Kamera Maros,- Di tengah hangatnya sapaan akhir tahun dan gemerlap harapan baru, Kabupaten Maros menyaksikan momentum penting yang tidak hanya menjadi catatan administrasi organisasi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Sulawesi Selatan, Andi Hidayat, resmi melantik kepengurusan DPD Mapancas Kabupaten Maros untuk periode 2025–2028.Sabtu,27/12/2025

Pelantikan yang digelar khidmat pada Sabtu pagi itu dihadiri oleh jajaran pengurus Mapancas Sulsel, perwakilan ormas, LSM, insan pers, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Maros. Tapi yang paling mencuri perhatian adalah wajah-wajah muda penuh tekad yang duduk di barisan depan—para mahasiswa yang kini dipercaya mengemban ideologi Panji-panji Pancasila di bumi Butta Salewangeng.
Dipimpin oleh Muhammad Gemilang Pagessa, pemuda 28 tahun yang terpilih melalui musyawarah daerah (musda) dengan tata cara demokratis dan penuh kedewasaan, kepengurusan baru Mapancas Maros seakan membawa embusan angin segar. Gemilang, yang dikenal aktif dalam diskusi kebangsaan dan kepemudaan, tampil tenang saat menerima bendera organisasi dari Andi Hidayat. Bersinar bersinar—bukan karena sorotan lampu, melainkan karena api tekad yang menyala-nyala.

“Ini bukan sekadar jabatan,” ujar Gemilang pelan usai pelantikan. “Ini amanah dari sesama pelajar, dari masyarakat Maros, dan dari Pancasila sendiri. Kami hadir bukan untuk bicara politik suatu saat, tapi untuk menghadirkan keadilan yang nyata lewat aksi nyata.”
Pernyataan Gemilang langsung mendapat apresiasi dari Ketua Mapancas Sulsel, Andi Hidayat. Dalam berbagai hal, Hidayat menekankan bahwa peran mahasiswa dalam menjaga ideologi bangsa bukan sekadar retorika, melainkan panggilan moral.
“Kita tidak boleh menjadi organisasi yang hanya hidup di atas mimbar dan foto kegiatan,” tegas Hidayat. “Kepengurusan Mapancas Maros hari ini harus bisa menjadi harapan—bukan hanya bagi internal organisasi, tapi bagi masyarakat Kabupaten Maros. Utamanya dalam mewujudkan sila kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bukan dengan slogan, tapi dengan program.”
Hidayat juga menyampaikan rasa percayanya pada sosok Gemilang. “Selamat Bung Gemilang. Kami percaya, dengan kepemimpinanmu, roda organisasi akan terus berjalan, bahkan melaju kencang. Jangan hanya mempertahankan, tapi inovasi, terobos, dan turun langsung ke bawah.”
Pelantikan ini tidak hanya menyedot perhatian internal organisasi. Ucapan selamat pun datang dari luar—termasuk dari Bupati dan Wakil Bupati Maros menyampaikan pesan resmi melalui Kadispora Maros mereka menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru dan berharap Mapancas bisa menjadi mitra strategis dalam membangun karakter kepemudaan yang berideologi kuat.
Hadirnya berbagai elemen masyarakat—dari ormas, LSM, hingga perwakilan media—menandakan bahwa Mapancas Maros kini dipandang sebagai aktor penting dalam ekosistem sosial kemahasiswaan di daerah. Mereka bukan lagi sekedar komunitas diskusi, tapi gerakan nyata yang membumikan Pancasila di tengah gempuran nilai-nilai global yang terkadang meminggirkan jati diri bangsa.






