Maros – Keberadaan pak ogah hampir disepanjang jalan poros di Kabupaten Maros mulai dikeluhkan warga. Keberadaan mereka kerap dinilai sebagai biang kemacetan.
Melalui bidang Perhubungan, Pemda Maros merespon hal tersebut dengan turun melakukan razia. Dibantu aparat kepolisian setempat.
Ada beberapa titik yang didatangi petugas. Mulai dari depan RSUD Palaloi, sampai dengan depan Grand Mall, Batangase, Mandai.
“Mereka yang terjaring razia kita beri edukasi. Mudah-mudahan mereka mau mengerti dan sadar,” kata Kepala Bida Perhubungan Kabupaten Maros Muhammad Darwis.
Kepada awak media, Darwis membeberkan kendala dalam menertibkan pak ogah. Semisal, saat petugas telah meninggalkan lokasi mereka akan berdatangan kembali.
“Ada 16 orang yang kita razia. Semuanya diberi edukasi. Razia ini sendiri dilakukan karena banyak keluhan yang masuk dari pengguna jalan akan kehadiran pak ogah ini,” ucapnya.







