, yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.
Rapat Paripurna pada 21 Oktober 2025 bukan hanya agenda rutin. Ia menyatakan deklarasi bersama akan komitmen tanpa henti untuk membangun Maros yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Sebuah momentum yang menegaskan bahwa masa depan Maros dirajut dengan perencanaan yang matang, kolaborasi erat, dan semangat pengabdian.






