KAMERA MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Radim Gumilang Toripuji Zubair melaksanakan program kerja “Penguatan Kesadaran Hukum melalui Edukasi Pemilahan Sampah dan Pembuatan Tempat Sampah Terpilah Berbahan Galon Bekas” di Posyandu Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.14/8/2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran hukum dan kepedulian kader Posyandu terhadap pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Program ini dilaksanakan melalui edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, sekaligus praktik pembuatan tempat sampah terpilah dengan memanfaatkan galon bekas. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kader Posyandu menerapkan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya serta menjadi contoh bagi masyarakat.

Penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan mengelola sampah merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai perbedaan sampah organik, anorganik, dan residu serta mengajak kader mempraktikkan pemilahan sampah. Mahasiswa juga memanfaatkan galon bekas sebagai tempat sampah terpilah yang dapat digunakan di lingkungan Posyandu.
Sementara itu, kader Posyandu Desa Bonto Matene mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengetahuan sekaligus fasilitas yang dapat dimanfaatkan secara langsung.
“Program ini sangat bermanfaat karena kami mendapatkan pemahaman tentang pemilahan sampah sekaligus tempat sampah yang dapat digunakan di Posyandu. Kami berharap kebiasaan ini dapat terus diterapkan,” tuturnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap kader Posyandu dapat menjadi penggerak budaya pilah sampah di masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mendukung penerapan SDGs 11 dan SDGs 12 melalui pengelolaan lingkungan yang sederhana, kreatif, dan berkelanjutan.

