blank

Andi Muetazim Mansyur Dilantik Ketua Pramuka Maros 2026–2031, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul

blank

KAMERA SULSEL – Sebanyak 256 pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Maros masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Hall 1 Grand Waterboom Mandai, Kamis (21/5/2026) malam. Prosesi pelantikan ini menandai babak baru kepengurusan Pramuka di Butta Salewangan Maros dengan komitmen kuat untuk mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.blank

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Maros, serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Patarai Amir. Dalam kesempatan tersebut, Chaidir Syam memberikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh pengurus yang baru diambil sumpahnya.

“Selamat atas pelantikan sebagai pengurus Gerakan Kwarcab Maros. Semoga amanah dalam mengemban tugas barunya dan tetap jaga kekompakan selalu,” ujar Chaidir Syam.

blank

Struktur Kepengurusan yang Solid dan Inklusif
Struktur kepengurusan yang dilantik malam ini terbilang sangat solid dan proporsional. Berdasarkan data organisasi, total 256 pengurus tersebut terdiri atas: 73 orang pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) 100 orang Andalan Kwartir Cabang (Kwarcab) 5 orang anggota Lembaga Pemeriksa Keuangan,78 orang pengurus Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung

blank

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, hadir langsung untuk memimpin upacara pelantikan dan mengambil sumpah jabatan para pengurus baru tersebut.

Ketua Kwarcab Pramuka Maros terpilih, Muetazim Mansyur, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk persiapan teknis dan gladi bersih, telah dirampungkan dengan matang sebelum acara dimulai.

“Kakak Ketua Kwarda Sulsel hadir langsung melantik. Total yang ikut pelantikan ada 256 orang dari seluruh unsur pengurus. Alhamdulillah, semua persiapan berjalan lancar dan rampung sesuai rencana,” ujar Muetazim.

Menariknya, Muetazim yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Maros ini menyebutkan bahwa komposisi kepengurusan periode 2026–2031 ini sangat inklusif karena merangkul berbagai latar belakang profesi. Sinergi lintas sektor sengaja dibangun demi membawa kemajuan yang lebih masif bagi Gerakan Pramuka di Kabupaten Maros.

“Latar belakang pengurus kali ini sangat beragam. Mulai dari pejabat Pemerintah Kabupaten Maros, anggota DPRD, guru, jurnalis, hingga unsur profesi lainnya turut bergabung. Mereka semua disatukan oleh satu visi, yaitu tergerak untuk memajukan Pramuka di Maros,” jelasnya.

Pembekalan Sebelum Pelantikan
Sebagai langkah awal yang terukur, sebelum resmi dilantik, seluruh jajaran pengurus baru ini telah dibekali melalui Kursus Orientasi Khusus (KO) Andalan Cabang. Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah penguatan fundamental kepanduan bagi para pengurus dewasa.

Selama orientasi, mereka digembleng dengan berbagai materi strategis, mulai dari dinamika kelompok, fundamental Gerakan Pramuka, hingga pemahaman mendalam mengenai peran penting anggota dewasa dalam struktur organisasi kepramukaan.

“Beberapa hari lalu kami sudah melaksanakan Kursus Orientasi Khusus untuk andalan cabang. Ini menjadi bekal pengantar yang sangat penting sebelum mereka resmi dilantik dan mulai mengabdi,” tambah Muetazim.

Untuk diketahui, Muetazim Mansyur diamanahkan memimpin Pramuka Maros setelah terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Maros periode 2026–2031 secara demokratis melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Aula Grand Waterboom Maros pada 14 Maret 2026 lalu.

Lewat kepengurusan yang baru dilantik ini, Pramuka Maros menegaskan kesiapannya untuk melahirkan program-program strategis yang relevan dengan perkembangan zaman demi mencetak generasi emas yang unggul.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: